6 Profesi dan Jasa yang Sekarang Udah Jarang Ditemukan, Antara Hilang atau Beradaptasi dengan Zaman!

Profesi dan jasa yang jarang ditemukan

Orang mencari rezekinya dengan cara yang bermacam-macam, ada yang menjadi pekerja kantoran, ada yang berdagang, menjual kemampuan, jasa, hingga bakatnya. Tetapi seiring dengan berkembangnya zaman dan teknologi, ada beberapa profesi yang tadinya di geluti masyarakat harus berubah mengikuti zaman atau malah menghilang.

Advertisement

Mungkin beberapa profesi di bawah ini terlihat sepele, tapi apakah SoHip tahu mereka menjalankan hal tersebut karena memang ada konsumen dan peminatnya? Pernahkah kamu menggunakan jasa mereka? Atau malah kamu baru tahu ada profesi-profesi seperti di bawah ini?

Tukang Ramal, percaya atau nggak terserah kamu, tapi kalau penasaran silahkan dicoba!

Si Abang ini lagi ngeramal garis tangan pelanggannya | Foto oleh photobom via commons.wikimedia.org

Percaya atau nggak profesi ini pernah ada, profesi ini berusaha menerawang masa depan dan nasip pelanggannya dengan berbagai medium, misalnya garis tangan, tanda tangan, sampai weton/tanggal kelahiran. Apa yang di dapatkan oleh konsumen? Ya rasa aman karena mengetahui apa yang akan terjadi, tapi itu terserah kamu, percaya atau nggak.

Sekarang tukang ramal ini sifatnya lebih eksklusif, biasanya mereka hadir di acara-acara tertentu saja, misalnya festival, pasar malam, atau karnaval. Nggak cuma itu, sekarang ini kegiatan ramal-meramal juga lebih banyak tekniknya, ada yang pakai kartu, bola kristal, hingga aura, bahkan online! Sekali lagi, percaya atau nggak itu urusan masing-masing ya SoHip, hehehehe

Advertisement

Tukang Antar Susu. Datang tiap hari, menjaga tulang kamu agar tetap kuat dan sehat!

Sekarang ini orang beli susu udah mudah, tinggal ke mini market maka kamu bisa membeli susu sapi dalam berbagai ukuran dan rasa. Profesi ini tugas utamanya adalah mengantarkan susu dari peternakan sapi ke rumah pelanggan di sekitaran peternakan tersebut, jadi bisa dipastikan susu yang diantar adalah susu yang segar dan baru di proses. Profesi yang sebenarnya eksis sampai tahun 2000-an awal ini bisa kamu kenali dari gayanya.

Pengantar susu biasanya menggunakan sepeda yang memiliki kantong-kantong di belakang, untuk mengangkut susu kemasan, baik dalam bentuk plastik dan botol, tetapi setelah teknologi semakin maju, pengantar susu generasi terakhir sudah menggunakan sepeda motor untuk menggantikan sepeda manual. Tergesernya peternakan sapi ke pinggir kota adalah salah satu penyebab profesi pengantar susu ini menghilang.

Tukang Cuci Foto yang selalu setia mencetak tiap kenangan dari jepretan tustel jadul kamu

Ini namanya kamar gelap, tempat orang mencetak negatif film menjadi foto | Foto oleh Inkaroad via commons.wikimedia.org

Sebelum kamera digital dan gawai ada, mencetak sebuah foto adalah perjuangan. Nggak sembarang tempat bisa mencetak foto dan biasanya kamu harus menunggu beberapa hari karena mencetak foto harus antre! Selain itu biasanya ada tukang yang berkeliling untuk mencetakkan foto milik kamu dan akan diantarkan ketika selesai. Gulungan film yang digunakan pada kamera analog membutuhkan perlakuan khusus (dicuci) agar bisa dicetak menjadi foto yang nantinya akan dimasukkan ke dalam sebuah album, repot ya?

Tetapi sepertinya profesi ini mulai muncul kembali (terutama jasa cuci foto) karena anak-anak muda sekarang mulai menggandrungi kembali kamera analog, karena gambarnya dirasa “lebih natural”. Kamu mulai bisa menemukan studio-studio atau jasa cuci dan cetak film foto di Instagram sekarang ini. Mereka tidak membuka toko secara fisik, tapi menerima pencucian dan pencetakan foto sesuai dengan persetujuan yang dilakukan secara online!

Tukang Minyak Tanah yang selogannya sempat terkenal karena  iklan di TV

Tukang yang terkenal dengan pekikan “Miiiiiiiiinnnnnnyyyyaaaaakkkkk~” yang sempat populer gara-gara iklan televisi ini adalah salah satu profesi yang juga sudah susah ditemukan. Tukang yang berjualan minyak tanah dengan gerobak panjang berisikan kaleng-kaleng penuh minyak ini menjadi sahabat ibu-ibu dan tukang makanan pinggir jalan yang dulu mayoritasnya masih menggunakan kompor minyak tanah.

Tetapi karena adanya aturan konversi minyak tanah menjadi gas LPG yang dikeluarkan pemerintah pada tahun 2006/2007 keberadaan tukang ini juga menghilang. Selain tukang minyak keliling, dulu warung-warung pinggir jalan juga menjual minyak tanah dari dalam drum-drum yang dipajang di depan etalase toko lho!

Tukang Sewa Gimbot Keliling. Kalau abis waktu sewanya, gimbot yang kamu pegang akan ditarik-tarik talinya, absurd tapi efektif

Rental PlayStation, warnet, dan gawai portable, menjadi faktor hilangnya tukang gimbot keliling | Foto oleh Pexels via pixabay.com

Tukang yang biasanya mangkal di sekolah atau perumahan pada sore hari ini terbilang unik, dia menyewakan video game portable game & watch atau dalam lidah indonesia disebut dengan gimbot. Tukang ini tergusur oleh salah satu bentuk bisnis persewaan game lainnya, yaitu rental PlayStation. Dengan grafik yang lebih bagus dan pilihan game yang banyak, maka tidak heran anak-anak lebih menyukai bermain PlayStation daripada gimbot.

Untuk bermain gimbot dengan metode ini, pertama-tama kamu harus membayarkan sejumlah uang ke abang gimbot, nantinya kamu akan diberikan konsol yang dililit oleh benang sesuai game yang kamu pilih, jika waktu sewamu sudah habis, maka abang gimbot akan menarik tali tersebut sebagai penanda buat kamu, kocak banget. Seiring berjalannya waktu evolusi tukang ini muncul kembali beberapa waktu lalu, mereka nggak menyewakan gimbot, tetapi gawai untuk memainkan game mobile, ada-ada saja memang orang indonesia.

Tukang Pangkas Rambut di Bawah Pohon, potong rambut dengan angin sepoi-sepoi, harganya merakyat pula!

Dulu cukur rambut itu di bawah pohon rindang alias DPR! | Foto oleh Romel via id.pinterest.com

Dengan menjamurnya salon dan barbershop kamu udah jarang banget menemukan profesi ini. Profesi yang kelihatannya “chill” karena mangkal di DPR (di bawah pohon rindang) ini kalah bersaing dengan hairstylist professional, utamanya sih barbershop. Biasanya kamu bisa menemukan tukang pangkas ini di bawah pohon dengan perlengkapan kerja berupa kaca kecil, handuk kecil, dan dingklik/jojodog (bangku kayu kecil) tapi nggak jarang juga ada yang pake kursi lipat.

Meskipun kalah pamor dengan barbershop kekinian, tetapi ada beberapa ex-pangkas rambut bawah pohon yang akhirnya sama-sama patungan untuk mendirikan kios kok. Kelebihan tukang cukur bawah pohon yang nggak bisa ditiru oleh barbershop adalah vibes santai dan chill, karena kamu potong rambut di tempat terbuka, selain itu harga tukang cukur bawah pohon itu bersahabat buat kantong, hehe

Nah SoHip, itulah beberapa profesi unik bin ajaib yang sekarang sudah mulai menghilang atau beradaptasi dengan zaman. Kalau urusan kreatifitas memang orang Indonesia nggak ada duanya deh!

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

What is bravery, without a dash of recklessness?

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE