Jawa Timur akhir-akhir ini semakin ‘seksi’ sebagai daerah tujuan wisata. Di kota seperti Pacitan, Malang, hingga Jombang, ternyata masih banyak surga yang belum terekplorasi sepenuhnya. Tapi selain beberapa daerah di atas, Jawa Timur juga punya kekayaan dan keindahan di salah satu daerah yang belum pernah Hipwee ulas: Madura.

Di pulau yang terkenal dengan kuliner satenya ini, ada banyak sekali spot wisata yang menarik dikunjungi. Bagi kamu yang dalam waktu dekat berencana untuk berlibur ke Madura, berikut ini Hipwee buatkan daftar nama tempat yang wajib dikunjungi saat berlibur ke sana!

1. Masyarakat Madura memang dikenal dengan kuatnya tradisi agama. Wajar saja jika Museum Keraton Sumenep punya Al-Qur’an raksasa.

Alquran raksasa via nivielsandy.blogspot.com

Tidak berbeda jauh dengan destinasi wisata lainnya di Indonesia, Madura juga memiliki objek wisata budaya yang menyimpan cerita bersejarah. Salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi untuk memperkaya pengetahuanmu tentang sejarah Kota Madura adalah Museum Keraton Sumenep. Di tempat ini kamu bisa melihat kereta keraton dari abad ke-18. keramik dari Dinasi Ming, naskah kuno, dan lain sebagainya.

Hal menarik lainnya yang ada di museum ini adalah adanya Alquran berukuran raksasa. Alquran ini memiliki panjang 4 meter dan lebar 3 meter dengan berat mencapai 500 kilogram. Penulis dari Alquran raksasa tersebut adalah seorang perempuan bernama Yanti dari Desa Bluto. Lokasi Museum Keraton Sumenep berada di tengah kota, lengkapnya di Jalan Dr. Sutomo — di belakang Keraton Sumenep sendiri.

2. Kamu pun juga bisa menyambangi Masjid Agung Sumenep yang berarsitektur unik dan megah

Advertisement

masjid agung sumenep via imanianuristiqlalia.blogspot.com

Jangan ragu untuk datang ke Masjid Agung Sumenep, yang juga salah satu landmark wisata Madura. Berdiri sejak tahun 1779, Masjid Agung Sumenep tercatat sebagai salah satu masjid tertua di Indonesia. Tidak hanya populer karena usia masjid yang sudah mencapai ratusan tahun saja, masjid ini juga menarik minat banyak wisatawan karena gaya arsitekturnya yang unik.

Lokasi masjid yang terletak di depan alun-alun Kota Sumenep membuatnya mudah dijangkau oleh orang-orang yang ingin datang ke sana. Kamu bisa menggunakan angkutan umum dengan ongkos sebesar Rp.2.500 jika ingin mengunjungi masjid tersebut.

3. Wisata Kota Tua Kalianget: membingkai masa lalu Madura melalui berbagai bangunan peninggalan Belanda

pembangkit listrik di Kalianget via slametux.blogdetik.com

Kunjunganmu ke Madura belum lengkap tanpa bertandang ke sebuah wilayah bernama Kota Tua Kalianget. Kota tua ini merupakan kota modern pertama di Madura yang dibangun pada zaman VOC Belanda. Di tempat ini kamu bisa mengunjungi berbagai tempat bersejarah seperti kolam renang peninggalan zaman Belanda, gedung pembangkit listrik pertama, PT Persero Garam, dan benteng VOC.

Kota Tua Kalianget tersendiri terletak di bagian timur Kota Sumenep. Tidak hanya bisa mengunjungi berbagai tempat bersejarah, kamu juga bisa berfoto di tempat-tempat tersebut yang memiliki arsitektur unik. Bagi pengunjung yang tertarik untuk mengeksplorasi tempat ini bisa langsung datang tanpa harus mengeluarkan uang karena memang tidak ada biaya masuk yang dibutuhkan untuk bisa menikmati berbagai bangunan bersejarah di kawasan tersebut.

4. Tidak hanya Bali yang memiliki deretan pantai cantik. Madura pun punya Pantai Lombang, yang tak kalah keindahannya

kecantikan pantai Lombang via www.wego.co.id

Tidak hanya Bali atau Lombok saja daerah di Indonesia yang memiliki pantai berpasir putih dengan pantai yang cantik, di Madura pun ada pantai sejenis ini yang bernama Pantai Lombang. Terletak di sebelah timur Kota Sumenep, tepatnya 25 KM dari pusat kota, kamu bisa menjumpai pantai nan cantik tersebut. Tidak hanya bisa menikmati keindahan pantai saja deretan pohon cemara yang tumbuh di sekitar pantai menambah keunikan pantai tersebut.

Bagi pengunjung yang tertarik untuk datang ke Pantai Lombang bisa menggunakan kendaraan pribadi atau juga angkutan umum. Tidak sulit untuk menemukan spot wisata ini dikarenakan letaknya yang cukup strategis dan keberadaan papan petunjuk arah yang akan membantu wisatawan untuk menemukan tempat ini. Harga tiket masuk ke pantai ini sebesar Rp.5.000. Fasilitas seperti kamar bilas juga sudah tersedia di Pantai Lombang sehingga bagi pengunjung yang ingin membersihkan diri setelah bermain bisa dilakukan. Akan tetapi bagi kamu yang tertarik menginap di pantai ini kamu harus membawa tenda karena memang belum ada penginapan di sekitar pantai.

5. Belum sah rasanya jika kamu belum mendatangi Pantai Slopeng, ‘bintang pariwisata’ masyarakat lokal Madura

Kalau wisata pantai di Kalimantan memiliki Derawan yang menjadi ikon dari wisata alam di sana, maka Madura punya Pantai Slopeng. Pantai ini merupakan salah satu pantai yang menjadi favorit warga Madura untuk berekreasi. Keunikan pantai ini terletak pada hamparan pasirnya yang begitu luas hingga mencapai 6 KM. Kamu bisa bermain pasir pantai hingga puas. Arus air pantai yang tidak begitu deras juga menambah kelebihan pantai tersebut.

Jika kamu ingin mencoba sensasi bersantai di pantai ini, arahkan kakimu ke Kecamatan Dasuk — yang letaknya sekitar 21 KM dari pusat kota Sumenep dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Tidak perlu khawatir dengan kondisi jalan karena akses menuju ke pantai ini cukup mudah. Selain itu fasilitas seperti kamar mandi umum, gazebo untuk bersantai, sampai dengan taman bermain juga sudah tersedia. Untuk harga tiket masuk pantai ini pengunjung hanya perlu membayar Rp. 5.000 saja.

6. Ada kepalan surga di Madura yang belum banyak disebutkan orang. Namanya? Gili Labak

Pariwisata di Madura selama ini begitu terkenal dengan wisata budaya karapan sapi atau wisata kuliner sate saja. Belum banyak yang tahu jika di tempat ini juga terdapat banyak sekali wisata alam yang begitu menarik untuk didatangi. Salah satu keindahan wisata alam di Madura yang belum banyak terjamah adalah Gili Labak sebuah pulau yang kecantikannya menandingi kecantikan Pantai Gili Trawangan. Jernihnya air pantai yang dipadu dengan pasir putih jelas menjadi sebuah kombinasi yang akan memanjakan mata pengunjung.

Untuk bisa menjejakkan kaki di pulau ini pengunjung harus menyeberang terlebih dahulu dari Pelabuhan Kalianget selama 15 menit. Pantai Gili Labak memang tidak besar karena ukurannya hanya seluas lapangan sepak bola. Namun soal keindahan kamu tidak perlu meragukannya. Setelah menyeberang dari Kalianget ke Kecamatan Telango yang ongkosnya hanya sebesar Rp.2.000. Sesampainya di Telango pengunjung masih harus sekali menyeberang sekali lagi dengan menggunakan kapal kecil yang hanya bisa menampung 20-30 orang saja yang tarif menyebrangnya bervariasi antara Rp.500.000 – Rp.800.000 tergantung dari kemampuanmu menawar.

7. Makam Raja-Raja Madura di Asta Gumuk menjadi situs sejarah yang layak untuk dijenguk

Mengunjungi situs sejarah apalagi kalau makam raja-raja biasanya tidak menjadi aktivitas favorit orang kala berlibur. Akan tetapi jika kamu suatu saat memiliki kesempatan untuk berlibur ke Madura sempatkanlah datang ke salah satu makam raja-raja yang bernama Asta Gumuk. Berbeda dengan makam bersejarah lainnya bangunan makam yang terlihat unik tersebut menjadikan banyak orang dibuat betah berlama-lama berada di sana.

Makam bersejarah ini terletak di Desa Kalimook, Kecamatan Kalianget. Dari pusat Kota Sumenep kamu bisa memanfaatkan transpotasi umum untuk mengunjungi spot wisata tersebut. Dengan biaya sekitar Rp.7.000 saja kamu sudah bisa menikmati keindahan situs bersejarah yang terkenal di Madura tersebut.

8. Madura tak hanya diwarnai tradisi Islam saja, lho. Vihara Avalokitesvara adalah bukti bahwa selain taat agama, masyarakatnya juga menjunjung tinggi toleransi.

Meskipun didominasi dengan pengaruh Islam yang kuat, bukan berarti Madura tidak memelihara keanekaragaman agama di daerahnya. Salah satu bukti dari penerimaan masyarakat Madura terhadap keberadaan budaya dan agama di luar Islam adalah keberadaan Vihara Avalokitesvara yang sekaligus menjadi vihara terbesar di Madura. Di tempat inilah, umat Buddha yang didominasi masyarakat beretnis Tionghoa melakukan kegiatan peribadatan mereka. Nah, jika kamu ingin pergi ke sini, pergilah ke kota Pamekasan!

9. Air Terjun Toroan: keindahan objek wisata alam yang akan kamu ingat, bahkan setelah kamu pulang

Di Madura kamu juga bisa menjumpai salah satu air terjun yang kecantikannya dijamin bisa membuatmu kagum. Nama air terjun tersebut adalah Air Terjun Toroan. Spot wisata ini berlokasi di daerah Sampang yakni sejauh 105 KM jika ditempuh dari Surabaya. Keunikan air terjun ini disebabkan karena air yang keluar langsung jatuh ke laut sehingga membuat pemandangan begitu eksotis.

Di sekitar air terjun juga tumbuh pepohonan yang membuat cuaca di sekitar air terjun terasa begitu sejuk. Batu-batu besar yang ada di sana menambah kesan keindahan yang dimiliki objek wisata Toroan. Akses jalan ke spot wisata ini pun tergolong mudah karena berada hanya 4 KM dari Kecamatan Ketapan. Berkunjung ke Air Terjun Toroan sangat cocok untuk melepas lelah di tengah padatnya aktivitas harian.

10. Kamu dilarang lapar di Madura. Soalnya, pulau ini punya berbagai sajian kuliner yang bukan kepalang enaknya! Misalnya saja…

 a. Nasi jagung

Jika selama ini kamu hanya pernah mencicipi rasanya memakan nasi putih, goreng, atau uduk saja, saat berkunjung ke Madura kamu wajib mencicipi kuliner nasi jagung yang menjadi ciri khas makanan di sana. Nasi jagung sebenarnya adalah adalah nasi putih biasa yang dicampur dengan jagung sehingga kalau dimakan akan menghasilkan rasa unik tapi juga sekaligus nikmat. Nasi jagung bisa dimakan dengan menggunakan lauk seperti ayam, ikan asin, atau pepes ikan tongkol. Menemukan penjual nasi jagung di Madura bisa dikatakan tidak semudah dulu karena sudah tidak banyak lagi orang yang menjualnya.

b. Bebek sinjay

Di Madura terdapat banyak sekali kuliner menggugah selera yang layak dicoba kala sedang berlibur ke sana. Selain nasi jagung, makanan enak lainnya yang siap membuat lidahmu bergoyang adalah bebek sinjay. Bebek sinjay adalah bebek yang digoreng sampai garing sehingga tulangnya pun terasa crispy. Selain rasa bebek yang memang sangat enak letak kenikmatan kuliner ini terletak pada sambal pencit yang mendampingi.

c. Sate Madura (yang asli, bukan abal-abal!)

Tentu tidak mengherankan bila Hipwee memasukkan sate ke dalam daftar kuliner khas Madura yang harus kamu coba. Kelebihan Sate Madura terletak pada bumbu kacang plus kecapnya yang memang nikmat. Tak perlu repot menentukan ingin makan di kedai sate yang mana. Di seluruh pulau dan segenap penjuru kota-kota besar, tersebar berbagai kedai sate yang bisa kamu uji kenikmatannya!

d. Tahukah kamu bahwa Madura juga punya gulai yang nikmat?

Kuliner terakhir yang wajib kamu coba saat sedang bertandang ke Madura adalah gulai. Umumnya gulai di Madura terbuat dari daging kambing meskipun di beberapa tempat ada yang menyediakan gulai dari daging sapi. Soal orisinalitas rasa tidak perlu diragukan lagi karena memang gulai telah menjadi kuliner andalan dari Madura. Bumbunya yang kental dan terkenal “berani” membuat banyak orang dibuat jatuh cinta dengan kuliner satu ini!

Itu tadi ulasan mengenai wisata di Madura mulai dari wisata alam, budaya, sampai dengan wisata kulinernya. Ayo, segera pesan tiket perjalananmu ke pulau eksotis ini!

Featured Image by www.wego.co.id