Beberapa waktu yang lalu Hipwee pernah mengulas apa itu hyper-sensitive person di artikel ini. Nah, demi menambah wawasanmu soal fenomena psikologis ini, kali ini Hipwee ingin memaparkan dengan ringan tentang hal-hal apa saja yang sering dialami oleh orang yang memiliki tingkat sensitivitas tinggi.

Barangkali kamu bahkan belum sadar kalau kamu punya kecenderungan HSP. Namun kalau kamu sering merasakan hal-hal di bawah ini sehari-hari, kemungkinan besar kamu adalah highly sensitive person!

 

1. Tak Ada Hujan Tak Ada Angin, Perasaanmu Bisa Terasa Sangat Intens

Emosimu bisa terasa sangat intens via kiddran.tumblr.com

 

Advertisement

 

2. Saat Ada Rasa Senang Atau Rasa Sedih yang Datang, Kamu Merasakannya Dengan Sangat

Kamu merasakan semua perasaan dengan sangat via www.ifcfilms.com

Kamu dengan mudah bisa memanggil kembali perasaan sejenis yang pernah kamu rasakan. Saat menonton film yang menceritakan tentang sepasang kekasih yang tidak bisa saling melupakan, kamu bisa dengan mudah menangis heboh. Kamu bisa merasakannya dengan jelas, karena kamu pernah merasakannya. Walau sudah bertahun-tahun lalu.

 

3. Kamu Dengan Mudah Terhubung Dengan Emosi Orang Lain

Kamu bisa dengan mudah terhubung ke perasaan orang lain via p3.no

Orang lain bisa cuek aja sama perasaan orang lain. Tapi kamu nggak bisa.

 

4. Ketika Ada Orang Curhat, Kamu Bisa Merasakan Apa yang Dia Rasakan Secara Intens

Dicurhatin orang bisa membuatmu merasakan perasaan mereka via www.huffingtonpost.com

Karena ini juga kamu jadi tempat curhat favorit teman-temanmu.

 

5. Curhatan Orang yang Menyedihkan Atau Berita Sedih Bisa Membuatmu Kepikiran Berhari-Hari

Curhatan orang bisa bikin kepikiran berhari-hari via dreamofdesign.tumblr.com

Rasa empati HSP memang sangat tinggi. Empati ini dihasilkan dari kemudahannya terhubung dengan perasaan orang lain. Maka jangan heran kalau kamu bisa memikirkan hal yang orang anggap “remeh” saja.

 

6. Kamu Sering Banget Beli Barang-Barang Nggak Jelas Macam Ini Cuma Karena 1 Alasan…..

Beli barang-barang aneh cuma karena kasihan via plazasemut.blogspot.com

Kasihan sama penjualnya 🙁

 

 

7. Imajinasi Dan Tingkat Kreativitasmu Sangat Tinggi

Imajinasimu sampai ke awang-awang via galleryhip.com

 

8. Kadang, Tiba-Tiba Saja, Kamu Bisa Mendapatkan Ide yang Terasa Sangat Kuat. Kamu Merasa Harus Segera Menuangkannya

Ada dorongan kuat untuk menumpahkan ide via rachelleandcinema.blogspot.com

Ide-ide absurd sering datang padamu ditengah kegiatan. Waktu melihat noda sampo yang jatuh di kamar mandi misalnya. Kamu bisa dengan cepat menjadikannya ide cerita untuk cerpen yang berkisah soal hubungan noda masa lalu dengan identitas.

 

9. Jika langsung dieksekusi, ide yang datang secara random itu sering bisa jadi karya yang bagus

Jika segera dieksekusi, karya itu bisa sangat bagus via swoozie.tumblr.com

Ide yang datang padamu biasanya cemerlang. Kamu bisa dengan mudah terhubung dengan perasaan orang lain dan mengekspresikannya lewat hasil karyamu. Sensivitasmu terhadap perasaan orang lain akan tercermin dalam karyamu. Tidak jarang orang akan bilang. “Uuuuh gue banget, deh” ketika melihat karyamu.

 

10. Karya Seni Seperti Lukisan, Puisi , Tarian dan Berbagai Jenis Musik yang Bagi Orang Lain Membosankan Bisa Sangat Kamu Nikmati

Karya seni sangat kamu nikmati via singlikenooneslistening.com

 

11. Karya Seni Juga Bisa Memberikan Dampak yang Besar Padamu

Kamu bisa menangis cuma karena mendengar musik bagus via galleryhip.com

Lihat film sedih sedikit saja kamu bisa menangis. Mendengar musik opera yang bagus bisa membuatmu super bahagia. Terkadang, minum kopi yang enak banget juga bisa membuatmu ingin meneteskan air mata saking nikmatnya.

 

12. Kamu Nggak Kuat Saat Menonton Film yang Banyak Menonton Adegan Kekerasan

Film dengan banyak adegan kekerasan membuatmu kalut via dbkomik.com

Rasa nyeri dan sakit yang tergambar di film bisa kamu rasakan di badanmu

 

 

13. Teman-Teman Mengenalmu Sebagai Orang yang Punya Pikiran “Dalam”

Kamu dikenal punya pikiran yang “dalam” via niels85.wordpress.com

 

14. Yeah, Kamu Memang Bisa Memikirkan Esensi Dibalik Semua Hal

Kamu memang bisa memikirkan esensi dibalik semua hal via thisismybipolarlife.wordpress.com

Ketika ada temanmu yang curhat soal pacarnya yang selingkuh, pikiranmu langsung bercabang kemana-mana. Sampai memikirkan esensi komitmen lah, tulus atau tidak tulusnya kesetiaan sampai ke masalah apakah hati memang hanya cukup diisi oleh satu orang saja.

 

 

15. Overthinking adalah kebiasaanmu

Overthinking sudah jadi kebiasaan via thisismybipolarlife.wordpress.com

*Pengen ngomong minta uang ke orang tua untuk beli sandal*

*Udah takut duluan bakal dibilang, “Nanti aja, Mama lagi gak punya uang”

Akhirnya kamu hanya diam dan memendam perasaanmu.

 

 

16. Tidak Jarang Kamu Dijuluki “Bijak” Karena Pikiranmu Itu

Karena pikiranmu yang “dalam” kamu sering dijuluki bijak via wpmedia.o.canada.com

Kamu sebenarnya nggak bijak. Cuma semuanya dipikirin.

 

 

17. Ketika Harus Mengambil Keputusan, Kamu Memikirkan Perasaan SEMUA Orang

Sebelum mengambil keputusan, kamu mempertimbangkan perasaan semua orang via www.criterion.com

Kamu tidak mau menyakiti perasaan orang lain. Gak papa deh kamu yang berkorban, asal orang lain senang.

 

 

18. Dampaknya, Kamu Ragu-Ragu dan Lama Dalam Mengambil Keputusan

Kamu memikirkan berbagai aspek sebelum mengambil keputusan via www.criterion.com

Temanmu: “Jadi gimana?”

Kamu: “Hmmmmm….” (di otakmu ada bayangan soal bagaimana orang lain akan bereaksi mengenai keputusanmu)

Temanmu: “Jadi gimana?”

Kamu: “Hmmmmm…..”

#RAUWISUWIS

 

 

19. Suara Keras, Lampu Terlalu Terang Dan Ruangan yang Berisik Membuatmu Tidak Nyaman

Stimulan terlalu keras membuat kamu tidak nyaman via audicionyequilibrio.com

Sensormu mencerna semua hal yang masuk ke tubuhmu dengan sangat. Rangsangan dengan intensitas tinggi yang datang dari luar tubuh bisa membuatmu merasa tidak nyaman.

 

 

20. Terlalu Sering Berinteraksi Dengan Orang Lain Membuatmu Lelah

Mungkin kamu cuma lelah via www.marry-mint.com

Terlalu banyak bertemu orang membuatmu sangat lelah. Rasanya cuma pengen goler-goler dan tidur siang aja deh kalau udah kebanyakan ketemu orang.

 

 

21. Setelah Menghadiri Agenda-Agenda Sosial Seperti Ketemuan Sama Teman Atau Reuni, Kamu Butuh Waktu Untuk Sendiri

Inilah penampakanmu setelah terlalu banyak bertemu orang via www.deviantart.com

Ketemu orang terus membuat kamu cranky dan tidak stabil secara emosi.

KAMU- CUMA – BUTUH – WAKTU – SENDIRI

 

22. Tanpa Alasan yang Jelas, Kamu Sering Cemas Karena Takut Teman-Temanmu Tidak Menyukaimu

Socially awkward is your thing via hat-kid.deviantart.com

 

23. Kamu Selalu Susah Untuk Bilang “Tidak” Pada Ajakan Orang Lain

Ngomong “nggak” itu susah banget via abduzeedo.com

Mending suruh ujian deh dibanding suruh nolak ajakan orang. Nggak enak banget, takut nyakitin……

 

24. Kamu Juga Sulit Menyampaikan Maksudmu Secara Langsung

Emmm…jadi gini….. via fromawhispertoaroar.com

Kamu selalu memilih menyampaikan sesuatu secara “tersirat” dibanding mengatakannya dengan to the point.

 

25. Sebelum Menyampaikan Sesuatu Ke Orang Lain, Di Otakmu Sudah Tergambar Skenario Tentang Apa yang Akan Orang Tersebut Katakan. Karena Itu, Kamu Harus Hati-Hati

Kamu adalah anak manis yang selalu ingin menjaga perasaan orang lain via theblacksheepgallery.wordpress.com

Maksud hati sih pengen pulang duluan. Tapi, lihat teman-teman kantor masih sibuk kerja ya duduk dulu aja deh. Nggak enak kalau pulang duluan. Nanti digosipin, dibilang males, dibilang pulang cepet terus.

NGGAK ENAKAN ADALAH MASALAH UTAMAMU.

 

26. Tidak Jarang Kamu Dijuluki “Lebay” Karena Terlalu Membawa Semuanya Ke Hati

Siapa yang lebay, coba? via ayumulyara.blogspot.com

Siapa yang lebay coba? Yeah, mereka memang tidak bisa merasakan yang kamu alami.

 

 

27. Karena Banyak Berpikir dan Mempertimbangkan Berbagai Hal, Kamu Juga Kerap Dikira Pendiam

Pendiam? Siapa yang pendiam sih? via simplysamaa.tumblr.com

 

28. Kamu Kesel Kalau Orang Bilang, “Udah deh..Jangan Terlalu Dirasain!”

What? Jangan dirasain? via l3reezer.wordpress.com

“Heh? Apa? Jangan dirasain? Jangan dirasain begimana kalau emang kerasa?”

 

29. Nggak bisa Bro, nggak bisa! Lo pikir perasaan ada tombol on-off nya?

Maaf. Gimana maksudnya ya perasaan kok bisa suruh dimatiin?

KZL.

 

30. Tidak Semua Orang Bisa Paham Kalau Kamu Adalah Hyper Sensitive Person. Kamu Juga Gak Bisa Memaksa Mereka Untuk Memahami Kondisimu

Ini hidupmu, kamu berhak mengontrolnya via travel.kingsgo.com

Akhirnya, kamu hanya berusaha berdamai dengan kondisimu ini. Belajar menyalurkan emosi yang sangat intens ke berbagai kegiatan lain. Tapi biar bagaimanapun kamu bersyukur, kok. Sebagai HPS kamu bisa punya empati yang tinggi terhadap orang lain.

 

Setelah membaca tanda-tanda diatas, apakah kamu merasa banyak kecocokan? Kalau iya, berarti kamu memang hyper sensitive person. Tenang aja, kamu nggak sakit kok! Selama kamu mau mencoba, gempuran emosi itu selalu bisa dialihkan ke hal-hal positif yang bisa membawa kebaikan dalam hidupmu.