Awal bulan ini, dua arkeolog menemukan peti sarkofagus berwarna hitam di Alexandria, Mesir. Peti ini berwarna hitam dengan berat kurang lebih 27 ton ini diyakini berasal dari era Fir’aun atau sekitar tahun 323 Sebelum Masehi. Jika benar dari era tersebut, peti hitam itu kini telah berusia sekitar 2300 tahun!

Ketika penemuan sarkofagus itu diumumkan, ada spekulasi yang menyebutkan bahwa di dalam peti hitam tersebut ada jasad Raja Alexander. Banyak desas desus yang berkembang juga bahwa akan terjadi kutukan maut jika peti tersebut dibuka. Bagi siapapun yang membukanya, akan terkena kutukan! Serem juga ‘kan? Netizen pun juga menebak-nebak isi di dalamnya. Beberapa dari mereka juga beranggapan bakal ada kekuatan hitam yang muncul dari dalam peti dan tidak terkendali oleh manusia. Kebanyakan nonton film The Mummy kali ya. Hehe.

Advertisement

Ternyata bukan Raja Alexander atau kutukan yang ditemukan dari peti tersebut, tapi begini isinya.

Kementrian Barang Antik dan Benda Kuno Mesir memilih untuk melupakan mitos dan percaya pada sains. Untuk itu, diterjunkan tim arkeolog untuk membuka peti yang diyakini ‘terkutuk’ tersebut

sarkofagus hitam berusia ribuan tahun via www.boredpanda.com

Peti kuno yang menghebohkan dunia ini terbuat dari granit hitam berukuran 265x165x185 sentimeter dan berat mencapai 27 ton. Penemuan peti ini diyakini paling besar dalam sejarah penemuan di Alexandria. Sarkofagus itu terkubur hampir lima meter dalamnya dan ditemukan ketika pekerja sedang membuat pondasi bangunan. Sontak, banyak yang menduga-duga apa isinya dan sebagian memilih percaya dengan mitos-mitos kutukan maut yang tak masuk akal.

Kementrian Barang Antik dan Benda Kuno Mesir memilih untuk melupakan mitos dan percaya pada sains. Untuk itu, diterjunkan tim arkeolog untuk membuka peti yang diyakini ‘terkutuk’ tersebut

peti pun dibuka via www.boredpanda.com

Pada awal penemuannya, banyak yang takut akan muncul kutukan ketika peti hitam tersebut akan dibuka. Banyak asumsi-asumsi yang tidak berdasar dan malah muncul mitos yang nggak masuk akal bahwa siapa yang membuka peti tersebut akan celaka. Untungnya, ilmuwan tidak takut dengan mitos seperti itu. Kementrian Barang Antik dan Benda Kuno Mesir menggandeng ilmuwan dan arkeolog untuk berupaya membuka peti tersebut.

Setelah terbuka, bukan Raja Alexander atau kutukan yang muncul, melainkan kubangan berwarna merah dengan tulang belulang 3 orang yang diyakini sebagai tentara di era tersebut

baunya pasti busuk banget ini via www.boredpanda.com

Advertisement

“Yang kami dapatkan adalah tulang belulang tiga orang, ini seperti pemakaman keluarga, sayangnya mumi yang ada di peti tidak dalam keadaan bagus, jadi yang tersisa adalah tulang belulang,” ungkap Mostafa Waziri, sekretaris jenderal dewan yang membidangi benda-benda kuno seperti dikutip dari BBC.

Bukan kutukan maut seperti yang ditakutkan oleh banyak orang. Ya iyalah, itu mah adegan di film The Mummy doang kali. Isi dari sarkofagus tersebut adalah cairan merah yang berbau sangat busuk, dengan 3 jenazah yang tinggal tulang belulangnya saja. Salah satu tengkorak terdapat luka karena panah. Jenazah ini bukanlah raja karena tidak ada perhiasan di dalamnya. Kemungkinan besar mereka adalah tentara di zaman tersebut.

Kepastian siapa yang berada di sarkofagus dan apa penyebab kematiannya masih diselidiki. Tapi yang jelas, peti itu belum terbuka selama lebih dari 2300 tahun!

serem ya isinya via www.boredpanda.com

Pada awal dibuka, meski sedikit, bau menyengat langsung mengisi udara. Para penggali kemudian menyingkir karena baunya begitu tajam. Untuk percobaan kali kedua, militer Mesir membantu untuk membuka peti tersebut. Peti itu dilapisi oleh mortar atau sejenis semen pada masa itu. Mortar yang masih utuh menunjukkan bahwa peti tersebut belum pernah dibuka sama sekali. Bisa dibayangkan ‘kan bau yang muncul dari kubangan yang berisi darah, kuman, bakteri, dan mikroorganisme yang tersimpan rapat selama 2300 tahun! Ngeri sih bayangin baunya saja.

Tulang belulang dan peti hitam tersebut kemudian akan diteliti untuk melihat siapa sebenarnya ketiga mayat tersebut dan bagaimana proses meninggalnya mereka bertiga. Ya kita doakan semoga penelitiannya lancar ya. Terbukti kan nggak ada kutukan. Hehehe.

“Sarkofagus telah dibuka, dan kami tidak terkena kutukan. Kami baik-baik saja ‘kan?” tutup Waziri.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya