Nama Afi Nihaya Faradisa bebarapa waktu terakhir menjadi salah satu topik hangat di kalangan publik tanah air. Awal ‘naik daun’-nya perempuan berusia 18 tahun ini adalah karena tulisannya yang berjudul “Warisan”. Tulisan yang ia unggah di media sosialnya ini dianggap mewakili kebenaran dan nggak sedikit yang merasa tercerahkan dengan isi tulisannya tentang agama ini. Karena tulisan itu pulalah, Afi diundang ke berbagai acara penting untuk dijadikan narasumber. Dari undangan Istana, sampai beberapa media dan perguruan tinggi ternama.

Di tengah popularitasnya tersebut, Afi harus menelan pil pahit. Pasalnya, beberapa tulisan yang diunggah melalui media sosialnya itu terbukti merupakan tulisan orang lain. Meski sempat menolak tuduhan plagiasi, akhirnya Afi mengakui kalau tulisannya berjudul “Belas Kasih Dalam Agama Kita” bukanlah murni hasil bikinannya. Tak ayal, Afi karena plagiasi yang ia lakukan ini membuat Afi menjadi bahan bully-an netizen.

Nggak sampai di situ, nama Afi kembali muncul ke permukaan setelah ia mengaku dekat dengan seorang wanita bernama Catherine Olek, yang merupakan pemilik video yang sempat dia tiru. Dan lagi-lagi, hal tersebut adalah kebohongan belaka, karena Olek sendiri yang mengklarifikasinya. Cek sendiri deh klarifikasinya di akhir ulasan Hipwee News & Feature ini!

Kejadian ini bermula saat Afi mengaku kalau dia berhubungan baik dengan Olek, wanita pemilik video yang dia tiru

Klarifikasi Catherine Olek tentang pernyataan Afi Nihaya

Beberapa hari lalu, sebuah media online tanah air, CNN Indonesia, menerbitkan sebuah berita berjudul “Afi Nihaya Faradisa: Bullying Bentuk Apapun Tak Sehat”. Berita tersebut merupakan hasil wawancara langsung dengan Afi. Dalam berita tersebut, dijelaskan bahwa Afi merasa tertekan dan terganggu psikologisnya karena cyber bullying yang ia terima. Afi, dalam wawancaranya juga mengingatkan publik agar tidak percaya 100 persen soal berita tentang dirinya di luar sana. Ia mengaku bahwa lebih 50 persen berita tersebut tidak benar.

Advertisement

Lalu wawancara pun berlanjut tentang sebuah video yang diunggah Afi melalui akun Instagram-nya beberapa waktu lalu. Video tersebut juga dituding merupakan hasil plagiasi dari video korban bullying bernama Amanda Todd. Memang, video Afi yang mempertanyakan kenapa orang-orang bisa dengan gampang melakukan bullying seperti itu sangat mirip dengan sebuah video yang juga berisi kata-kata yang sama. Lalu Afi mengklarifikasi bahwa sebenarnya ia tidak meniru Amanda Todd, melainkan seorang wanita bernama Catherine Olek. Ia bahkan mengaku kalau hubungannya baik dan saling menguatkan satu sama lain soal bullying ini.

Afi menuturkan dirinya juga sudah berkomunikasi dengan Olek dan bahkan berencana membuat video bersama tentang kampanye anti bullying dalam waktu dekat.

“Malah ia merasa senang saya mengomentari videonya. Saya dan dia bahkan sering chatting dan menguatkan satu sama lain.” sebagaimana dilansir CNN.

Namun tak lama setelah berita tersebut menyebar, sang pemilik video mengklarifikasi kalau apa yang dikatakan Afi adalah tidak benar

Klarifikasi Catherine Olek tentang pernyataan Afi Nihaya

Dari pengakuannya ke media itulah ‘drama’ tentang Afi ini terjadi kembali. Entah dari mana mulainya, Catherine Olek, nama yang dicatut oleh Afi tersebut mengklarifikasi kalau apa yang dikatakan oleh Afi nggak semuanya benar. Di sebuah akun Instagram yang menuliskan pemberitaan tentang Afi yang mengaku meniru video dari Olek tersebut, langsung diklarifikasi oleh Olek sendiri melalui akun Instagramnya, @xtcatlo.

“JUST TO BE CLEAR, I HAVE NOT BEEN IN FREQUENT CONTACT WITH AFI AND I DO NOT CONDONE ANY OF HER BEHAVIORS” (Biar jelas, saya tidak melakukan kontak secara intensif dengan Afi dan saya tidak memberi izin atas apa yang ia lakukan).

Nggak sampai di sana, Olek pun akhirnya membuat sebuah video berdurasi sekitar 18 menit melalui channel Youtube-nya. Dalam potongan video yang juga ia unggah melalui akun Instagramnya tersebut, Olek menegaskan kalau dia sama sekali nggak berhubungan intensif dengan Afi. Ia hanya pernah berkomunikasi sebanyak dua kali. Ia bahkan bilang kalau nggak saling mengenal satu sama lain. Ia hanya ikut prihatin dengan cyberbullying yang diterima Afi atas videonya yang meniru Olek tersebut.

Klarifikasi inipun tentu menambah panjang deretan “kebohongan” Afi di depan publik

Klarifikasi Catherine Olek tentang pernyataan Afi Nihaya via www.youtube.com

Klarifikasi dari Olek ini tentu saja menjadi semacam bumerang bagi Afi. Niat awalnya yang ingin mengklarifikasi bahwa video tersebut ia tiru dari Olek dan hubungannya dengan wanita tersebut ternyata baik dan bahkan bisa dibilang dekat karena saling menguatkan satu sama lain, ternyata dibantah secara langsung oleh Olek sendiri. Ia merasa tidak berteman dengan Afi, bahkan tidak mengenal satu sama lain. Mereka hanya pernah berkomunikasi dua kali dan itupun hanya sebatas membahas tentang video yang ia plagiasi.

Entahlah apa yang bakal dijawab Afi setelah ini. Tapi yang jelas, kejadian ini bukan yang pertama kalinya. Tulisan berjudul “Belas Kasih Dalam Agama Kita” menjadi ujung tombak pertama kali Afi terbukti melakukan plagiasi. Lalu disusul dengan videonya yang ternyata juga meniru orang lain. Dan sekarang, tentang dirinya yang “mengaku-ngaku” kalau berteman baik dengan sang empunya video.

Meski dunia kita saat ini emang rawan hoax, tapi ternyata positifnya, zaman sekarang cukup mudah juga menguak atau mengecek kebohongan seseorang. Masalahnya semua ada dan serba terhubung lewat internet. Tinggal bagaimana sikap kita saja menghadapi berita atau informasi yang ada. Ya pinter-pinter aja sih biar nggak mudah dikibuli. Yang emang niat ngibuli, kayaknya harus ekstra pinter biar nggak ketahuan…

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya