Turis Asing di Bali Masih Ngeyel Berjemur di Pantai, Petugas Usir Mereka dengan Traktor

Turis Diusir dengan Traktor

Di tengah pandemi Covid-19, kita semua diminta menahan diri agar tidak bepergian jika tidak penting-penting amat. Bepergian aja dilarang, apalagi liburan. Namun, tampaknya orang-orang yang ngeyel itu masih banyak banget. Ternyata yang paling sering ngeyel bukanlah orang lokal lho. Beberapa kasus justru turis asinglah yang tetep liburan di masa pandemi ini.

Advertisement

Masih ingat kan beberapa hari lalu ada sekelompok turis yang menggelar pesta di Canggu beberapa hari lalu? Yap, mereka sejumlah puluhan orang menggelar pesta di sebuah villa dengan full musik lho. Kepolisian segera menangani kasus tersebut. Nah, ada lagi kasus yang melibatkan turis asing di Bali. Mereka berjemur dong di pantai. Asik bener dah.

Beberapa turis di Bali berjemur di pantai Kadonganan Badung, petugas pun usir mereka dengan naik traktor dengan membawa TOA

diusir pake traktor via travel.detik.com

Obyek wisata di Bali telah ditutup bulan lalu untuk mencegah penyebaran virus Corona di pulau Dewata. Meski begitu masih ada aja yang bandel tetep liburan ke beberapa obyek wisata meski sudah ada papan larangan dan juga portal penutupnya. Hal ini terjadi juga di pantai Kadonganan yang berlokasi di Kabupaten Badung.

Kesal dengan upaya larangan yang selalu gagal, petugas pun melakukan cara lain. Sambil menaiki traktor, petugas meminta turis asing yang masih bandel bermain di pantai untuk meninggalkan kawasan Pantai Kedonganan, Badung, Bali. Sambil membawa TOA, petugas berpatroli dan meminta mereka untuk segera pulang. Tak lupa, mereka berpatroli sambil menaiki traktor yang cukup bikin nyali ciut.

Advertisement

Meski sudah diperingatkan, turis tetap membandel pergi ke pantai. Mungkin mereka merasa sangat bosan terjebak di hotel tanpa bisa ke mana-mana

pantai kedonganan badung via travel.detik.com

Tampaknya, mengusir turis asing dengan traktor dan TOA terkesan berlebihan. Namun jika dilakukan dengan biasa sepertinya tidak mempan. Pendekatan yang berbeda dan unik ini bisa bikin bule-bule tersebut pulang ke hotelnya. Memang sih, berat bagi mereka tetap tinggal di hotel padahal ada banyak tempat wisata indah di sekitarnya. Namun demi kebaikan bersama, kumpul dalam jumlah banyak dan berlibur di pantai adalah aktivitas yang harus dicoret untuk sementara waktu.

Gimana nggak keder diusir pake traktor, kalau masih ngeyel lagi mungkin nanti pake tank kali ya? Hehehe.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE