Heboh Rombongan Pesepeda Masuk Cafe Sembari Menaiki Sepedanya. Akhirnya Mereka Minta Maaf

Pengendara Sepeda Masuk Cafe

Pernah dengar kan sepeda Brompton? Sepeda mahal seharga puluhan juta ini cukup populer saat Dirut Garuda Indonesia ‘menyelundupkan’ sepeda tersebut di pesawat saat pulang dari Belanda. Setelah itu, sepeda ini jadi ngetren terutama di masa pandemi ini. Kini banyak orang yang membeli sepeda lipat ini untuk bersepeda, sekaligus untuk meningkatkan prestise berhubung harganya mahal.

Advertisement

Namun, orang yang benar-benar kaya tidak akan membawa sepeda Brompton ini masuk ke dalam cafe dengan alasan takut hilang jika diparkir di depan. Tapi baru saja kejadian di Semarang, sekelompok pesepeda yang mengendarai Brompton nyelonong aja masuk ke dalam cafe sambil menaiki sepedanya. Begini kronologis kejadiannya.

Sekelompok pesepeda nekat mengendarai sepedanya dan nyelonong ke dalam cafe begitu saja. Katanya sih takut sepedanya hilang

Media sosial diramaikan dengan video sekelompok orang pengendara sepeda yang masuk ke cafe di Kota Semarang. Dari video yang viral tersebut, tampak ada sembilan orang yang masuk cafe sambil menaiki sepedanya ke dalam area restoran. Kedatangan rombongan pesepeda itu jadi perhatian sejumlah orang yang tengah makan di restoran tersebut. Tak cuma menaiki sepeda, lampu sepeda pun menyala warna-warni. Hal ini tentu saja mengganggu pengunjung lain dan tidak semestinya sepeda masuk ke dalam cafe, apalagi dinaiki sambil jalan. Bahkan ada meja yang tersenggol sehingga asbak terjatuh.

Advertisement

Netizen pun ramai-ramai mengkritik para pesepeda ini. Membawa sepeda masuk ke cafe dinilai bukanlah perbuatan yang pantas dilakukan

sepeda masuk cafe via palu.tribunnews.com

Pemilik cafe Bellywise yang berlokasi di Jl Wonodri, Krajan, yang bernama Faiz ini membenarkan kejadian ini terjadi pada tanggal 11 Juni kemarin. Faiz menyebut dari cerita karyawannya bahwa rombongan itu sempat menanyakan soal ketersediaan tempat di dalam. Namun, beberapa menitkemudian rombongan itu masuk sambil membawa sepeda mereka. Ada yang menuntunnya, ada pula yang menaikinya. Lengkap dengan lampu warna-warninya.

Ketika ditegur, salah satu dari mereka bilang kalau harga sepedanya mahal. Jadi takut hilang jika ditinggal di tempat parkir di luar. Jadi mereka memutuskan membawa masuk sepeda tanpa meminta izin dari karyawan cafe terlebih dahulu. Sontak netizen di media sosial ramai-ramai mengkritik perilaku tersebut yang dianggap norak. Mereka dianggap tidak punya etika meski punya sepeda mahal.

Besarnya kritikan di media membuat mereka pun datang ke cafe dan meminta maaf atas tindakannya tersebut

Advertisement

bawa sepeda masuk via palu.tribunnews.com

Perwakilan dari rombongan tersebut kemudian datang ke cafe Bellywise untuk meminta maaf. Faiz juga menyebut dalam pertemuan itu pihaknya juga menyampaikan maaf kepada perwakilan rombongan tersebut. Perwakilan rombongan pesepeda itu juga menjelaskan beberapa orang yang datang ke restoran pada Kamis (11/6) pukul 18.40 WIB itu adalah anggota baru. Beberapa dari mereka dikatakan tidak mengerti etika bersepeda.

Semoga hal ini jangan terulang lagi ya. Punya barang mahal harusnya perilakunya makin berkelas, bukan makin norak dong ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE