Uni Eropa Membuka Pintu Gerbangnya untuk Turis dari 14 Negara. Indonesia Masuk Nggak Nih?

Uni Eropa Buka Pintu untuk Turis

Sejak pandemi Covid-19 makin meluas, negara-negara di Uni Eropa menutup pintunya bagi pemegang paspor non EU untuk masuk ke sana. Hampir semua negara di dunia kena travel ban oleh Uni Eropa selama beberapa bulan ini. Hingga akhirnya, per tanggal 1 Juli 2020, Uni Eropa akan membuka perbatasannya kembali. Namun, ‘tiket’ masuk ke Uni Eropa hanya terbatas untuk pemegang paspor dari 14 negara di dunia saja.

Advertisement

Lalu apakah Indonesia termasuk di dalamnya? Daripada penasaran, yuk simak ulasan Hipwee Travel aja.

Negara mana sajakah yang bisa masuk ke Uni Eropa per tanggal 1 Juli? Kebanyakan adalah negara yang punya track record bagus dalam menangani pandemi

negara yang boleh masuk uni eropa via www.dw.com

Kabar gembira, dengan tren menurunnya kasus Covid-19 di Uni Eropa, maka perbatasan negara-negara Uni Eropa kini mulai perlahan dibuka untuk beberapa negara. Total ada 14 negara yang boleh masuk plus 1 negara yang masih dalam konfirmasi timbal balik. Ke empat belas negara tersebut adalah negara yang dianggap telah mampu menekan penyebaran Covid-19 dan kasusnya dalam 14 hari terakhir.

Adapun 14 negara tersebut adalah Aljazair, Rwanda, Tunisia dan Maroko dari Afrika, Jepang, Thailand dan Kora Selatan dari Asia, lalu ada Australia dan New Zealand dari Oceania, Serbia dan Montenegro dari Eropa Timur, dan juga Kanada dan Uruguay. Satu lagi negara yakni China masih menunggu persetujuan untuk saling timbal balik membuka pintu masuk. Hal ini karena pemerintah China masih menutup turis dari berbagai negara masuk ke negaranya.

Advertisement

Indonesia masih kena travel ban dari Uni Eropa, artinya tidak bisa bikin Visa Schengen dalam waktu dekat

15 negara yang boleh masuk uni eropa via www.dw.com

Tidak ada nama negara-negara dengan kasus tinggi seperti Amerika Serikat, Rusia, Brasil ataupun India. Padahal salah satu turis terbesar ke Uni Eropa adalah turis Amerika. Tentu saja nama Indonesia tidak ada di daftar tersebut. Ketika kasus negara lain telah menurun, di Indonesia justru tengah menuju puncak. Rata-rata kenaikan per hari lebih dari 1.000 kasus. Entah sampai kapan travel ban ke Indonesia akan dihentikan. Satu hal yang pasti, tidak dalam beberapa hari ke depan.

Bagi yang sudah beli tiket ke Eropa di bulan-bulan mendatang, sebaiknya segera dibatalkan aja dulu deh ya.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

Editor

Traveler Baper, Penghulu Kaum Jomblo

CLOSE