2 Cara Tepat Konsumsi Pil KB Sesuai Jenisnya. Cegah ‘Kebobolan’ Tanpa Khawatir!

Cara konsumsi Pil KB yang benar

Dari sekian banyak alat kontrasepsi, pil KB adalah salah satu yang populer karena efektif mencegah kehamilan. Tingkat keberhasilan pil KB terbilang sangat tinggi, yakni hingga 99,7%. Selain karena efektivitasnya, kepopuleran pil KB juga didukung oleh cara penggunaan yang mudah, harga yang relatif murah, dan manfaat lainnya seperti dapat membantu mengatasi gejala PMS, mengatur jadwal menstruasi, hingga mengatasi gangguan hormon pada usia subur.

Advertisement

Meski punya tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, efektivitas pil KB sejatinya bergantung pada cara konsumsinya loh, Moms. Jika dikonsumsi secara sembarangan, efektivitasnya dalam mencegah kehamilan bisa berkurang. Kalau Moms merasa sudah rajin konsumsi pil KB tapi kehamilan tetap terjadi, mungkin ada yang salah dari caranya. Untuk itu, berikut penjelasan mengenai cara yang benar.

Panduan konsumsi pil KB kombinasi

Ilustrasi pil KB kombinasi paket 21 hari | Photo by Reproductive Health Supplies Coalition on Unsplash

Sebelumnya, Moms harus tahu dulu kalau pil KB itu dibagi menjadi dua jenis berdasarkan kandungan di dalamnya. Pertama ada pil KB kombinasi, kedua adalah pil KB progestin atau pil mini. Nah, dua jenis pil ini punya aturan minum yang berbeda-beda, Moms.

Untuk pil KB kombinasi yang umumnya mengandung hormon estrogen, progesteron dan beberapa pil aktif yang nggak mengandung hormon (plasebo), aturannya adalah dikonsumsi sebanyak satu butir setiap hari. Pil ini bisa Moms konsumsi mulai kapan saja, tapi disarankan dimulai dalam lima hari setelah menstruasi dimulai. Dengan ini, pada saat menstruasi selesai, pil KB kombinasi sudah bisa bekerja mencegah kehamilan.

Advertisement

Namun, jika Moms ingin mengonsumsi pil ini pada saat tidak sedang menstruasi, waktu terbaik adalah tujuh hari sebelum pil tersebut bisa benar-benar mencegah kehamilan. Pada rentang waktu ini, Moms disarankan untuk tetap menggunakan kontrasepsi lain ketika berhubungan intim.

Pil KB kombinasi ini tersedia dalam banyak merek dengan paket yang variasi juga loh, Moms. Di antaranya adalah pil KB kombinasi 21 hari, 28 hari, 91 hari dan 365 hari. Seperti dilansir dari Alodokter, paket 21 hari berisi 21 pil untuk dikonsumsi selama tiga minggu. Memasuki minggu keempat, Moms nggak perlu minum pil karena itu adalah waktu menstruasi. Baru setelah minggu keempat Moms bisa mulai konsumsi paket pil ini lagi.

Advertisement

Kalau paket 28 hari berisi pil untuk dikonsumsi setiap hari selama empat minggu, termasuk pada waktu menstruasi. Hanya saja pada waktu menstruasi, yang akan Moms konsumsi hanyalah pil plasebo yang biasanya tersedia empat hingga tujuh butir dalam satu paket.

Sementara paket 91 hari berisi pil untuk dikonsumsi setiap hari selama tiga bulan. Sama seperti paket sebelumnya, pada paket 91 hari ini juga tersedia pil plasebo sebanyak tujuh butir, yang mana artinya Moms hanya akan menstruasi setiap tiga bulan sekali. Sedangkan paket 365 berisi pil aktif yang bisa mencegah menstruasi selama satu tahun. Paket ini juga untuk dikonsumsi selama satu tahun penuh.

Panduan konsumsi pil KB progestin

Ilustrasi pil KB progestin dalam paket 28 hari | Photo by Thought Catalog on Unsplash

Pil KB progestin yang mengandung hormon progesteron sintetik ini biasanya dikonsumsi oleh perempuan berusia lebih dari 35 tahun, perempuan yang punya efek samping terhadap hormon estrogen, sedang menyusui, atau merokok. Pil KB ini biasanya juga akan dianjurkan untuk dikonsumsi perempuan dengan penyakit tertentu, seperti gangguan pembekuan darah, tekanan darah tinggi, hingga dermatitis.

Pil KB progestin ini biasanya hanya dijual hanya dalam paket 28 hari. Spesialnya pil ini adalah dapat memberikan perlindungan mencegah kehamilan lebih cepat dari pil KB kombinasi, yaitu dua hari setelah dikonsumsi.

Aturannya, pil KB progestin dikonsumsi sebanyak satu butir setiap hari, dengan catatan harus diminum pada waktu yang sama atau paling lambat tiga jam dari waktu awal. Misalnya Moms mengonsumsi pil ini pada pukul tujuh pagi, maka keesokan harinya juga harus pada waktu yang sama, atau paling lambat pukul 10 pagi.

Hal penting lainnya yang perlu Moms ketahui adalah semua pil KB, baik pil KB kombinasi maupun pil KB progestin punya efek samping masing-masing. Kecocokannya pun berbeda pada setiap perempuan. Oleh karena itu, sebelum memutuskan mengonsumsi pil KB, Moms harus melakukan konsultasi dengan dokter. Dengan ini dokter dapat memastikan jenis pil KB yang cocok, atau merekomendasikan pilihan alat kontrasepsi lain jika pil KB ternyata tidak cocok untuk Moms.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

get me away from here I'm dying

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE