Kejadian menggemparkan terdengar dari Nusa Penida, Bali. Destinasi andalan pariwisata Indonesia ini tercoreng atas perilaku pemerkosaan. Wisatawan asal Swiss, sebut saja Bunga (21) mengalami kejadian pemerkosaan oleh tiga pemuda. Tak terima dengan perlakuan itu, Bunga melaporkan kegiatan bejat tersebut ke Polsek Nusa Penida.

Seperti apa kronologis kejadian pemerkosaan terhadap Bunga? Yuk simak sama-sama ulasannya…

Bunga berwisata ke Bali bersama temannya dan bertemu dengan pelaku di sebuah warung…

Salah satu pantai di sudut Pulau Nusa Penida, Bali.

Salah satu pantai di sudut Pulau Nusa Penida, Bali. via conservenusapenida.wordpress.com

Advertisement

Bunga yang masih berstatus mahasiswi ini berlibur ke Bali bersama sahabatnya, sebut saja J yang berusia 22 tahun. Mereka berdua melanjutkan liburan mereka ke Nusa Penida. Di sebuah warung, Bunga yang tengah bersama J bertemu dengan salah satu tersangka, Gede RS. Oleh Gede RS, mereka berdua diajak ke rumah tersangka lainnya, Gede KK yang berada di Desa Batununggul, Nusa Penida.

Mereka diajak untuk berpesta miras malam itu, sampai akhirnya Bunga diajak masuk ke kamar oleh para tersangka…

Sesampai di rumah Gede KK, mereka diajak minum miras dengan campuran arak dan bir hitam. Selain Gede KK dan Gede RS ada pula orang lain yakni Made YU, KW dan WA. Pesta miras itu berlangsung hingga Jumat (10/2) dini hari. Pukul 01.00 WITA, Bunga yang sudah mabuk diajak masuk ke kamar oleh ketiga terlapor yakni Gede KK, Gede RS dan Made YU. Gadis yang sudah tak berdaya ini kemudian dilucuti pakaiannya dan disetubuhi secara bergilir. Sementara KW dan WA cuma menyaksikan perilaku bejat tersebut dan mengajak J ke parkiran.

Bunga tetap melawan dan berontak ketika tubuhnya dijadikan pelampiasan nafsu ketiga pria tersebut. Tapi apa daya, efek miras membuat tubuhnya tak berdaya menerima perlakuan tersebut. Bunga kemudian meminta diantarkan ke penginapannya. Kemudian Gede KK mengantarkan Bunga ke penginapannya, Mae Mae Beach House di Desa Kutampi.

Tak terima, Bunga melaporkan ketiga pria tersebut ke Polsek Nusa Penida. Setelah dilakukan penyelidikan, ketiga pria itu langsung tertangkap dan dijadikan tersangka dugaan pemerkosaan

mencoreng nusa penida nih

mencoreng nusa penida nih via c1.staticflickr.com

Advertisement

Keesokan harinya, Bunga ditemani oleh kawannya J melaporkan ketiga pria ini ke Polsek Nusa Penida. Setelah mendapat laporan tersbut, kasus ini segera diproses dan ketiga pelaku segera ditangkap. Saat ini status mereka sudah menjadi tersangka. Mereka bisa dijerat dengan pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan. Ancaman pidananya maksimal 12 tahun penjara.

Tak sekali ini kasus pemerkosaan terhadap turis terjadi di Bali. Bahkan pernah ada kasus yang menghebohkan media-media di Australia ketika salah satu warga negaranya diperkosa di Bali

turis asing di bali

turis asing di bali via media.viva.co.id

Kejadian pemerkosaan di Pulau Dewata terhadap turis asing tak sekali ini terjadi. Tahun lalu turis dari Swedia diperkosa pemuda tak dikenal setelah dijanjikan mau diantar ke penginapannya. Tiga tahun lalu media Australia malah sempat heboh ketika warga negara Australia yang sedang liburan di Bali dirampok sekaligus diperkosa. Ada juga turis Jepang yang jadi korban pemerkosaan di tahun yang sama. Ini cuma beberapa kasus yang tampak ke permukaan.

Kalau begini terus, Bali yang dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia bisa pudar citranya. Jangan sampai terjadi lagi kasus yang mencoreng pariwisata seperti ini! Mari jaga Bali tetap aman dan nyaman buat liburan. Selamat liburan ke Bali.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya