Kabar duka baru saja datang dari Taman Nasional Komodo. Pulau dengan panorama sunset dan sunrise yang sangat indah, Gili Lawa, mengalami musibah kebakaran pada Rabu (1/8) malam. Salah satu pulau di Taman Nasional Komodo itu hangus dilalap api dan baru bisa dipadamkan pada Kamis dini hari. Api melahap habis bagian puncaknya dan padang savana.

Belum dapat dipastikan penyebab kebakaran tersebut, namun yang jelas hal tersebut karena ulah manusia yang menyalakan api di Gili Lawa. Menyalakan api di sana tentu berbahaya karena pulau ini ditumbuhi rumput savana yang kering dan mudah sekali terbakar.

Advertisement

Bagaimana kronologis kejadiannya sampai Gili Lawa bisa terbakar habis? Yuk simak ulasannya.

Sebuah kejadian tragis baru saja terjadi di Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Padang savana Gili Lawa terbakar habis kemarin malam

gili lawa hangus menghitam via travel.detik.com

“Masih dalam proses penyelidikan di Polres Manggarai Barat. Saat kebakaran, memang ada beberapa kapal di sekitar Gili Lawa, mereka itulah yang dimintai keterangan dan informasi,” kata Budhy Kurniawan Kepala Taman Nasional Komodo seperti dikutip oleh Detik, Kamis (2/8/2018).

Salah satu pulau indah di Taman Nasional Komodo, Gili Lawa, atau sering disebut Gili Laba terbakar habis pada Rabu malam. Hal ini terlihat dalam beberapa video dan foto yang menunjukkan bahwa si jago merah tampak melahap padang savana di pulau tak berpenghuni tersebut.

Advertisement

Kronologis kejadian berawal dari laporan salah satu tour guide jika ada kebakaran di Gili Lawa pada pukul 19.00 WITA. Setelah mendapat laporan, tim dari Taman Nasional Komodo dari Loh Sebita dan Padar segera melanjutkan upaya pemadaman. Tim dari Labuan Bajo pun disiapkan untuk membantu. Pada pukul 23.00 WITA tim sudah sampai di Gili Lawa. Proses pemadamannya sendiri sampai pukul 03.00 pagi.

Penyebabnya belum dapat dipastikan. Hanya saja dari beberapa saksi mata, terbakarnya padang savana Gili Lawa ini dikarenakan kembang api yang dinyalakan salah satu agen tour untuk pemotretan

Pihak kepolisian dan Taman Nasional Komodo masih menyelidiki penyebab terbakarnya savana di Gili Lawa. Namun banyak kabar beredar bahwa kebakaran ini disebabkan oleh salah satu tour operator yang menyalakan kembang api untuk foto-foto di sana. Di akun media sosial tour operator tersebut juga sudah diserbu netizen. Meskipun begitu, belum ada klarifikasi dari operator tersebut dan belum ada informasi dari kepolisian mengenai pelaku yang menyebabkan kebakaran di Gili Lawa.

Bagi traveler yang sudah pernah ke Gili Lawa tentu merasa sangat kehilangan dengan terbakarnya savana di pulau tersebut.

gili lawa saat pagi hari via www.instagram.com

Bagi penulis, Gili Lawa adalah pulau paling indah di Taman Nasional Komodo. Pulau ini bisa dinikmati saat matahari terbit maupun matahari terbenam. Jarang sekali ada pulau yang punya pemandangan sunrise dan sunset yang sama-sama keren, salah satunya ya Gili Lawa ini. Tak heran banyak traveler yang patah hati dan ramai-ramai memposting foto Gili Lawa di tagar #gililawa di Instagram. Mereka sedih karena keindahan Gili Lawa tinggal kenangan, meskipun untuk sementara.

Pihak Taman Nasional tidak akan terlalu intervensi kepada Gili Lawa untuk dikembalikan seperti sedia kala, melainkan dibiarkan pulih secara alami dengan suksesi. Namanya juga alam, ia akan mampu untuk memulihkan dirinya sendiri.

Sebagai traveler yuk jangan sampai melakukan tindakan konyol sehingga dapat merusak alam. Hindarilah egoisme pribadi demi foto yang cantik dan menarik eh malah menghancurkan habitat ataupun ekosistem makhluk hidup. Siapapun pelakunya, semoga tindakan tegas datang padanya. Sedih banget rasanya lho Gili Lawa terbakar seperti itu. 🙁

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya