Kenali Tanda Kulit Sensitif dan Cara Mengatasinya pada Bayi 

Kulit sensitif pada bayi

Penggunaan produk kulit untuk bayi yang baru lahir harus dipilih dengan hati-hati. Sebab kulit bayi yang baru lahir masih rentan dan mudah iritasi akibat pelindung kulit epidermis yang belum terbentuk secara sempurna. Sehingga perlindungan ekstra jelas dibutuhkan buat kulit si kecil.

Kalau salah menggunakan produk, bisa-bisa bakal membuat kulit bayi menjadi kering, kemerahan, timbul ruam, bahkan bisa menjadi dermatitis. Namun, tenang, permasalahan kulit sensitif pada bayi merupakan hal yang wajar dan bisa dicegah. Nah, kira-kira bagaimana, ya, cara mencegah agar kulit bayi tetap terhidrasi dan nggak menjadi sensitif? Well, sebelum tahu caranya, ada baiknya simak dulu beberapa tanda-tanda kulit sensitif pada bayi.

Bayi baru lahir berkulit sensitif | comzeal/iStockphoto via www.hipwee.com

Muncul ruam merah pada kulit bayi

Salah satu tanda kulit sensitif pada bayi adalah munculnya ruam keringat berwarna kemerahan di kulitnya. Ruam ini biasa disebut ruam panas atau ruam keringat karena terjadi akibat tubuh bayi yang panas, sedangkan kulitnya tidak berhasil berventilasi dengan baik. Dikutip dari Orami, pada kondisi tertentu, bayi bisa mengalami kesulitan mengatur suhu tubuh. Akibatnya, keringat terperangkap di bawah kulit lalu berwarna merah dan teksturnya bergelombang.

Permukaan kulit bayi terasa kasar dan pecah-pecah saat disentuh

Ketika permukaan kulit si kecil terasa kasar dan pecah-pecah ketika disentuh, bisa jadi kulit sedang mengalami eksim. Eksim atau dermatitis atopik merupakan kondisi di mana kulit tidak mampu menjaga kelembabannya sehingga menyebabkan peradangan kulit. Biasanya keadaan kulit ini juga dibarengi dengan rasa gatal. Jadi, nggak heran kalau si kecil akan rewel dan menangis karena tidak bisa menahan rasa gatal tersebut.

Kulit bayi mudah terkena berbagai macam penyakit kulit

Dilansir dari Hellosehat, tanda kulit sensitif pada bayi bisa diketahui ketika kulit mudah terkena berbagai macam penyakit seperti biduran, biang keringat, eksim, ruam popok, hingga impetigo (infeksi kulit karena bakteri). Beberapa penyakit tersebut akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari ketika sistem imun dalam bayi juga berkembang dengan baik. Namun, jika tidak kunjung membaik setelah beberapa hari, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter ahli untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Nah, itu dia beberapa tanda kulit sensitif pada bayi yang perlu Moms waspadai. Untuk bisa mencegah dan melindungi kulit sensitif agar tidak semakin parah, maka Moms perlu melakukan beberapa hal berikut:

Harus selektif memilih produk baby | surachetsh/iStockphoto via www.hipwee.com

Pastikan produk yang digunakan merupakan produk khusus bayi

Produk perawatan kulit pada bayi berbeda dengan orang dewasa. Hal ini disebabkan karena kulit pada bayi masih sangat rentan dan belum berkembang secara sempurna. Berbeda dengan kulit orang dewasa yang lapisan pelindung kulit atau epidermisnya sudah sempurna dan mampu mempertahankan kelembapan kulit. Sehingga penggunaan produk yang tidak tepat sasaran bisa memicu kulit bayi terkena iritasi bahkan alergi.

Cek kandungan dan komposisi bahan produk yang digunakan

Memilih produk perawatan kulit untuk bayi memang harus hati-hati, terutama dengan kandungan bahan-bahannya yang bisa memicu alergi dan memperparah kulit sensitif pada bayi. Alkohol, pewangi, paraben, dan SLS (Sodium Lauryl Sulfate) adalah bahan kimia yang hampir selalu ada pada produk bayi. Bahan-bahan inilah yang perlu diwaspadai dan harus dihindari karena bisa memicu reaksi alergi pada kulit sensitif.

Hindari produk yang banyak mengandung busa atau foam ketika digunakan

Seperti yang sudah kita bahas di atas tadi, SLS adalah salah satu bahan pada produk perawatan sabun yang dapat memicu masalah pada kulit sensitif. SLS atau Sodium Lauryl Sulfate yang terkadang disebut juga dengan SLES (Sodium Laureth Sulfate) atau Anionic Surfaktan, merupakan bahan dasar aktif yang umum dipakai untuk produk-produk perawatan dan pembersih tubuh, seperti pembuatan sabun, sampo, dan pasta gigi yang beredar di pasaran, termasuk sabun mandi bayi. Bahan ini berfungsi sebagai foaming atau agen penghasil busa melimpah yang biasanya disukai karena dianggap lebih bersih. Padahal menurut International Journal Toxicology 2, penggunaan SLS dalam jumlah besar terindikasi dapat menyebabkan gangguan sistem imun khususnya yang berkaitan dengan lapisan kulit, lho.

Kulit kering pada bayi | Alexandra_Dinca/iStockphoto via www.hipwee.com

Untuk efek jangka pendek, SLS bisa masuk ke dalam jaringan kulit dan mengikis lemak pada kulit yang bertugas menjaga kelembapan. Makanya nggak heran kalau sabun dengan busa melimpah, yang artinya mengandung banyak SLS, justru bisa membuat kulit kering. Selain itu, SLS yang meresap ke dalam, bisa merusak kulit dari dalam. Akibatnya, kulit jadi sensitif, kemerahan, kasar, timbul eksim, serta rawan alergi dan iritasi. Tak hanya itu, penelitian Cosmetic Ingredient review menyatakan bahwa SLS memiliki potensi menjadi penyebab iritasi mata dan kulit pada level sedang hingga berat. Terutama untuk pengguna yang memiliki kulit kering, sensitif, atau kondisi kulit tertentu seperti eczema dan psiosaris

Sedangkan untuk efek jangka panjangnya, SLS bisa memicu kanker. Duh, ngeri, ya? Karena itu, terutama untuk bayi newborn dan bayi dengan kulit sensitif disarankan untuk membeli produk sabun yang bebas dari kandungan SLS. Sebagai gantinya, cari produk yang “Sulphate Free”, “SLS Free”, atau bisa juga “No Added SLS”, yang menyatakan bahwa produk tersebut tidak mengandung SLS.

Pilih produk bayi dengan komposisi yang aman dan khusus untuk kulit sensitif seperti PUREBB Liquid Soap. PUREBB Liquid Soap adalah sabun cair yang merawat kulit sensitif bayi dari iritasi dan gangguan kulit lainnya seperti eksim, biang keringat, ruam dan alergi.

Selain tidak mengandung SLS, PUREBB Liquid Soap juga aman karena low hazard, lho. Low Hazard merupakan konsep internasional terbaru yang menandakan bahwa produk untuk bayi perlu menggunakan bahan baku dan material yang rendah hazard level-nya. Hal itu berarti bahwa PUREBB Liquid Soap memiliki tingkat keamanan yang tinggi karena mengandung bahan-bahan alami.

PUREBB Liquid Soap diperkaya dengan oat kernel, chamomile, allantoin, dan panthenol. Serta sudah teruji klinis dermatologically tested dan cocok untuk bayi yang baru lahir, prematur, dan berkulit sensitif.

PUREBB Liquid Soap diproduksi di perusahaan farmasi, sehingga lebih terjamin dan aman karena bukan produk cosmetic baby biasa. Apalagi PUREBB Liquid Soap merupakan salah satu produk dari brand yang sudah berumur 10 tahun dan di perusahaan farmasi standar GMP (Good Manufacturing Practice).

Tidak perlu busa melimpah atau wangi semerbak, yang penting kulit bayi bersih, lembap dan bebas dari iritasi kulit dan masalah kulit lainnya. Tidak perlu produk impor atau mahal, yang penting produk dengan standar farmasi. Jadi, pasti aman untuk kulit bayi, terutama bayi baru lahir, bayi lahir prematur, dan bayi dengan kulit sensitif.

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.

Editor

I know I glow up

CLOSE