Persiapan penting sebelum liburan ke Taipei atau kota-kota lain di Taiwan adalah mengatur budget untuk berbagai keperluan. Sayangnya nih, terkadang meski sudah mengatur budget liburan ke Taipei sebaik mungkin, ternyata saat tiba di tempat, kamu masih memerlukan uang cash tambahan. Untungnya, cara tarik uang tunai lewat mesin ATM di Taiwan mudah dan cepat, bahkan kamu bisa menggunakan ATM bank Indonesia.
Selama ATM Bank Indonesia kamu memiliki logo VISA/MasterCard/Plus, kamu bisa menggunakannya untuk menarik uang di mesin ATM luar negeri. Misalnya ATM bank BRI, BCA, BNI, Mandiri, dan BSI. Tentunya akan ada biaya tambahan atau biaya charge yang akan dikenakan setiap penarikan tersebut. Besarnya tergantung nominal uang yang kamu tarik, aturan cash withdrawal internasional dari bank terkait, ATM service fee, dan sebagainya.
Nah, kalau kamu mau tarik tunai lewat mesin ATM yang ada di Taipei, ada baiknya simak tips berikut agar tidak terkena biaya tambahan lokal (access fee) dan lebih hemat.
1. Tarik uang cash dalam jumlah banyak sekaligus
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 7](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-cara-tarik-uang-tunai-lewat-mesin-ATM-di-Taiwan-bagi-pemula.jpg)
Sebaiknya tarik uang dalam jumlah banyak sekalian supaya tabungan lebih hemat
Tips pertama saat menarik uang lewat mesin ATM di Taipei adalah menentukan jumlah nominal yang akan diambil. Karena biaya charge internasional cukup besar (tidak sama dengan biaya penarikan antar bank di Indonesia), sebaiknya kamu mengambil uang dalam jumlah yang banyak sekaligus. Mulai dari 600 ribu atau 1200 NTD ke atas. Kalau pun uang tersebut masih sisa, kamu masih bisa menukarkannya ke money changer saat tiba di Indonesia.
Mengapa sebaiknya mengambil uang cash di ATM dalam jumlah banyak sekaligus? Tujuannya untuk mengurangi biaya charge atau biaya transaksi luar negeri dan potongan lain saat kamu menggunakan metode pembayaran selain uang tunai selama berada di Taipei. Misalnya saja PayPal, Debit Card, dan sebagainya.
Contoh sederhana, kamu menarik uang 200 NTD (100 ribu) menggunakan kartu ATM BSI di salah satu mesin ATM bank di Taipei dan ternyata dikenakan biaya administrasi transaksi internasional sebanyak 25 ribu rupiah dan terdapat selisih nilai tukar (exchange rate dan markup network) sebesar 11 ribu rupiah. Ternyata uang tersebut habis dalam sekali waktu untuk menikmati kuliner dan makanan halal di Taipei, sehingga mau tak mau kamu harus menarik uang tunai lagi.
Setelah menarik uang tunai lagi dari mesin ATM di Taipei, kamu dikenakan biaya transaksi internasional lagi dengan selisih nilai tukar yang lebih tinggi, karena nominal yang kamu tarik juga lebih besar dari sebelumnya. Dari sini kelihatan, kan? Kalau ternyata, mengambil uang dalam jumlah banyak sekaligus dalam satu kali jauh lebih baik daripada mengambil uang dalam jumlah sedikit tetapi dilakukan berulang kali. Kamu bisa jauh lebih menghemat pengeluaran dan tentunya efektif, tidak harus bolak-balik ke layanan ATM Bank.
2. Kenali biaya lain yang dikenakan saat penarikan uang tunai di luar negeri
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 8](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-pahami-selisih-kurs-dan-biaya-admin-saat-tarik-uang-di-taiwan-1136x640.jpg)
Selisih kurs biasanya akan terhitung langsung saat kamu tarik uang di mesin ATM
Proses penarikan uang tunai di luar negeri, termasuk di Taipei tentunya berbeda dengan di Indonesia. Umumnya, penarikan uang di mesin ATM beda bank di Indonesia dikenakan biaya administrasi sebesar 6.500-7.500 per transaksi. Namun penarikan uang tunai menggunakan kartu ATM Bank Indonesia (BRI, BNI, Mandiri, BSI, BCA, dan lainnya) di mesin ATM Bank Internasional/bank luar negeri akan dikenakan biaya administrasi internasional (issuer fee) yang jauh lebih besar dan nominalnya tergantung bank tersebut.
Misalnya saja, biaya administasi internasional bank BSI, BNI, dan Mandiri per transaksi 25.000, tetapi BCA sebesar 5.000. Jadi, penting bagi kamu untuk mencari tahu besarnya biaya tersebut melalui website maupun media sosial bank terkait.
Selain biaya administasi internasional, berikut beberapa biaya tambahan lain saat turis Indonesia menarik uang di ATM luar negeri:
- Exchange rate/selisih kurs (Nilai tukar kurs harian)
- Mark up network (Biaya yang dikenakan dari jaringan internasional seperti Visa, MasterCard, Plus, dan sejenisnya saat menukar mata uang rupiah ke NTD atau sebaliknya)
- Access fee (Jika menggunakan mesin ATM bank lokal Taiwan, bukan bank Internasional)
Perlu kamu ketahui bahwa biaya administrasi internasional biasanya akan muncul di transaksi terpisah saat kamu menarik uang di mesin ATM luar negeri, termasuk di Taipei.
Misalnya nih, kamu menarik uang 200 NTD (Rp100.000) di salah satu mesin ATM yang ada di stasiun MRT Taipei menggunakan kartu ATM Mandiri, kemudian setelah mengecek mutasi, ternyata nominal penarikan yang tercatat senilai Rp111.900 dan pada transaksi terpisah terdapat biaya administrasi 25.000. Nah, 25 ribu itulah biaya administrasi internasional yang ditetapkan oleh bank Mandiri dan 11.900 tersebut berasal dari selisih kurs serta mark up network.
3. Pilih mesin ATM bank Internasional
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 9](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-Tarik-uang-tunai-pakai-ATM-BSI-di-Taiwan-scaled-e1762415036977-597x640.jpg)
Salah satu ATM yang sering digunakan turis saat berada di Taiwan adalah Cathay United Bank
Cara tarik uang tunai lewat mesin ATM di Taiwan memang mudah! Namun kamu juga harus bahwa menggunakan mesin ATM bank lokal Taiwan dengan bank jaringan internasional tidaklah sama.
Penarikan uang tunai dari mesin ATM bank lokal Taiwan umumnya akan dikenakan access fee lokal atau biaya penarikan uang (withdrawal fee) hingga NT$100 (Rp50.000) sekali transaksi. Nah, pemberitahuan Withdrawal fee ini akan muncul di layar mesin ATM sesaat setelah kamu memasukkan kartu ATM ke dalam mesin ATM bank lokal tersebut melalui bertuliskan:
“是否繼續交易?
此筆交易本行需收取NT$100之ATM作業手續費”
yang berarti:
“Apakah Anda ingin melanjutkan transaksi? Bank akan mengenakan biaya transaksi ATM sebesar NT$100 untuk transaksi ini”
Ketika muncul notifikasi tersebut, sebaiknya pencet “Cancel” atau batalkan dan pindah ke ATM bank lain.
Aturan yang diberlakukan oleh ATM bank lokal tentu berbeda ketika kamu menarik uang dari mesin ATM bank internasional seperti Cathay United Bank, CTBC, dan Mega Bank, yang seringkali tidak ada access fee lokal atau withdrawal fee, jadi pengguna hanya akan dikenakan biaya administrasi internasional, selisih kurs, dan markup network.
Pengalaman Tim Hipwee saat menarik uang cash menggunakan kartu ATM BSI di mesin ATM Cathay United (bank hijau berlogo pohon), kami hanya dikenakan biaya administrasi internasional dari BSI dan selisih kurs dan markup network senilai Rp11.919 untuk 200 NTD atau Rp100.000.
Mesi ATM Cathay Bank dan lainnya bisa kamu jumpai dengan mudah di sejumlah layanan transportasi umum di Taipei seperti stasiun MRT, area padat dan ramai, dan kantor cabangnya. Sebaliknya, ATM bank lokal Taiwan biasanya mudah dijumpai di berbagai tempat, termasuk di convenience store seperti 7-Eleven dan FamilyMart.
4. Pilih “Defer Conversion” daripada “Immediate Conversion”
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 10](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-tips-tarik-uang-tunai-di-atm-cathay.jpg)
Ingat ya, sebaiknya pilih “Defer Conversion”
Hampir sebagian besar turis yang menarik uang lewat mesin ATM internasional di Taipei akan memilih fitur “Defer Conversion” daripada “Immediate Conversion” karena lebih menguntungkan dan hemat, sehingga tabungan tidak jebol.
Defer conversion bisa juga disebut “Without Conversion” atau “Charge in Local Currency” yang berarti pengguna ATM sedang menunda proses konversi uang, sehingga ATM tidak langsung mengubah mata uang lokal (NTD) ke mata uang asal kartu kamu (Rupiah). Jadi, proses konversi akan dilakukan oleh jaringan internasional (Visa/MasterCard/Plus) saat transaksi dengan markup kecil, yakni sekitar 1-3%.
Nilai markup tersebut masih tergolong kecil, karena tidak ada biaya tersembunyi lainnya dan selisih kursnya lebih bagus, karena mendekati kurs pasar. Bagi pemilik ATM yang ingin menarik uang, opsi ini jauh lebih mendingan karena bisa menghemat pengeluaran tabungan.
Berbeda dengan “Immediate Conversion” yang berarti ATM langsung mengonversi mata uang lokal (NTD) ke mata uang asal kartu kamu (Rupiah) pada saat proses transaksi tersebut berlangsung. Singkatnya, mesin ATM bank yang kamu gunakan akan langsung mengubah mata uang dollar Taiwan ke rupiah dan memberi tahu jumlah yang akan didebet dari rekening kamu secara langsung. Memang terkesan transparan, akan tetapi nilai tukar/kursnya ditentukan oleh pihak bank ATM di Taiwan tersebut, yang biasanya jauh lebih tinggi, sehingga kamu pun harus membayar lebih mahal.
5. Gunakan mesin ATM dengan logo Internasional yang sesuai
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 11](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-logo-mastercard-atau-visa-di-mesin-ATM-Bank-Internasional-1071x640.jpg)
Di mesin ATM ini tertera Plus, Visa, MasterCard, Cirrus, dan lainnya. Kalau kartu ATM milikmu ada salah satu logo tersebut, kamu bisa memakainya.
Sebelum mengambil uang lewat mesin ATM di Taiwan, kamu harus perhatikan logo internasional (Visa, MasterCard, Plus, Cirrus, dan sejenisnya) yang biasanya tertera di bagian atas mesin atau area sekitarnya. Logo internasional ini akan menghubungkan kartu ATM milikmu dengan jaringan pembayaran global, sehingga kartu ATM dari bank-bank di Indonesia bisa digunakan untuk menarik maupun mentransfer uang.
Namun jika kartu ATM kamu hanya memiliki logo GPN (Gerbang Pembayaran Nasional), sudah pasti kartu tersebut hanya bisa digunakan untuk transaksi dalam negeri saja a.k.a di Indonesia, tidak bisa dipakai di mesin ATM luar negeri.
6. Cek Mutasi dan saldo melalui M-banking
![Tips dan Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan [BCA, BRI, BSI, Mandiri, dll] 12](https://cdn-prd.tongkolspace.com/hipwee/wp-content/uploads/2025/11/hipwee-cek-mutasi-dan-saldo-m-banking--1136x640.jpg)
Cek mutasi dan saldo rekening sesaat setelah tarik tunai uang di luar negeri, ya!
Tips saat menarik uang lewat mesin ATM di luar negeri berikutnya adalah mengecek mutasi dan saldo rekening melalui aplikasi mobile banking. Langkah ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah markup dan selisih kurs saat kamu menarik uang di luar negeri, terutama jika baru pertama kali melakukan penarikan.
Seperti yang kami sebutkan di atas, biaya administrasi internasional yang ditetapkan oleh bank biasanya muncul di kolom pembukuan yang terpisah. Beberapa orang kurang ngeh dengan aturan ini dan hanya melihat nilai kurs dan markup jaringan internasional yang muncul bersamaan pada jumlah penarikan uang. Kemudian baru sadar saat mengecek mutasi bulanan di awal bulan berikutnya.
Jadi, bagi kamu yang baru pertama kali liburan ke luar negeri, terutama ingin belanja oleh-oleh halal dari Taipei dengan menarik uang cash di ATM Cathay United Bank, CTBC, dan Mega Bank, sebaiknya langsung cek mutasi dan saldo rekening lewat aplikasi m-banking. Dengan mengetahui biaya administrasi internasional, besaran selisih kurs dan markup network, kamu bisa menentukan jumlah uang yang akan ditarik sekaligus seberapa intens melakukan penarikan uang selama berada di Taipei.
Setelah mengikuti tips penarikan uang secara tunai lewat mesin ATM di Taiwan, sekarang kamu bisa mempraktikkan sendiri dengan mengikuti panduan dari Hipwee di bawah ini, ya.
Cara Tarik Uang Tunai lewat Mesin ATM di Taiwan
Menarik uang tunai lewat mesin ATM di Taiwan terbilang cukup mudah dan cepat. Hanya saja, bahasa yang tertera di mesin ATM adalah bahasa Inggris, sehingga bagi kamu yang tidak terbiasa melakukannya, bisa mengikuti tutoral dari Hipwee.
Pertama, cari mesin ATM bank Internasional, misalnya saja Cathay United Bank (ikon pohon warna hijau). Kemudian siapkan kartu ATM kamu, entah BRI, BCA, BNI, BSI, Mandiri, dan sebagainya.
Berikut cara tarik uang tunai lewat mesin ATM di Taiwan pakai kartu ATM dari bank Indonesia:
- Masukkan kartu ATM ke mesin ATM bank Cathay United
- Masukkan PIN ATM kamu
- Pilih salah satu “Deafult Account” atau “Saving Account”
- Masukkan nominal yang akan ditarik di kolom Withdrawal Amount. Misalnya 1000 NTD
- Klik Next
- Klik Yes saat muncul Muncul “Do You Need 100 Dollar Bill?” (Apakah kamu memerlukan struk uang 100?)
- Pilih Defer Conversion
- Ambil kartu ATM dan uang kamu.
Mungkin kamu bingung ingin memilih “Default Account” atau “Saving Account?” Perlu kamu ketahui bahwa:
- Default Account berarti rekening utama/primary account yang terhubung langsung dengan kartu debit kamu. Hal ini karena mesin ATM luar negeri tidak mampu membaca struktur akun bank Indonesia yang bermacam-macam, seperti tabungan, mata uang asing, giro, dan lainnya. Jadi, kalau kamu mau menarik uang cash pakai opsi ini, kemungkinan besar uang akan ditarik dari tabungan rupiah kamu.
- Saving Account (Rekening Tabungan) yang artinya penarikan uang akan langsung diambil dari rekening tabungan kamu, bukan rekening giro.
Keduanya sama-sama aman dan kamu bisa memilih salah satunya saat ingin menarik uang melalui mesin ATM di Taiwan.
Sekarang sudah jelas ya, cara tarik tunai lewat mesin ATM di Taiwan dan beberapa hack yang bisa kamu coba! Dengan memahami beberapa tips di atas, kamu bisa tarik uang cash yang banyak, kulineran, dan tentunya jangan lupa isi Taiwan arrival card secara online terlebih dahulu sebelum menginjakkan kaki di Bandara Taiwan, ya!