Kamu jomblo single dan hobi traveling? Punya cita-cita memiliki pasangan yang punya kegemaran serupa? Ya nggak papa, namanya juga mimpi. Tapi mimpi akan tetap jadi mimpi kalau kamu nggak melakukan apapun. Mau sampai kapan traveling sendirian? Sekuat dan setangguh apapun kamu pasti tetap butuh pendamping nantinya. Kamu percaya dong, kalau traveling itu memiliki banyak manfaat? Penghilang stres dan penat dari keseharian, bikin kamu makin bersyukur, pengetahuan dan wawasanmu makin terbuka, nambah temen, dan bisa jadi kamu menemukan jodoh saat berkegiatan outdoor ini. Mupeng banget tapi nggak tau mesti gimana? Lakuin 7 cara di bawah ini ya guys!

Gimana mau ketemu traveler lain kalau kamu sibuk rumpik bareng geng travelingmu sendiri? Mulai sekarang, travelinglah sendirian!

siapa tahu jodohmu satu diantara mereka kan? via jagadtour.com

Biar bagaimanapun, solo traveling akan membuatmu (terpaksa) membuka diri kepada orang-orang baru, dibanding ketika kamu traveling bersama kawan-kawanmu. Walaupun kamu meniatkan diri untuk traveling sendirian, tapi tetap saja nggak mungkin kamu betah kesepian, di kota orang. Paling nggak kamu akan butuh seseorang untuk diajak ngobrol di penginapan, atau gabung boat untuk bergegas ke tempat tujuan supaya tak terlalu mahal misalnya.

Sebenernya nggak harus sendiri banget sih. Kamu bisa juga ikut open trip gitu. Sendiri tapi nggak sendiri. Tau sendirilah, sekarang sudah banyak travel agent yang rutin bikin open trip setiap ada event menarik. Nah, kamu bisa manfaatin nih. Nggak ribet, dan ada peluang dapet jodoh. Sebab, paket trip menerima peserta dari berbagai tempat atau kota dan dari aneka profesi. Siapa tahu salah satu dari peserta trip itu ada yang nyangkut di hati? Pilihlah paket trip yang kamu inginkan, dan kamu bisa memprediki kalau yang mengikutinya ialah orang-orang yang sesuai dengan kriteria pasangan yang kamu cari.

Mau dapet jodoh, tapi nggak mau usaha? Kamu nggak usah terlalu berharap deh. Buang dulu gengsimu, begitu lihat yang eye catching, modusin!

karena malu tak kan membawamu kemana mana via i.dailymail.co.uk

Advertisement

“Wah, ni cowok gue banget. Rambutnya gondrong, punya lesung pipit, mainnya ke art gallery begini. Sendirian sih doi, tapi gimana cara ngajak kenalannya ya? *ngomong dalam hati*”

Ya usaha dong, ajak kenalan. Mau nunggu? Ya kalau dia berinisiatif. Kalau enggak? Nyesel lho kamu entar. Nggak kudu frontal juga sih. Kalau gagal? Hayo jangan pesimis dulu dong. Kalau ternyata gagal, kan nggak bakal ketemu lagi. Kalau ketemu lagi ya berarti kalian jodoh. Sekadar info nih, kalau kamu nampak percaya diri, lawan jenismu bakal lebih tertarik.

Tadi kan dibilang, nggak usah frontal. “Mas mas, kenalin dong. Aku Dila dari Jakarta, lalalaa” Jangan gitu, jangaaaan! Pancing dengan percakapan khas wisatawan, misalnya….

“Wah… lukisan ini keren banget. Surealis emang paling dahsyat. Kamu lama di depan lukisan ini, suka juga?”

“Epic banget teaternya, pantes bulan lalu mereka menang kompetisi di India. Kamu udah berapa kali nonton pementasan mereka?”

“Gajahnya lucu banget… Mas, bisa tolong fotoin aku disitu nggak?”

Kalimat pancingan itu banyak, tergantung situasi dan kondisi saat itu aja. Berani coba?

Travelinglah ke kawasan yang ramai. Nggak ramai banget nggak papa, yang penting ada orangnya -_-

jangan ke kuburan juga kalau mau ngejemput jodoh via pixabay.com

Prinsipnya gini, semakin ramai, akan semakin banyak pula kesempatan yang kamu dapat. Karena semakin banyak orang yang ada di sana, pilihan semakin beragam. Misal gagal kenalan dengan yang satu, masih bisa mencoba kenalan dengan yang lain. Audisi dulu kan emang harusnya? Cari aja orang yang terlihat menyenangkan dan dekati dengan cara yang santai seperti di atas tadi. Kamu bisa coba tersenyum dulu ke arahnya ketika kalian tak sengaja saling bertatap muka. Percayalah, kalau tertarik, dia akan mendatangi kamu dan berbincang mengenai sesuatu.

Biar lebih pasti, kamu bisa melibatkan teknologi. Bersyukurlah dengan adanya beragam aplikasi yang dapat membantumu menemukan pujaan hati

kadangkala kamu harus mengakui, teknologi mempermudah hidupmu via gopego.com

Karena teknologi, rasanya semua bisa dilakukan dari genggaman tangan. Termasuk mencari jodoh. Ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk mencari pasangan, seperti Tinder atau Travel Buddies misalnya. Kalau Tinder, orang yang mendaftar disana dipastikan memang sedang mencari pasangan. Kalau nggak mau pusing, kamu bisa mendaftar di sana dan mencari orang yang kebetulan tinggal di destinasi liburan. Bisa diajak ketemuan kan? Nah kalau Travel Buddies, bisa digunakan untuk menemukan orang di sekitar tempat liburan kamu. Tujuan awalnya memang mencari teman, teman jadi suami nggak dilarang kan?

Kalau kamu nggak ikut paket trip dan memilih berkendara umum sendirian, jangan kebanyakan tidur dan dengerin musik di jalan. Siapa tahu jodohmu ialah dia yang duduk di sebelahmu

jangan tidur mulu, kali disana bisa barengan via media.glamour.com

Jangan terlalu asik membaca buku ataupun mendengarkan musik, apalagi tidur saat mengendarai kendaraan umum menuju destinasi traveling. Boleh sih boleh, tapi jangan seluruh waktumu di kendaraan malah dihabiskan untuk itu. Sesekali bukalah mata lebar-lebar menikmati pemandangan, termasuk wajah-wajah asing di sekitar. Buka juga percakapan untuk menambah referensi pemikiranmu di kemudian hari. Siapa tahu, orang di sampingmu memang kurang rupawan, tapi ternyata dia cukup pintar. Bukankah cinta tah hanya menyoal fisik semata?

Lagipula, bisa jadi dia yang kamu temui memang bukan jodohmu. Tapi, kalau ternyata adik/ kakaknya, sepupunya, atau karibnya yang bakal jadi pendampingmu gimana? Inget, kamu belum tahu apa-apa tentang itu

jangan galak sama orang, bisa jadi bapaknya dia jodohmu -_- via flyinghummingbirds.com

Hari gini, kamu nggak punya alasan untuk nggak bersikap baik kepada semua orang. Terlebih kalau kamu belum ketemu jodoh. Haha. Kan kamu nggak tahu jodohmu siapa. Kenalan sama orang baru ya kenalan aja sih, kalau memang nggak cocok ya udah cukup kenal sewajarnya aja. Siapa tahu, suatu saat dia bertandang ke kotamu atau kamu bertandang ke kotanya. Kan lumayan, ada guide gratis. Hihi. Bonusnya, mungkin kamu akan dikenalkan kepada kawannya atau saudaranya. Buka pikiranmu, pikirkan peluang lain yang mungkin saja terjadi di kemudian hari. Jadi, nggak usah langsung down kalau saat traveling ternyata kamu tak kunjung menemukan kriteria yang kamu cari. Tetep semangat dan optimis ya, kamu!

Mau traveling model backpacker sekalipun, jangan gembel-gembel banget penampilanmu. Walau penampilan bukanlah hal utama, tapi nggak bisa munafik juga kalau itulah hal pertama yang akan dilihat siapapun yang bertemu denganmu. Ladies, jangan lupa membawa peralatan make up dan jaga selalu kebersihan wajah serta kesopanan baju setiap waktu. Jangan sampai orang yang kamu dambakan malah ilfeel duluan ketika melihat penampilanmu.

Jadi, gimana? Sudah siap menjemput jodohmu? Semoga berhasil ya, Selamat menjelajah (hati)!!!

Suka artikel ini? Yuk follow Hipwee di mig.me!