5 Tanda Jika Anak Laki-Laki Sedang Mengalami Pubertas. Orang Tua Wajib Tahu!

Tanda Puber Pada Anak Laki-laki

Tak hanya anak perempuan saja yang mengalami masa puber, tapi anak laki-laki nantinya juga akan mengalaminya. Masa puber atau pubertas adalah suatu tahap perkembangan seorang anak menjadi dewasa secara seksual. Anak laki-laki pada umumnya akan mengalami masa pubertas di usia antara 9 sampai 14 tahun. Pubertas pada anak laki-laki memang lebih lambat jika dibandingkan dengan anak perempuan, hal tersebut juga dikatakan oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

Advertisement

Sebagai orang tua pastinya juga harus memerhatikan masa puber pada anak laki-lakinya karena hal tersebut tak akan terulang kembali. Masa puber itulah yang nantinya merupakan masa pertumbuhan kedua tercepat setelah masa bayi. Banyak perubahan yang akan dialaminya. Moms juga bisa mengetahui dengan mudah lewat tanda-tanda berikut ini.

1.Perubahan pada suara. Suara seringkali menjadi penanda paling mudah ditebak ketika anak laki-laki memasuki masa puber

https://www.pexels.com/photo/elder-sister-and-brother-studying-at-home-3769981/

Suara si kecil yang dulunya kecil mendadak berubah lebih berat adalah tanda kalau anak Moms telah memasuki masa pubertas. Ini merupakan tanda paling signifikan dari anak laki-laki yang sudah mulai puber. Bahkan perubahan suara tersebut kadang juga tidak disadari si anak. Yang seringkali sadar adalah orang tuanya. Kalau Moms mendapati suaranya mulai berubah, selamat ya Moms!

2.Mengalami mimpi basah. Pada celana mereka akan ada cairan semen dari kemaluannya

Photo by Isabelli Pontes from Pexels

Mungkin beberapa anak laki-laki malu untuk mengatakan pada orang tuanya kalau ia telah mengalami mimpi basah. Meski begitu, terkadang ketika celanannya dicuci akan terlihat ada bercak mirip cairan sperma yang menandakan kalau si anak telah resmi memasuki masa pubertas.

Advertisement

3.Perubahan pada testis. Volume testis yang berubah juga menandakan kalau mereka mengalami pubertas

Photo by kat wilcox from Pexels

Tanda ini mungkin masih banyak yang abai karena tidak semua laki-laki mengalami masa pubertas tepat waktu. Bagi mereka yang pada usia 14 tahun namun belum ada perubahan volume pada testis, maka bisa dibilang mengalami keterlambatan pubertas. Dalam hal ini, orang tua khususnya seorang ibu harus tahu apa yang dialami putranya.

4.Perubahan emosi dan perilaku. Masa puber akan membuat mereka lebih peka terhadap hal kecil misalnya akan lebih menjaga penampilan ketika  mulai muncul jerawat

Photo by cottonbro from Pexels

Anak laki-laki yang telah memasuki masa pubertas biasanya akan terlihat dari perilaku dan emosinya. Mereka akan mulai lebih peka terhadap lawan jenis. Selain itu juga akan lebih menjaga penampilan agar dirinya lebih menarik khususnya di mata lawan jenis. Namun hal tersebut wajar dan tak perlu dikhawatirkan. Masa remaja memang begitu.

5.Mengalami perubahan pada fisik. Anak laki-laki yang telah memasuki masa pubertas akan terlihat lebih tinggi dan kenaikan berat badan

Advertisement

Photo by Min An from Pexels

Seorang ibu pada dasarnya akan lebih paham perubahan anak laki-laki ketika mereka mulai tampak lebih tinggi yang diikuti dengan kenaikan berat badan. Hal ini membuat perawakan mereka sangat berbeda mulai dari dada yang lebih bidang dan pertumbuhan pada otot tubuh tertentu.

Dengan memasuki masa pubertas maka orang tua juga harus mencari cara baru mendidik anak remaja. Banyak sekali tantangan yang harus dihadapi ketika mendidik anak yang mulai mengenal asmara dan hal lain yang tidak dikenal sebelumnya. Untuk itu, orang tua harus memikirkan cara didik yang asyik untuk anak yang sudah memasuki masa pubertas.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

A professional Overthinker.

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE