Liburan adalah momen untuk refreshing dan menyegarkan pikiran. Pergi ke tepi pantai, menyelam ke dasar lautan, mendaki puncak-puncak gunung adalah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat liburan. Pergi ke luar negeri juga jadi pilihan menarik untuk berlibur.

Hanya saja, sebagai muslim traveler, kadang kita lupa kalau kita semua masih punya kewajiban untuk beribadah. Waktu naik gunung jadi lupa salat. Waktu ke pantai pun basah-basahan jadi nggak puasa. Nah di bulan puasa ini semoga kamu bisa belajar tips biar nggak lupa ibadah meski lagi traveling ke luar negeri sekalipun. Yuk #UpgradeDirimu!

1. Selama jadi musafir, kamu udah dapat keringanan untuk beribadah. Lakukanlah di awal waktu selagi sempat

jangan lupa senyum via fashionhijabmodern.blogspot.com

Advertisement

Namanya ibadah wajib, ya harus dilakukan meskipun kondisinya lagi bepergian atau seringkali disebut musafir. Buat kamu yang lagi traveling lebih dari 80 km, kamu bisa menjamak salat kamu. Dua salat dijadikan satu, boleh dilakukan di awal atau di akhir. Biar nggak jadi beban dan repot, lakukan di awal waktu. Kadang misal lagi mendaki gunung, sempatkan salat sebelum mendaki. Jangan menggampangkan nanti aja deh, karena sewaktu tubuh kita capek kadang kita lupa waktu. Kalau sudah kelewat waktu salatnya, ntar nyesel lho.

2. Instal aplikasi untuk Muslim seperti Muslim Pro dan lain-lain. Reminder waktu salat dan baca Quran. Jangan lupa ada info kiblatnya juga

aplikasi untuk muslim via gadgetren.com

Nah aplikasi untuk Muslim memang harus ada di HP kamu. Aplikasi tersebut harus berisi jadwal salat, reminder baca Quran, titik lokasi kiblat, hingga lokasi restoran halal bila kamu lagi di luar negeri. Pas lagi asik-asiknya foto-foto dapat reminder salat pasti bikin kamu inget untuk beribadah.

3. Kalau sempat, mampirlah ke masjid lokal di kota yang kamu kunjungi. Belikan sandal jepit atau Al Quran dan tinggalkan di masjid tersebut

masjid di padang via lapisnantigo.com

Hal kecil yang nilai ibadahnya cukup besar adalah memberikan sesuatu yang bisa dipakai oleh orang banyak di masjid. Sesederhana membelikan sandal jepit untuk berwudhu seharga 10 ribu rupiah atau membelikan mushaf Al Quran yang kemudian kamu tinggalkan di masjid. Cobain deh, bakal ada perasaan seneng dan lega karena sudah melakukan manfaat kecil yang nilai ibadahnya besar. Kamu pun jadi lebih enteng mau ibadah.

4. Tunjukkan akhlak seorang Muslim dengan menyapa ramah penduduk lokal. Perbanyaklah senyum dan menghormati orang lain

ramah kepada semua orang via breakingnews.co.id

Advertisement

Akhlak seorang Muslim adalah keramahan dan kasih sayang. Perbanyak senyum kepada semua orang termasuk kepada penduduk lokal yang kamu datangi. Apa hubungannya keramahan dengan ibadah? Senyum dan salam merupakan ibadah lho di dalam agama Islam. Masa nggak mau beribadah sesederhana tersenyum dan mengucap salam.

5. Jagalah makanan yang masuk ke dalam perutmu. Dengan begitu ibadah pun terasa lebih mudah

cari makanan halal meskipun susah via refaldofanther.com

Salah satu hal paling penting saat traveling ke luar negeri adalah menjaga agar hanya yang halal dan baik yang masuk ke dalam perut. Makanan yang halal dan tayyib bakal bikin tubuh sehat dan mudah untuk beribadah. Untuk itu kamu harus sangat berhati-hati dengan hal makanan. Kalau kamu traveling ke luar negeri pas puasa, mending kamu sahur pakai bekal makanan yang kamu bawa saja. Nanti pas buka baru cari resto halal.

6. Selalu siapkan uang nominal 5ribu atau 10 ribu yang akan kamu sedekahkan setiap hari. Kalau lagi nggak nemu kotak infak, bisa diberikan ke driver ojek online dst

menyiapkan uang kecil via www.pexels.com

Ibadah yang paling sederhana yang bisa dilakukan saat traveling adalah sedekah. Sisihkan uangmu barang 5-10 ribu dan selalu siapkan di kantong celanamu. Kamu bisa memberikan ke semua orang yang kamu inginkan, mulai dari driver ojol sampai melebihkan bayar makanan. Sedekah itu sederhana dan mudah untuk dibiasakan kok. Dengan rutin sedekah seperti itu, jangan kaget kalau nanti banyak yang akan menolong kamu saat kesulitan.

7. Bepergianlah bersama teman atau saudara yang senantiasa mengingatkan kebaikan. Bukan teman yang malas ibadah dan justru ngajak ke hal-hal negatif

jak teman yang mengingatkan kebaikan via travel.dream.co.id

Kadang kita lebih gampang ngikut apa yang orang lain lakukan ketimbang melakukan hal yang benar. Ada satu orang buang sampah sembarangan, jadi dapat pembenaran buang sampah. Begitu pula saat traveling bersama teman. Kalau teman kamu kebetulan suka minuman keras dan perilakunya buruk, bisa jadi kamu akan ikut-ikutan. Bisa jadi kamu yang kena pengaruh dia untuk tidak beribadah. Sering banget hal ini terjadi di pendakian gunung. Karena temen-temennya nggak salat, jadi sungkan sendiri mau salat. Nah, ajaklah teman kamu yang baik dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Yuk #UpgradeDirimu jadi traveler yang senantiasa beribadah dan ingat Tuhan di manapun kamu berada!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya