Potret Trek Pendakian di Gunung Piramid, Tempat Jatuhnya Thoriq. Apakah Layak Gunung Ini Didaki?

Trek Pendakian Gunung Piramid

Thoriq Rizky Maulidan, pelajar SMP asal Bondowoso ditemukan meninggal dunia di punggung naga Gunung Piramid, Jawa Timur. Ia hilang selama 12 hari dan baru ketemu pada tanggal 5 Juli 2019 di mana posisinya tersangkut di pohon. Diduga ia jatuh ke jurang saat turun dari puncak Gunung Piramid pada Minggu sore, 23 Juni 2019. Sebuah kematian tragis yang harus jadi pelajaran bagi semua pendaki.

Buat kamu yang suka mendaki gunung, mungkin masih cukup asing dengan nama Gunung Piramid ini. Gunung ini masih berada di kawasan Gunung Argopuro. Meski tidak terlalu tinggi, namun trek pendakian di gunung ini terbilang cukup sulit. Jika kurang hati-hati, nyawa taruhannya.

Advertisement

Yuk simak profil gunung Piramid beserta foto-foto treknya yang cukup indah namun mengerikan.

Berada di kabupaten Bondowoso, gunung Piramid atau sering disebut bukit Piramid ini bentuknya memang mirip Piramid. Segitiga dengan ujung lancip sehingga kemiringannya cukup curam

jalur punggung naga via www.instagram.com

Ketinggian gunung ini sih sebenarnya relatif pendek dibanding gunung lainnya di Jawa Timur. Gunung Piramid cuma setinggi 1.521 meter dari permukaan laut. Masih kalah jauh ketimbang gunung Semeru (3.676 mdpl) ataupun gunung Arjuna (3.339 mdpl).

trek pendakian gunung piramid via www.instagram.com

Meskipun begitu, trek pendakiannya terbilang cukup sulit. Trek pendakian di punggung naga pun sangat kecil dan berbahaya karena di kanan kiri jurang. Lengkapnya bisa dilihat di video berikut
View this post on Instagram

Sekilas tentang Gunung Piramid, Bondowoso. #ceritapendaki @tryanha : Kemarin ada berita hilang bernama thoriq di pegunungan hyang mt piramid, syok juga baca beritanya dan pikiranku langsung mengatakan “apa terjatuh” soalnya jalurnya itu memang sempit sekali dan bebatuan yang gak pasti, jadi kalo memijak di batu harus bener2 yakin batu itu gak membuat terpeleset, Bisa di simak di slide 1 ada videonya gimana treknya, saya ambil video ini juga susah dan sangat berhati2 karena kalo salah langkah bisa kepleset trus masuk jurang karena kanan kiri ini langsung jurang Slide 2,3,4 Ini bersama @eastjava.supertrip @pakabon26 @yudhabagaskara9 @bondowoso_explore @bondowosoexplorer Oh iyaa sebelum naik ke gunung ini pun kami pun gak langsung naik jadi ada seperti ritual/kebiasaan dari warga sekitar kalo naik ke pegunungan hyang itu harus memberikan rokok di atas batu lupa tapi di sebelah mana, itu kayak sebuah syarat, percaya nggak percaya sih, tapi saya mengikuti saja bagaimana prosesnya karena saya disini cuma sebagai tamu Jadi kalo mau kesini saran saya memang harus sama guide lokal yang sudah sering kesini, jangan nekat kalo nggak tau, keep safety selalu dimanapun ya, jalan harus fokus perhatiin tiap langkahnya, karena semakin ke atas semakin ekstrim dan banyak batu yang nggak pasti (kayak dia) (ealaah) kalo kabut jangan paksain naik, mending turun, puncaknya gak bakal kemana2 kok.. Support @eastjava.supertrip @casavabali . Doa yang terbaik untuk almarhum thoriq dan keluarga yang ditinggalkan. #gunungpiramid #gunungindonesia

A post shared by PENDAKI & GUNUNG INDONESIA (@gunungindonesia) on

Trek menuju puncak terbilang ekstrim dengan kemiringan 45 – 80 derajat. Jalur yang lebarnya tak sampai satu meter ini berbahaya karena kanan-kiri punggungannya merupakan jurang. Oleh para pendaki jalur ini dijuluki punggung naga, ada juga yang menyebutnya Shiratal Mustaqim.

punggung naga via www.instagram.com

Kalau nggak hati-hati, salah salah bisa jatuh ke jurang. Seperti yang dialami Thoriq yang terperosok ke jurang sebelah kanan. Ia ditemukan tersangkut di pohon dalam kondisi tak bernyawa 12 hari kemudian

jalur punggung naga via www.instagram.com

Trek pendakian yang terbilang sadis ini tentulah tidak cocok untuk pemula. Sudah jalurnya miring, treknya penuh bebatuan dan pasir. Jalurnya pun sangat sempit, kurang dari satu meter malahan. Kalau nggak siap fisik dan mental serta peralatannya memadai, bisa salah perhitungan dan berakibat fatal

puncak piramid via www.instagram.com

Dengan segala kesulitan yang ada, memang sebaiknya gunung Piramid tidak dibuka untuk pendakian komersial. Terlebih untuk pendaki pemula seperti Thoriq yang usianya belasan. Sebaiknya hanya pendaki yang sudah berpengalaman yang bisa ke sana, itupun tetap harus menggunakan guide lokal. Bagi yang sering mendaki sekalipun, trek tersebut terlalu bahaya. Kanan kiri jurang dan sangat curam

layak didaki nggak sih? via www.instagram.com

Hal ini makin sulit apabila datang kabut yang memangkas jarak pandang pendaki. Sudah jalurnya susah, treknya curam, eh kena kabut juga. Makin sulit untuk menapaki trek ini, lebih-lebih saat turun

Advertisement

Semoga dengan informasi ini, kamu nggak tertarik nyobain ke gunung Piramid ya. Masih banyak kok gunung indah di Indonesia. Nggak perlu naik gunung yang susah susah. Nyawa jauh lebih penting dari apapun.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE