Dear Ayah,

Assalamualaikum, apa kabarmu ayah? Sehatkah dirimu disana? Bagaimana ibu dan kakak baikkah mereka ? semoga kalian sehat dan tetap selalu dalam lindunganNya.aamiin

Ayah tahukah kau bahwa saat ini aku merindumu lebih banyak dari sebelumnya sehingga aku membuat surat kecil ini untukmu,

Ayah aku ingin saat ini berada didekatmu, bercerita banyak hal bersamamu, bersandar dibahumu ketika lelahnya sang waktu memberiku aktivitas.

Ayah terima kasih atas segala cinta kasihmu, terima kasih atas segala dukungan yang kau beri selama ini hingga anak perempuanmu ini telah mampu menyelesaikan studynya di kota “Daeng”, masih tak menyangka anakmu ini menciptakan perubahan besar dalam dirinya dan itu semua adalah berkatmu, karna dorongan dan cintamu kepadaku hingga anakmu mengenal pendidikan tinggi (S1) dan mendapat ilmu yang tidaklah pernah kau dapatkan, baik ibu ataupun saudaraku.

Advertisement

Terima kasih Ayah atas segala didikan yang kau tanamkan pada diriku hingga aku tak pernah lupa atas segala tujuanku merantau dan jauh darimu, aku bisa menjaga diri sampai hari ini semua adalah berkatmu karna semua pesan-pesanmu ketika aku beranjak dari rumah menuju kota pendidikanku, aku selalu mengingat segala pesanmu itu.

Ayah tahuka kau bahwa selama aku menuntut ilmu di perguruan tinggi begitu banyak ku kenal sosok lelaki yang ingin menjadi sepertimu yang ingin menggantikan posisimu menjagaku, namun ternyata aku tak menemukan dirimu dalam diri mereka, sehingga satu per satu ku abaikan kehadiran mereka Ayah, namun bukan karna aku sombong hanya saja aku takut terluka oleh mereka.

Ayah, hidup keras dan jauh darimu itu sungguh sulit namun selama ini aku selalu belajar, belajar tak mengeluh karna kutahu kaupun tak pernah mengeluhkan aku yang selalu merengek ketika butuh uang atau ketika aku sakit dan tak ada yang mengurus, yang dimana aku tahu persis kau bekerja ini itu hanya untuk masa depanku dan aku kadang tak peduli akan hal yang kau kerjakan, sungguh Ayah engkau adalah sosok yang patut untuk selalu ku banggakan.

Kau tahu bahwa aku selalu membanggakan dirimu di depan mereka, baik di dunia nyata maupun dalam dunia maya (social media), iyyah bukan ingin pamer disana hanya saja kau memang selalu pantas ku banggakan Ayah dimanapun, kapanpun dan dengan siapapun aku, walau aku tahu kau tak berada disosial mediaku dan melihat segala tulisan juga gambar2ku, namun namamu tetap selalu kubawa disana.

Tahukah Ayah bahwa aku begitu beruntung memilki sosok dirimu, begitu besarnya kuasa Allah menciptakan dirimu dengan bakat seperti itu, balasanku atas segala cintamu belum juga terjadi namun syukurku atas adanya dirimu selalu ada,

Ayah do’akan selalu anakmu ini semoga apa yang kau harapkan pada hasil pendidikanku segera ku wujudkan, semoga segala cita-cita dan impianku di restui oleh yang kuasa. aamiin

Do’akan anakmu ini kelak mampu menjadi seorang penulis sekaligus inspirator sesama, menjadi seorang pendidik yang cerdas, juga menjadi perempuan hebat dalam berumah tangga, itulah semua impian sederhanaku Ayah, sungguh manis bukan? Hehe,

Ayah, izinkan aku tetap dengan jalanku sekarang jauh darimu dan selalu memiliki rindu untuk pulang, kau tahu Ayah saat jauh darimu juga dari Ibu rasa rindu akan selalu membuatku ingin “pulang” dan itu adalah hal terindah yang ingin selalu kurasakan karna ketika “pulangku kembali bersama kalian waktu akan terasa begitu sangat berarti”, itulah nikmat kebersamaan kita.

Ayah, jikalau pun kelak ada sosok orang lain yang lebih dari dirimu ataupun sama dengan dirimu, aku berharap tidak lain dialah “suamiku” yang menggantikan posisimu menjagaku dan memenuhi segala tanggung jawabmu selama ini terhadapku.

Thanks for all you have given me, love you dad 🙂