Kita semua pasti sudah mengerti jika anak merupakan anugerah dari Sang Pencipta. Yap! Anak menjadi sebuah titipan yang harus dijaga, dirawat, dan dibesarkan dengan baik. Bagi kamu yang sudah siap menikah atau bahkan para pengantin baru, rasanya hal yang selanjutnya harus dilakukan adalah mempersiapkan segala bentuk persiapan untuk memiliki momongan.

Pada dasarnya kebahagiaan memiliki anak harus diikuti dengan segala persiapan yang harus dilakukan. Hal itu dikarenakan memiliki momongan nggak pernah semudah yang kamu bayangkan. Untuk itu, coba siapkan beberapa hal di bawah ini agar kehidupanmu bersama keluarga kecil  yang kamu miliki semakin sempurna di dalam kebahagiaan.

Kamu dan pasangan harus menjadi satu tim yang kompak lebih dulu, agar terjalin kesepakatan untuk mengurus keluarga bersama-sama dan diikuti dengan mempersiapkan psikologis di antara kalian.

harus kompak!

harus kompak! via www.taringa.net

Advertisement

Sebagai pasangan halal atau kalian yang tengah menuju halal, rasanya menjadi satu tim yang kompak bersama-sama adalah hal yang wajib dilakukan. Kamu dan pasangan harus menjalin sebuah kesepakatan untuk mengurus keluarga bersama-sama dan membagi tugas secara adil. Dari kekompakan tim yang sudah terjalin, kalian berdua bisa menyepakati apakah rencana untuk memiliki momongan akan disegerakan atau lebih baik menunda beberapa waktu.

Selain itu, kekompakan yang ada juga akan sangat membantumu dan dia untuk mempersiapkan psikologis bersama-sama, hal itu jelas sangat diperlukan karena kebutuhan psikologis yang ada akan sangat berbeda dari kondisi sebelumnya saat kamu masih hidup sendiri tanpa keluarga kecil kamu miliki. Jadi, persiapkan semuanya secara matang dan baik-baik.

Menjalin pendekatan dengan anak kecil, ya, cobalah untuk sering-sering bermain atau sekadar menggendong. Supaya terbiasa jadi orangtua nantinya.

sini sini gendong dulu~

sini sini gendong dulu~ via www.paulluchau.com

Sebelum menjadi orangtua yang sesungguhnya, nggak ada salahnya kamu belajar dulu untuk membiasakan diri dengan anak kecil. Melatih naluri keibuanmu rasanya bisa dilakukan dengan kamu yang sering bermain atau menggendong para anak kecil yang lucu-lucu. Jiwa kebapakanmu pun bisa tumbuh dengan sendirinya saat kamu memanjakan ponakanmu, misalnya.

Advertisement

Percayalah dengan membiasakan diri dengan anak kecil, kamu akan terpancing untuk segera memiliki momongan. Tidak hanya itu, dengan kamu yang sudah terbiasa dengan menyukai anak kecil, kelak ketika kamu menjadi orangtua yang sesungguhnya, kamu nggak akan lagi merasa kaku dan akan dengan mudah menghadapi anakmu sendiri.

Bersikap dewasa dan mengubah segala perilaku burukmu dan pasangan menjadi hal yang nggak boleh luput kamu lakukan. Sebab, kamu akan menjadi guru pertama bagi anakmu, nanti.

dewasa dan bijaksana :)

dewasa dan bijaksana 🙂 via livehdwallpaper.com

Menjadi orangtua bukan perkara yang mudah, rasanya bersikap dewasa dan bijaksana perlu kamu kuasai dengan lihai. Bagaimana tidak, kelak sebagai orangtua kamu akan menjadi guru pertama bagi anakmu. Ya, anakmu akan menggugu dan meniru seluruh perilaku yang nampak darimu. Untuk itu, mengubah semua kebiasaan buruk menjadi lebih baik dan positif jadi sebuah kewajiban yang nggak boleh luput kamu lakukan. Sedari sekarang, yuk, coba untuk berubah jadi lebih baik demi tumbuh kembang si kecil yang baik di masa depan. 🙂

Memilih perkerjaan yang bersahabat dan terbaik juga perlu jadi pertimbangan, agar kelak kamu bisa mengatur waktu dengan baik antara pekerjaan dan anak.

antara kerja dan keluarga~

antara kerja dan keluarga~ via www.qerja.com

Banyak orangtua yang menggampangkan keberadaan anaknya dengan pengasuh. Jelas itu menjadi sebuah hal yang kurang baik untuk dilakukan. Akan jadi sebuah hal yang sempurna kalau kamu bisa mengurus anakmu sendiri. Karena alasan itulah, rasanya kamu perlu memilih pekerjaan yang bersahabat dan terbaik untuk dijalani.

Pekerjaan yang bersahabat itu akan membuatmu bisa dengan mudah mengatur waktu antara urusan pekerjaan dan jam di mana kamu harus pulang dan mengurus si buah hati. Jadi, cobalah untuk mempertimbangkan ulang terkiat kesiapan pekerjaanmu dan memiliki buah hati. Jangan sampai pekerjaan menyita banyak waktumu untuk keluarga ya.

Memikirkan dan mengatur masalah keuangan juga perlu diperhatikan, mulai dari biaya kehamilan sampai pada tabunganmu untuk si kecil sekolah nanti.

mengelola keuangan itu penting~

mengelola keuangan itu penting~ via www.acritica.com

Sejatinya, rezeki memang sudah diatur oleh Sang Pencipta dan ada yang mengatakan anak adalah pembawa rezeki di dalam keluarga. Namun, meski begitu kamu kemudian bisa santai dan diam aja menunggu segala bentuk rezeki datang sendiri. Sedari awal, kamu dan pasangan harus mulai memikirkan dan mengatur masalah keuangan, lho.

Mulai dari biaya kehamilan yang nggak sedikit, biaya untuk membeli perlengkapan bayi, biaya persalinan, sampai pada tabungan untuk si kecil sekolah nanti. Jelas semua hal itu memerlukan uang yang nggak sedikit. Maka dari itu, kalian perlu banget memikirkan dan mengatur semua dengan baik agar kelak si kecil mendapatkan semua hal terbaik, seperti apa yang kalian dapatkan saat kecil dulu. 🙂

Yang utama, jangan lupa untuk menambah pengetahuan parenting yang bisa kamu dapatkan dengan mudah dari buku atau dari hasil browsing. Jangan malas untuk banyak belajar demi si buah hati ya.

belajar, yuk!

belajar, yuk! via www.lutherwood.ca

Sebagai calon orangtua, menjadi dewasa dan berubah jadi lebih baik aja nggak cukup. Kedua hal itu harus diikuti dengan kemauanmu untuk belajar lebih jauh terkait tumbuh kembang anak. Rasanya pengetahuan parenting wajib banget kamu kuasai. Dan… Di zaman yang modern seperti ini, mencari berbagai pengetahuan soal bagaimana menjadi orangtua yang baik bukanlah hal susah untuk dilakukan.

Kamu bisa membaca banyak buku yang sudah tersedia di toko buku, atau bahkan kamu hanya perlu membuka gadget dan berselancar mencari apa yang kamu butuhkan untuk belajar. Pada intinya, kamu nggak boleh lagi malas belajar banyak hal demi kebaikanmu dan si buah hati. Percayalah kalau nggak akan ada hal yang sia-sia dari apa yang sudah kamu dapatkan dan pelajari.

Itulah beberapa persiapan yang perlu kamu lakukan dengan baik sebelum kamu menjadi orangtua. Ingatlah, jika menjadi orangtua bagi titipan-Nya bukan hal yang mudah kamu lakukan. Untuk itu, kamu sangat perlu melakukan berbagai persiapan dan perubahan demi akhir kisah yang bahagia untukmu sendiri, pasangan, dan si buah hati. 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya