Akibat Digigit Serangga, Kaki Bocah ini Nyaris Diamputasi. Tak Disangka, Bakteri Parasitnya ‘Memakan’ Daging

Infeksi akibat gigitan serangga

Digigit nyamuk sih sudah biasa buat anak-anak. Tinggal oleskan minyak telon aja, beres deh. Ibu nggak akan terlalu khawatir dan menganggap hal itu lumrah terjadi. Kan di lingkungan rumah memang banyak nyamuk berkeliaran dan digigit nyamuk jadi salah satu risiko yang harus ditanggung.

Advertisement

Tapi, ternyata kebiasaan menyepelekan gigitan serangga pada anak berujung tragis lo buat ibu dan anak di Singapura ini. Setelah mengalami gigitan serangga, anak langsung jatuh sakit. Karena kondisinya parah, dokter sempat menyarankan untuk melakukan amputasi pada kaki yang digigit serangga lo. Ibu bernama Juliana Hisyam tersebut menceritakan kejadian yang menimpa anaknya di media sosial Facebook. Wah ngeri banget ya. Sebenarnya, apa sih yang terjadi?

Awalnya sih cuma gigitan serangga, tapi siapa sangka kalau itu nyaris mencabut nyawa anaknya. Gigitan serangga jadi luka yang menyebabkan infeksi parah

Biasanya gigitan serangga pada anak disepelekan oleh orang tuanya via parenting.firstcry.com

Nggak tahu asalnya dari mana, anak Juliana Hisyam digigit serangga. Memang sih terlihat ringan. Lagipula gigitan serangga biasanya sih akan sembuh dengan sendirinya. Namun karena digaruk-garuk terus, gigitan serangga berubah jadi luka terbuka. Kemudian, luka tersebut berubah jadi infeksi parah yang bisa merenggut nyawa.

Ternyata, anaknya mengalami infeksi bakteri Group A Streptococcus. Bakteri itu memakan daging sehingga merusak tubuh sampai dokter menyarankan amputasi

Beginilah gejala awalnya via sg.theasianparent.com

Infeksi yang terjadi pada anaknya bernama Group A Streptococcus. Bakteri itu adalah bakteri yang memakan daging tubuh anaknya sehingga jadi rusak. Bahkan, bakteri itu sebenarnya mengancam nyawa. Menurut The Asian Parent, bakteri Group A Streptococcus ini masuk ke dalam tubuh melalui kerusakan kulit karena luka, gigitan serangga, dan sebagainya. Anaknya sampai harus dirawat intensif selama 14 hari bahkan bagian kaki yang digigit serangga sudah disarankan oleh dokter untuk diamputasi. Tapi dokter terus berusaha memberikan perawatan terbaik agar amputasi nggak perlu dilakukan.

Advertisement

Dari kejadian tersebut, sang ibu mengingatkan ibu lain agar lebih waspada terhadap gigitan serangga pada anaknya. Jangan sampai infeksi itu dialami anak lain deh~

Jangan anggap remeh gigitan serangga deh via www.msn.com

Juliana Hisyam ingin para ibu belajar dari kejadian yang dialaminya buat nggak menyepelekan gigitan serangga pada anak. Kalau gigitan serangga bikin anak jadi demam tinggi, muncul ruam, serta kehilangan nafsu makan, segera deh bawa anak ke dokter. Dokter bisa melakukan cek darah terlebih dahulu sehingga pencegahan memungkinkan banget dilakukan.

Cerita aslinya dapat dibaca langsung pada unggahan berikut:

Advertisement

Its about time to let people know what had happened to Imraan Danish & create awareness to everyone. Everything that had…

Posted by Juliana Hisyam on Wednesday, 16 January 2019

Hal kecil yang terjadi pada anak seharusnya nggak luput dari perhatian orang tuanya. Nggak ada yang menyangka kalau gigitan serangga hampir membuat anaknya kehilangan kaki bahkan hampir kehilangan nyawa. Serem ya~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE