8 Tempat Wisata di Indonesia yang Termasuk Warisan Dunia UNESCO, Nggak Cuma Borobudur Aja!

Tempat wisata Indonesia UNESCO

Kita yang tinggal di Indonesia patut bersyukur di kelilingi dengan tempat wisata yang keindahannya diakui dunia. Mulai dari alam hingga budayanya punya ciri khas yang unik, maka wajar jika momen berwisata di tanah air tak terlupakan bagi sebagian orang. Bicara soal destinasi wisata, ternyata ada sejumlah tempat di Indonesia yang telah diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO, lo.

Advertisement

Dilansir dari laman resminya whc.unesco.org, ternyata ada 5 wisata budaya dan 4 wisata alam yang masuk ke dalam daftar. Bukan hanya karena pesnonanya, melainkan sejarah yang membekas dari tempat tersebut hingga ditetapkan sebagai warisan dunia. Nah daripada kamu penasaran, simak ulasannya berikut ini!

1. Candi Borobudur bukan hal yang asing lagi di telinga kita, salah satu situs monumen Budha yang sudah ditetapkan UNESCO sejak 1991

Candi Borobudur yang terletak di Magelang, Jawa Tengah merupakan monumen Budha terbesar yang dibangun pada abad ke-8 dan 9. Desainnya yang indah membuat Borobudur masuk dalam daftar UNESCO World Heritage di tahun 1991. Candi ini terdiri dari enam teras berbentuk persegi dengan tiga pelataran melingkar. Untuk patung Budha di sana berjumlah sekitar 504 buah.

Advertisement

2. Masih dalam provinsi yang sama, Candi Prambanan yang bercorak Hindu juga diakui kecantikannya oleh dunia. Sesekali kamu perlu ke sana melihatnya secara langsung!

Candi yang terletak di Sleman, Jawa Tengah ini memang terkenal dengan rupanya yang indah. Situs bersejarah dengan corak Hindu merupakan salah satu kompleks candi terbesar di Indonesia. Jumlah candi di lokasi pun sekitar 240, terdiri dari Candi Sewu, Bubrah dan Lumbung.

3. Terletak di bagian barat Pulau Jawa, Taman Nasional Ujung Kulon termasuk salah satunya. Beberapa flora dan fauna di sana bahkan langka keberadannya

Advertisement

Masuk dalam daftar UNESCO World Heritage pada 1991. Taman Nasional seluas 122.956 hektar ini mempunyai lima jenis lanskap, diantaranya hutan magrove, hutan pantai, hutan hujan tropis, serta padang rumput. Taman ini juga menjadi pusat konservasi Badak Jawa, Owa Jawa, Surili, serta anjing hutan yang kini sudah semakin langka.

4. Selain pesona bukitnya yang cantik dikelilingi pantai, Taman Nasional Komodo juga digunakan untuk melindungi hewan langka yang hanya ditemui di Indonesia

Taman Nasional Komodo berada di Keplulauan Sumbawa, Nusa Tenggara Timur. Situs warisan dunia ini terdiri dari tiga pulau besar, yakni Pulau Komodo, Rinca dan Padar. Tempat ini digunakan untuk melindungi hewan komodo yang hanya bisa ditemui di Indonesia.

5. Belum banyak yang tahu, Tambang Batubara Ombilin di Sumatera Barat juga diberi sematan oleh UNESCO. Dalam penilaiannya, tambang ini termasuk warisan budaya dunia

Tambang batubara Ombilin | Credit: goodnewsfromindonesia via www.goodnewsfromindonesia.id

Situs ini ditetapkan menjadi warisan budaya dunia pada 2019. Ada dua kriteria mengapa UNESCO memberikan penilaian. Pertama, tentang adanya pertukaran penting dalam nilai-nilai kemanusiaan sepanjang masa atau dalam lingkup kawasan budaya. Kedua, karena contoh luar biasa dari tipe bangunan, karya, arsitektur, dan kombinasi teknologi yang menggambarkan tahapan penting dalam sejarah manusia.

6. Pada tahun 1996, situs Sangiran dikukuhkan sebagai salah satu UNESCO World Heritage. Di dalamnya menyimpan peninggalan masa purbakala mulai dari manusia, hewan hingga batu-batuan

Situs purbakala Sangiran terletak di Sragen dan Karanganyar. Buat kamu yan penasaran ingin melihat hasil temuan fosil bisa datang ke Museum Fosil Sangiran. Museumnya masih berada di kawasan Sragen, beragam koleksi yang ditampilkan mulai dari fosil manusia, binatang bertulang belakang, binatang air, sampai batu-batuan.

7. Perlu menunggu 12 tahun untuk lanskap budaya Subak di Bali ditetapkan menjadi warisan budaya UNESCO. Penetapan ini pun merefleksikan pengakuan dunia akan nilai estetika hingga kontribusi petani dalam mengola sitem irigasi

Pemerintah telah mengajukan kepada UNESCO untuk menetapkan Subak sebagai warisan dunia pada tahun 2000, tetapi baru disahkan di tahun 2012. Penetapan ini pun menjadi pengakuan subak sebagai budaya asli Indonesia. Subak sendiri merupakan organisasi milik petani yang mengelola irigasi sawah secara tradisional. Luasnya kurang lebih 20.000 hektar dan terletak di lima kabupaten, yaitu Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar dan Tabanan.

8. Terletak di Papua, Taman Nasional Lorenzt merupakan kawasan lindung terbesar di Asia Tenggara. Tujuan dikukuhkan supaya melindungi ekosistem dari pemburuan

Berada di timur Indonesia, kawasan Taman Nasional Lorenzt merupakan wilayah lindung terbesar di Asia Tenggara. Puncak Cartenz atau Jaya Wijaya termasuk ke dalamnya. Di sini kita akan menemukan beragam keanekaragaman hayati dan satwa. Di antaranya burung cendrawasih, kasuari, kuskus, walabi, kucing hutan, padang rumput, hutan sagu hingga hutn rawa.

9. Terakhir ada Hutan Hujan Tropis Sumatera yang ditetapkan sejak 2004. Salah satu warisan yang terancam karena maraknya kebarakan hutan hingga perburuan satwa

Hutan hujan tropis Sumatera | Credit: Wikipedia Commons via bobo.grid.id

Hutan Hujan Tropis Sumatera memiliki luas sekitar 2,5 juta hektare. Di dalamnya terdapat beragam taman nasional, seperti Gunung Leuser, Kerinci Seblat dan Bukit Barisan Selatan. Tumbuhan ternama, seperti kantong semar dan bunga rafflesia arnoldi dapat ditemukan di sini.

Nah, itulah situs warisan dunia di Indonesia yang telah ditetapkan oleh UNESCO. Penetapan ini juga menjadi salah satu cara mengenalkan wisata Indonesia di mata dunia. Dari semua situs di atas, adakah yang sudah pernah kamu kunjungi?

Cari panduan lengkap buat traveling? Mulai dari info destinasi sampai tips, dan akomodasi ada di sini.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE