Mau berlibur ke luar negeri dengan budget yang terjangkau dan mendapatkan pengalaman berbeda yang menyenangkan? Kamu bisa traveling ke Taipei, sebuah kota di Taiwan yang setiap sudutnya sangat aesthetic, bersih, aman, dan instagramable!
Banyak hidden gem yang bisa kamu temukan di Taipei, termasuk berbagai tempat wisata gratis yang mudah dijangkau menggunakan MRT, bus, hingga taksi. Hampir seluruh petunjuk arah di Taipei juga sudah dilengkapi Bahasa Inggris yang memudahkan turis saat eksplor setiap tempat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir kalau ingin mengunjungi seluruh objek wisata di Taipei menggunakan transportasi umum!
Pada tanggal 13 Agustus-16 Agustus, Tim Hipwee berkesempatan mengunjungi beragam tempat wisata menarik di Kota Taipei dan mendapatkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus berharga, terlebih lagi tentang sejarah, budaya, dan kuliner menggoda yang tak bisa dilupakan hingga detik ini.
Berikut daftar rekomendasi tempat wisata di Taipei yang Hipwee rekomendasikan untuk kamu saat traveling ke Taiwan!
1. Dihua Old Street

Potret jalanan di Dihua Old Street dengan arsitektur bangunannya yang khas | Dokumentasi: Hipwee
Tempat wisata pertama yang wajib kamu kunjungi saat tiba di Taipei adalah Dihua Old Street yang berlokasi di Dihua St, Datong District, Taipei City, Taiwan 103. Perlu kamu ketahui, kawasan wisata yang berada di dekat Dadaocheng ini merupakan jalanan paling bersejarah di kota Taipei.
Dihua Old Street diketahui sudah berdiri sejak abad ke-19 dan menjadi pusat perdagangan oleh banyak saudagar, mulai dari jual beli obat-obatan tradisional, rempah-rempah, kain, teh, dan lain-lain.
Hal paling mencolok menurut kami di Dihua Old Street adalah gaya arsitektur unik terlihat dari setiap bangunannya yang berjejer rapi menampilkan desain Fujian, Jepang, hingga perpaduan gaya klasik dan modern di beberapa sudut, sehingga sangat cocok dijadikan tempat foto bagi para turis.

Kami menyambangi beberapa toko di Dihua Old Street | Dokumentasi: Hipwee

Tim Hipwee membeli snack pedas aneka rasa berbahan utama cabai merah di Dihua Street | Dokumentasi: Hipwee
Selain tempatnya yang aesthetic dan instagramable, Dihua Old Street dikenal sebagai pusatnya surganya belanja rempah-rempah, teh tradisional, jamu, kacang-kacangan, dan aneka makanan kering yang menggiurkan. Harga makanan dan seluruh kebutuhan di tempat ini cukup terjangkau bagi turis, khususnya pelancong dari Indonesia.
2. Sin Hong Choon Tea

Inilah bangunan Museum Sin Hong Choon Tea dari depan | Dokumentasi: Hipwee
Apakah kamu pernah mencoba minum teh oolong (Oolong tea)? Nah, Sin Hong Choon merupakan produsen Oolong Tea yang paling terkenal di Taipei dan hasil produknya dapat kamu temukan dengan mudah di berbagai convenience store seperti Seven Eleven, FamilyMart, dan sebagainya.
Lokasi Sin Hong Choon Tea berada di No. 309 Minsheng W Rd, Datong District, Taipei City, Taiwan 103, dekat dengan Dihua Street. Kamu bisa masuk ke dalam museum teh ini secara GRATIS dan belajar sejarah berdirinya Pabrik Sin Hong Choon secara langsung di tempat, melihat barang-barang peninggalan produksi teh, mempelajari tentang dunia teh, hingga menikmati hidangan teh di restorannya yeng bergaya klasik kolonial atau melihat pameran (Exhibition) yang berada di lantai dua.

Lantai dasar musuem ini dilengkapi informasi lengkap mengenai sejarah berdirinya Pabrik Sin Hong Choon Tea | Dok: Hipwee
Satu fakta unik tentang Sin Hong Choon Tea adalah pada tahun 1930-an, sang pemilik yakni Mr. Wang Guo-Zhong mempekerjakan para wanita dalam memproduksi Oolong tea, sehingga peran wanita pada masa tersebut sangat penting bagi perkembangan pabrik ini.
Jika kamu pencinta teh dan ingin mendapatkan pengalaman berwisata yang menarik di Taipei, tempat ini sangat recommended! Sin Hong Choon Tea masuk dalam daftar Cagar Budaya Kota Taipei (Municipal Historic Site) pada tahun 2009 dan sempat meraih peringkat ke-3 sebagai produsen Oolong Tea dalam kompetisi provinsi, lho!

Suasana ruang minum teh yang tenang di Sin Hong Choon Tea Museum | Dokumentasi: Hipwee
Sebagai turis, kamu juga bisa berfoto di dalam museum Sin Hong Choon karena generasi mereka tetap mempertahankan gaya arsitektur asli rumah yang dulunya pabrik teh tersebut menjadi destinasi wisata sejarah dan budaya di Kota Taipei yang fotogenik.
3. Dadaocheng Theater dan Yongle Market

Yongle Market | Dok: Hipwee
Destinasi wisata di Taipei berikutnya yang wajib kamu kunjungi adalah Dadaocheng Teather dan Yongle Market. Kebetulan Dadaocheng Teather berada di lantai 8 Yongle Market building, nempel jadi satu dengan pasar.
Kenapa turis harus ke Dadaocheng Teather? Karena tempat ini merupakan pusat seni pertunjukan (opera) pertama dan tertua di Taiwan yang sudah berdiri sejak tahun 1923. Pastikan kamu berkunjung ke tempat ini sebelum pukul 05.00 sore atau saat tiba di tempat, Dadaocheng Teather sudah tutup.

Dadaocheng Teather berada dalam satu bangunan dengan Yongle Market | Dok: Hipwee
Di dalam Dadaocheng Teather kamu dapat melihat aneka figura boneka seperti legenda tokoh dalam series Kera Sakti (Journey to The West), yakni Sun Go Kong, Sha Wujing, Zhu Bajie, dan Tang Sanzang (Biksu Tom Sam Cong) hingga melihat pertunjukan seni boneka tangan (puppet show) secara digital.

Masuk ke Dadaocheng Teather bikin kami bernostalgia dengan tontonan serial “Kera Sakti” di masa kecil | Dok: Hipwee
Setelah keluar dari Dadaocheng Teather, pengunjung dapat turun ke lantai dasar dan berbelanja beragam kebutuhan tekstil, seperti kain (kain sutra, kain organza, kain tradisional khas Taiwan, brokat, linen, dan lain-lain), perlengkapan jahit, bahkan kamu juga bisa pesan baju custom di tempat! Harga kain di Yongle market termasuk cukup terjangkau bagi pengunjung, yakni mulai dari NT$50 (25 ribu rupiah) hingga ratusan ribu per meternya.

Bermacam kain motif floral yang colorful dan unik bisa kamu temukan di Yongle Market | Dok: Hipwee
Keluar dari Yongle Market, kamu dapat membeli Boba Milk Tea dari Ching-Shin Fu-Chuan Tea Station yang telah berdiri sejak 1987. Toko minuman teh ini masih sangat dekat dengan Yongle Market, tepatnya berada di No. 64號, Section 1, Kaifeng St, Zhongzheng District, Taipei City, Taiwan 100.

Boba Milk Tea pertama Tim Hipwee saat mampir ke Yongle Market | Dok: Hipwee
Minum boba sambil menikmati suasana sore di kawasan Yongle Market merupakan salah satu momen terbaik bagi kami!
4. Huashan 1914 Creative Park dan Sekitarnya

Area hijau Huashan 1914 Creative Park yang cocok untuk piknik | Dok: Hipwee
Siapa pecinta keindahan alam yang alami dan serba hijau? Kota Taipei menyuguhkan pemandangan super greeny melalui Huashan 1914 Creative Park yang cocok bagi pengunjung untuk bersantai maupun piknik saat weekend.
Banyak masyarakat lokal mengunjungi Huashan 1914 Creative Park untuk sekadar melepas penat, duduk santai di atas rumput, quality time bersama keluarga, mengajak anak-anak bermain, dan lainnya. Taman ini cukup luas dilengkapi pepohonan untuk berteduh, perosotan besar untuk anak-anak, dan toilet umum yang dapat digunakan oleh pengunjung untuk mandi maupun sekadar buang air.
5. SPOT Huashan Cinema and Chun Shui Tang

Kalau kamu ada waktu lebih buat nonton film, masuk ke SPOT Huashan Cinema nggak rugi juga, lho! Dok: Hipwee
Dekat dengan Taman Kreatif Huashan 1914 juga terdapat SPOT Huashan Cinema, yakni sebuah bioskop yang memutar berbagai film Internasional maupun film buatan para sineas lokal dengan harga tiket terjangkau mulai dari NT$200-NT$300 (100 ribu-200 ribu rupiah).

Saat Tim Hipwee datang ke Huashan 1914 Creative Park, sedang ada event pemeran Doraemon | Dok: Hipwee
Di luar SPOT Huashan Cinema pun biasanya terdapat event atau exhibition yang berlangsung dalam periode tertentu. Seperti kemarin saat Tim Hipwee berkunjung pada tanggal 14 Agustus 2025, mereka sedang mengadakan sebuah pameran Doraemon yang dapat dikunjungi oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Chun Shui Tang Huashan Shop yang terkenal dengan sajian minuman bobanya | Dok: Hipwee
Chun Shui Tang Huashan Shop bisa dikatakan sebagai pelopor boba milk tea autentik pertama di Taiwan yang sudah melegenda di kalangan masyarakat lokal maupun turis. Rasa boba milk tea di sini sangat khas karena mereka menggunakan teh khusus yang memiliki cita rasa strong, earthy, sedikit notes jasmine, tetapi light, cocok banget untuk turis yang menyukai minuman segar dan creamy.

Hidangan boba milk tea dari Chun Shui Tang Huashan Shop yang legendaris | Dok: Hipwee
Kedai ini pun menjual berbagai jenis minuman termasuk varian es krim boba, aneka minuman menyegarkan, snack, hingga makanan hidangan utama yang mengenyangkan.
Sayangnya, Chun Shui Tang Huashan Shop tidak kami sarankan untuk turis muslim, karena kedai ini menjual hidangan berbahan dasar babi (pork). Kamu bisa baca rekomendasi kuliner halal di Taiwan yang sempat Tim Hipwee kunjungi. Dijamin, 100% halal!
6. Chifeng Street District

Suasana di sekitar Chifeng District | Dok: Hipwee
Traveling ke Taipei belum lengkap kalau tidak menginjakkan kaki di Chifeng Street District yang berlokasi di Datong, dekat Stasiun MRT Zhongshan. Jalanan Chifeng selalu dipenuhi pejalan kaki atau pengunjung yang ingin menikmati waktu santai, nongkrong bersama teman, sekadar shopping barang-barang fashion yang ada di Zhongshan Hipster Boutiques atau duduk minum kopi di kafe-kafe yang artsy berkonsep unik.

Kami sempat berjalan-jalan dan menyusuri seluruh area di Chifeng District | Dok: Hipwee
Banyak Japanese shop yang dengan mudah dapat kamu temukan di sini, baik itu kedai kerajinan tangan, baju, perhiasan, hingga kulinernya seperti ramen, kue dango, dan masih banyak lagi. Tentunya dengan harga mulai dari puluhan hingga ribuan NTD (puluhan ribu, ratusan ribu hingga jutaan rupiah) hingga jutaan.
Kami sempat masuk ke dalam sebuah toko yang menjual berbagai jenis souvenir bertemakan kucing, mulai dari gantungan kunci, magnet kulkas, kaos kaki, baju, tas, dan masih banyak lagi. Karena lucu-lucu dan menggemaskan, akhirnya kami membeli dua magnet kulkas bergambar kucing yang sedang bersembunyi di dalam Taiwanese woven bag atau orang lokal menyebutnya “qié zhǐ dài”.

Tempat ini tidak menerima pembayaran digital ya, melainkan tunai/cash | Dok: Hipwee
Chifeng Street District adalah surganya belanja barang-barang lucu, indie bookstore, barang seni, butik vintage, kedai dessert, coffee shop, lengkap dengan bangunan tua bergaya rustik, retro modern, keramik, klasik, dan masih banyak lagi! Setiap sudutnya pun sangat aesthetic dan mendukung kebutuhan konten media sosial kamu. Di sini pula kamu dapat menemukan beberapa toko stampel legendaris, salah satunya “Zhiwen Bookbinding Studio” yang berdiri sejak 1956. Mereka terkenal menjual cetakan stampel, pembatas buku, sabun, parfum, dan karya seni keramik.

Toko Zhiwen Bookbinding Studio yang jadi tujuan wisata bagi para turis | Dok: Hipwee
Karena lokasi Chifeng Street District dapat dijangkau lewat jalur MRT Shuanglian dan MRT Zhongshan, tempat ini sangatlah nge-hits di kalangan anak muda hingga mendapat julukan sebagai kawasan paling hipster di Taipei.
7. Ximending (Surganya Belanja Murah)

Kebanyakan turis yang datang ke Taipei, mereka pasti mampir beli Xing Fu Tang di Ximending | Dok: Hipwee
Kami menemukan satu area belanja dan hiburan yang menjadi surganya belanja murah bagi para turis dari berbagai dunia, namanya Ximending. Tempat ini bisa disebut sebagai pusatnya oleh-oleh murah bagi para wisatawan sekaligus area berburu boba milk tea Xing Fu Tang yang sudah mendunia.
Kamu bisa menemukan beragam oleh-oleh berupa souvenir (gantungan kunci, magnet kulkas, dan sebagainya), jajanan snack halal, street food yang murah, produk make up & skincare dengan harga sangat terjangkau, hingga barang-barang fashion.

Banyak souvenir murah yang bisa kamu borong saat ke Ximending | Dok: Hipwee
Menurut pengalaman kami saat wara-wiri dari satu toko ke toko lainnya, beberapa penjual di Ximending dapat berbicara dalam bahasa Indonesia meski sedikit dan kebanyakan dari mereka sangat helpful dengan turis muslim yang sedang mencari jajanan halal. Kami pun memborong banyak oleh-oleh khas Taiwan dengan harga sangat terjangkau, termasuk produk skincare, makanan, souvenir, dan teh kemasan.

Kami berbelanja di sebuah toko oleh-oleh khusus snack ringan | Dok: Hipwee
Harga jajanan snack maupun skincare di Ximending sangat beragam, mulai dari NT$60 (Rp30 ribu). Banyak diskon dan bonus menanti bagi para pembeli yang memborong banyak jajanan. Misalnya, beli 5 bungkus mochi, gratis satu bungkus mochi.
Usai jalan-jalan di Ximending, kamu bisa mampir berfoto di depan gedung Ximen Red House, yaitu pasar umum pertama di Taiwan dan situs bersejarah yang paling terawat, yang sekarang berfungsi sebagai pusat seni, budaya, dan kreativitas.
8. Maokong Gondola

Maokong Gondola menawarkan objek wisata yang menakjubkan bagi para pengunjung | Dok: Hipwee
Maokong Gondola merupakan salah satu objek wisata populer di Taipei yang menghubungkan antara Taipei Zoo Station dengan area perbukitan Maokong. Kamu dapat memilih jenis gondola yang akan dinaiki, mau regular cabin atau crystal cabin (eyes of Maokong). Kalau kamu pilih crystal cabin, lantai dasar gondola berbentuk transparan, sehingga dapat melihat secara langsung pemandangan di bawahnya.

Beginilah pemandangan yang akan kamu dapatkan saat naik gondola ini | Dok: Hipwee
Pastinya harga tiket untuk regular cabin dan crystal cabin berbeda, ya. Tergantung pemilihan cabin dan jenis perjalanan yang pengunjung pilih. Jika kamu membeli tiket single-journey, berarti sekali jalan (tidak kembali ke tempat asal kamu naik gondola), sedangkan tiket one-day pass berarti tiket PP (Naik turun gondola sepuasnya selama seharian)
Harga tiket single-journey Maokong Gondola:
- Tiket regular cabin: NT$180 (Rp90 ribu)
- Tiket crsytal cabin: NT$230 (Rp115 ribu)
Harga tiket one-day pass Maokong Gondola:
- Tiket regular cabin: NT$300 (Rp150 ribu)
- Tiket crystal cabin: NT$350 (Rp175 ribu)
Tiket naik Maokong Gondola dapat kamu pesan secara online melalui Klook atau beli di tempat, ya! Tentunya metode pembayaran bisa menggunakan EasyCard, iPass, icash, atau kartu kredit untuk pembayaran di tempat.

Informasi mengenai metode pembayaran tiket Maokong Gondola sangat jelas | Dok: Hipwee
Asyiknya naik gondola di Maokong ini adalah sepanjang 4 km atau sekitar 20-30 menit di dalam cabin, kamu akan disuguhi pemandangan hijaunya kebun teh, perkebunan citrus, gedung Taipei 101, lembah dan perbukitan yang menyejukkan mata.
Namun perlu diingat, sebelum datang ke Maokong Gondola, kamu wajib cek cuaca dan kecepatan angin di daerah tersebut, karena jika angin kencang atau ada indikasi efek taifun, perjalanan gondola beberapa menit atau jam akan ditunda sampai angin mereda. Sebab, hal tersebut setidaknya juga sempat kami alami. Di hari kami mengunjungi gondola station, sempat ada angin kencang yang mengakibatkan gondola harus berhenti beroperasi selama lebih dari 1 jam.

Pemandangan Gondola Maokong dari kejauhan | Dok: Hipwee
Kami mengunjungi Maokong Gondola menggunakan MRT, dari stasiun MRT Xingtian Temple kemudian ambil jalur kuning rute ke Zhongxiao Xinsheng (Bannan Line), lalu berpindah ke jalur biru untuk sampai ke stasiun Zhongxiao Fuxing. Selanjutnya, dari sana kami melanjutkan perjalanan dengan mengambil jalur cokelat MRT ke Taipei Zoo. Begitu turun di Taipei Zoo, kami naik lift dan keluar dari sana untuk berjalan kaki menuju Gondola Maokong.
Usai menikmati pemandangan dari gondola, kamu bisa naik taksi menuju Wenshan District (daerah perbukitan) untuk menikmati teh sambil melihat pemandangan di siang hari. Terlihat hamparan bangunan di kota Taipei serta gedung Taipei 101. Sangat nikmat minum teh sambil melihat pemandangan kota Taipei dari kejauhan, perbukitan hijau, dan perkebunan buah-buahan yang subur.

Ngeteh di daerah Wenshan District bisa bikin suasana hati kamu lebih tenang | Dok: Hipwee

Nikmatnya ngeteh sambil mengamati landscape kota Taipei dari atas | Dok: Hipwee
Banyak kedai teh di sepanjang Jalan Zhinan yang menyajikan varian teh maupun es krim lezat bagi para wisatawan, lho!
Catatan bagi turis muslim: Sebelum kamu menikmati sajian teh di kedai teh atau rumah makan di sekitar Maokong, pastikan mereka tidak menjual hidangan babi (pork) dan alkohol, sake, dan sejenisnya. Caranya, buka Google Maps dan ketikkan “Tea House terdekat” untuk mencari kedai teh yang bebas dari pork, lard, alkohol, dan lainnya atau ketikkan nama kedai teh yang ingin kamu kunjungi, lalu periksa bagian menu maupun ulasan pengunjung. Jika pada menu terdapat hidangan pork, sebaiknya dihindari, ya.
9. Taipei National Railway Museum

Kami sampai di Taipei Railway Workshop di siang hari | Dok: Hipwee
Salah satu objek wisata terbaik di Taipei yang pernah Tim Hipwee kunjungi yakni Taipei National Railway Museum yang berada di No. 50, Sec. 5, Civic Blvd., Xinyi Dist., Taipei City 110055.
Sejujurnya kami merasa beruntung bisa mengunjungi tempat ini, karena Taipei National Railway Museum baru dibuka untuk publik secara resmi per tanggal 31 Juli 2025. Kami dapat melihat sambil mengamati sejumlah gerbong kereta bersejarah yang dibuat pada tahun 90-an lengkap bagian dalam gerbong yang sudah ditata secara rapi.

Kami bisa melihat kereta api yang bersejarah bagi Taiwan pada masanya | Dok: Hipwee
Di dalam museum pengunjung juga dapat mengeksplor berbagai sudut menarik. Salah satunya adalah kolam pemandian air panas para petugas pembuat kereta api yang dilengkapi efek kabut yang menyerupai uap air panas untuk memberikan kesan realistis di hadapan pengunjung secara langsung.
Saat kami datang, banyak orang berkunjung ke tempat ini untuk menyaksikan sekaligus mempelajari sejarah kehidupan para pekerja kereta api di zaman lampau, khususnya anak-anak. Jadi, kalau kamu ingin mengajak liburan keluarga, Taipei National Railway Museum ini sangat recommended!
10. Songshan Cultural & Creative Park

Kami dapat merasakan suasana yang asri dan damai di Songshan Cultural & Creative Park | Dok: Hipwee
Songshan Cultural & Creative Park menjadi salah satu area paling nyaman, sejuk, dan memberikan kesan santai bagi kami. Tempat ini dulunya merupakan Pabrik Tembakau Songshan yang dibangun pada tahun 1937 dan berhenti beroperasi, hingga akhirnya diubah menjadi taman kreatif berkonsep “creative hub” dengan tema rustic yang terasa alami.
Beberapa bangunan bekas pabrik diubah menjadi area exhibition, event UMKM atau pameran produk lokal, hingga coffee shop. Kami bahkan sempat menikmati waktu santai di pinggir danau buatan sambil menikmati sebotol teh dingin dan melepas lelah usai berjalan seharian menyusuri tiap sudut Songshan Cultural & Creative Park.

Dikelilingi bangunan pabrik tembakau yang kini jadi coffee shop bikin suasana ngeteh kami di Songshan Cultural & Creative Park makin nikmat | Dok: Hipwee
Di area ini juga, tepatnya di depan convenience store sering kali ada acara pameran produk UMKM lokal yang buka pada sore hari. Kamu bisa eksplor sekaligus membeli beberapa souvenir atau barang yang menarik untukmu.
Kalau kamu berkunjung ke area ini, jangan lupa untuk sekadar mengambil foto di depan gedung Eslite Spectrum Songyan Store dan kawasan pinggir danau yang asri dan teduh, ya.

Kalau ke Songshan Cultural & Creative Park, wajib banget foto di depan gedung ini! | Dok: Hipwee
11. Taipei 101

Menara Taipei 101 dari Songgao Road | Dok: Hipwee
Taipei 101 merupakan ikon utama sekaligus landmark kota Taipei yang benar-benar wajib dikunjungi oleh turis karena di tempat ini, pengunjung dapat melihat pemandangan 360° seluruh kota Taipei di siang hari atau city lights di malam hari.
Sesuai namanya “Taipei 101”, gedung pencakar langit yang berada di No. 7, Section 5, Xinyi Rd, Xinyi District, Taipei City, Taiwan ini memiliki 101 lantai dengan tinggi bangunan mencapai 508 meter. Tak hanya itu, Taipei 101 juga dilengkapi oleh salah satu lift tercepat di dunia dengan kecepatan 37 detik dari lantai 5 ke lantai 89 (Ruang Observartory Deck).
Jika kamu mau melihat pemandangan seluruh kota Taipei dari gedung Taipei 101, caranya cukup mudah. Kamu hanya perlu:
-
Masuk ke Taipei 101 Mall (lantai bawah yang dipenuhi deretan toko brand internasional.
-
Naik eskalator menuju Observatory Entrance di lantai 5 (pintu masuk observatori) lewat papan petunjuk yang ada di dalam ruangan mall.
-
Lokasi loket tiket observatori ada di lantai 5 (5F) mall untuk menuju ke lantai 89-91.
Khusus pembayaran tiket bisa kamu lakukan di tempat (harus antre, apalagi saat musim liburan) atau memesannya secara online melalui website resmi Taipei 101, Klook, tiket.com, dan lain-lain.
Saran kami, sebaiknya memesan tiket secara online, jadi saat tiba di pintu masuk observatoru, kamu hanya perlu scan QR Code tiket dan prosesnya lebih cepat (Saran ini berlaku kalau kamu datang tanpa membawa anak kecil maupun pengunjung berkebutuhan khusus).
Harga tiket untuk masuk ke ruang observatory Taipei 101 dibagi menjadi dua tipe:
- Bagi pengunjung dewasa dimulai dari NT$600 (Rp300 ribu), NT$540 (Rp270 ribu) bagi anak-anak dengan tinggi di atas 115 cm, pelajar, dan pengunjung berkebutuhan khusus, NT$1200 (Rp600 ribu) bagi pengunjung prioritas yang ingin masuk ke ruang observatori lantai 89F, 88F, 91F. Tiket ini paling umum untuk seluruh pengunjung.
- Bagi pengunjung yang ingin menikmati fasilitas dan layanan Skyline460 secara outdoor di lantai 101, 89F, 88F, 91F. Harga tiket senilai NT$3,000 (Rp1.500.000) sudah termasuk air minum, foto souvenir gratis, dan souvenir khas 101.
Nah, itulah sebelas rekomendasi tempat wisata di Taipei yang worth it banget untuk dikunjungi oleh turis mancanegara, khususnya dari Indonesia. Banyak spot destinasi yang gratis dan seluruh kawasan atau area di Taipei dapat dijangkau menggunakan transportasi umum yang biayanya ramah di kantong. Meskipun begitu, ada beberapa hal yang wajib disiapkan oleh turis sebelum traveling ke Taiwan. Mulai dari fisik, mental, dan lain-lain yang bisa kamu baca secara lengkap hanya di Hipwee!