Kalau kamu sekarang ada di usia 20-an, kemungkinan kamu sedang dalam posisi start perjalanan meniti karir dan mengumpulkan pundi-pundi uang. Punya penghasilan sendiri membuatmu perlahan-lahan tak lagi bergantung kepada orangtua. Kamu bebas melakukan apapun yang kamu mau pastinya dengan tanggung jawab yang lebih besar dari sebelumnya.

Di saat yang bersamaan, kamu mulai sadar kalau orangtuamu tidak akan hidup selamanya. Melihat kerutan-kerutan di kulit mereka, membuatmu merasa berpacu dengan waktu untuk membahagiakan mereka berdua. Memang, harus diakui membahagiakan orangtua gampang-gampang susah. Di usia dengan emosi yang masih sering meledak-ledak membuatmu sulit menyamakan isi kepalamu dengan apa yang diharapkan oleh orangtua dari kamu. Berikut ini adalah hal-hal sederhana yang sering tidak kamu sadari bisa menjadi cara untuk membahagiakan mereka:

1. Mendengarkan curhatan orangtua meskipun cerita tersebut diulang-ulang

Bosan dengan cerita yang sama via http://kittentoob.com

Pernah kan ayah atau ibu cerita tentang tetangga yang seringkali tidak kamu kenal. Udah gitu, ceritanya pun diulang-ulang. Sebenarnya, kamu sudah sering mendengar cerita itu. Tapi, apa salahnya kamu merespon seakan-akan kamu baru pertama kali mendengarkan cerita tersebut. Toh, waktu kecil kamu pasti lebih sering mengulang kata-kata atau pertanyaan ke ayah dan ibu tapi mereka tetap sabar menjawab.

2. Mengiyakan nasihat orang tua dan hindari berargumen

Mendengarkan nasihat orang tua via http://www.nydailynews.com

Meskipun kamu kerap tidak setuju dengan pendapat mereka karena nilai-nilai yang kamu anggap kuno, terimalah perbedaan tersebut. Jika tensi sudah meninggi, alih-alih terpancing emosi, kamu bisa mengiyakan saja dulu apa yang mereka utarakan. Bisa juga alihkan topik demi menghindari konflik yang lebih besar. Kalau sampai nada suaramu meninggi, pastinya orangtua akan sakit hati karena merasa tidak dihormati. Satu lagi, jangan selalu merasa benar. Ya memang, kebanyakan orang tua tidak mengikuti perkembangan zaman sekarang sehingga ada beberapa hal yang mungkin kamu lebih tahu.

Advertisement

Buat mereka paham dengan memberikan contoh kasus dan bukti atau data yang valid. Bukan sekedar argumen berdasarkan rasa percaya diri merasa yang lebih tahu.

3. Sesibuk-sibuknya dengan aktivitasmu usahakan menyisihkan waktu untuk mengobrol dengan ayah dan ibu

Menjaga komunikasi dengan orang tua via https://www.whistleout.com.au

Sepulang bekerja ada baiknya tidak langsung meringkuk di kamar walau badan sudah lelah. Kamu bisa membuat obrolan dengan orangtuamu dari hal remeh seperti betapa menyebalkannya bos di kantor atau pekerjaan yang tak kunjung usai, hingga hal besar seperti rencana berhenti bekerja untuk memulai usaha sendiri atau bahkan pernikahan.

Orang tuamu sudah hidup lebih lama dari kamu, tentunya pengalamannya juga lebih banyak. Berkonsultasi dengan mereka akan menimbulkan perasaan dihargai dan dibutuhkan.

Kembali lagi ke poin sebelumnya, mungkin saja pendapat yang diberikan tidak sesuai dengan yang kamu harapkan. Namun, minimal kamu sudah menjaga komunikasi dengan ayah dan ibu. Bagi kamu yang sudah tidak tinggal serumah dengan orangtua, sempatkan berbincang via telepon. Jangan sampai ketika mereka sudah pergi, ada perasaan menyesal karena kurangnya waktu bercengkerama.

4. Kalau kamu mempunyai adik yang masih belum lulus sekolah atau kuliah, bantu ayah dan ibu untuk menjaga dia

Membantu menjaga saudara kandung yang lebih muda via http://www.hollywood.com

Misalnya jika dia harus pulang malam karena tugas atau kumpul dengan teman-teman, pastikan dia pulang dengan selamat. Entah dengan memastikan via telepon atau jika memungkinkan menjemputnya pulang. Sederhana tapi cukup membantu orangtuamu terhindar dari rasa cemas. Lagipula, orangtuamu pasti senang melihat anak-anaknya dekat dan saling menjaga satu sama lain.

5. Orang tua mana yang tidak senang kalau anaknya punya pekerjaan yang bisa ia pamerkan ketika berkumpul dengan teman atau sanak saudaranya

Memiliki pekerjaan atau karir cemerlang via http://www.mebiso.com

Bekerjalah dengan sepenuh hati hingga akhirnya kamu menduduki posisi yang penting di perusahaan tempatmu bekerja. Kalau kamu baru memulai perjalanan sebagai karyawan, carilah perusahaan yang namanya familiar. Begitu juga untuk yang memilih jalan berwiraswasta, kembangkan usahamu sampai besar. Jika pada akhirnya kamu hanyalah seorang staff di perusahaan yang biasa saja, berbagi ceritalah dengan orangtuamu mengenai tanggungjawab pekerjaan yang dibebankan kepadamu. Mereka akan bangga betapa anaknya sangat dibutuhkan di kantornya.

6. Ada pepatah mengatakan money cannot buy happiness, percayalah itu semua tergantung dari cara kamu menggunakannya

Menyenangkan orangtua dengan punya banyak uang via http://www.xmuda.com

Uang yang banyak bisa jadi alat menyenangkan orangtuamu.

Mulai dari hal sederhana seperti ajak mereka makan ke tempat yang enak dan belum pernah mereka coba sebelumnya, hingga mengajak jalan-jalan ke daerah yang belum pernah mereka kunjungi.

Kalau ada uang lebih, bisa saja ajak mereka jalan-jalan ke luar negeri. Coba kamu bayangkan, berapa lama mereka berpeluh-peluh bekerja keras mencari uang dan membesarkan kamu hingga pasti rencana liburan hanyalah prioritas kesekian bagi mereka. Di saat usia orangtuamu yang sudah senja inilah, saatnya mereka benar-benar bersantai menikmati hidup.

7. Menemukan pasangan hidup, menikah, dan menghadiahi mereka cucu

Menikah dan bekeluarga via http://www.dokter.id

Yang ini memang agak sulit untuk yang belum menemukan pasangan hidup yang tepat. Permasalahan yang sama juga dihadapi bagi mereka yang masih ingin mengejar karir atau yang tidak memiliki keinginan untuk menikah apalagi memiliki anak. Kabar buruknya, masih banyak orang tua yang ingin disenangkan dengan melihat anaknya menikah dan memberikan mereka cucu. Bagi mereka, hal ini bagaikan sebuah pencapaian dalam hidup.

Namun, rasa-rasanya poin ini bersifat optional. Menikah adalah keputusan yang besar dengan tanggung jawab yang besar juga.

Jangan dipaksakan, toh pada dasarnya manusia tidak akan pernah puas. Setelah menikah, orangtuamu pasti akan menuntut hal lain yang yang dirasa bisa menyenangkan hati mereka. Bagi kamu yang mungkin belum bisa menyanggupi poin yang satu ini, cobalah memenuhi poin-poin yang sudah disebutkan sebelumnya. Setidaknya, kamu bisa menyenangkan orangtuamu melalui cara yang lain.