Kenalan Yuk! Bareng Kontributor Terbaik Bulan Februari yang Berharap Tulisannya Mewakili Hati Banyak Orang.

Saya menulis bukan hanya untuk dunia, tetapi juga demi akhirat saya. -Helvy Tiana Rosa

Bagi banyak orang menulis adalah cara terbaik untuk meluapkan keresahan maupun cara untuk menuangkan apa yang ada di dalam pikiran. Hipwee menjadi wadah bagi anak muda untuk menceritakan kisah mereka dan tentunya membagikan inspirasi lewat tulisan. Bulan Februari memang dikenal sebagai bulan penuh cinta, namun artikel-artikel dari para kontributor Hipwee tidak melulu soal cinta. Ada yang menulis tentang gimana perasaannya saat ibu pergi selamanya dari dunia ini.

Advertisement

Tiap bulannya Hipwee akan memilih kontributor terbaik, dan kontributor yang terpilih akan mendapatkan hadiah menarik dari Hipwee. Nah penasaran kan, siapa aja kontributor terbaik edisi Februari 2019? Yuk tengok profil mereka.

Clarenza Adela, yang bisa menenangkan jiwanya lewat menulis.

Semakin hari semakin saya sadari bahwa menulis bukanlah hal biasa

Clarenza merupakan kontributor Hipwee yang berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur. Dia telah mengenal Hipwee dan sudah mulai menulis sejak Desember tahun 2015. Bersama hipwee, dia bisa mengekspresikan perasaan dan pikirannya lebih leluasa. Ternyata banyak juga anak muda di luar sana yang ‘relate‘ dengan apa yang dia tuliskan.

Advertisement

Sampai sekarang sudah banyak artikel dia yang terbit di Hipwee dan menarik serta inspiratif tentunya. Untuk mengetahui artikelnya, kamu bisa klik di sini.

Untuk anak muda yang suka baca hipwee ataupun yang suka berkarya di hipwee, tetaplah berkarya dan jadilah anak muda yang selalu beda!

Advertisement

Wuri Werdiningrum, menulis untuk membuat apa yang ada di dalam pikirannya abadi.

Saya adalah orang yang sangat menyukai ketinggian tetapi sangat takut dengan kedalaman air.

Dia yang tidak memiliki banyak teman karena tidak mudah dalam bergaul, yang akan sangat pendiam terhadap orang baru tetapi akan sangat ribut terhadap mereka yang sudah cukup dikenal dan mengenalnya. Seorang anak bungsu yang sesungguhnya sangat manja dan juga perasa tetapi menyukai petualangan.

Dia bukan seorang yang gila membaca, bukan juga seorang yang tahu banyak tentang buku atau yang pandai menulis. Jika dia suka membaca dan menulis itu karena dia mencintai kata-kata. Dia menulis untuk membuat apa yang ada dalam pikirannya abadi, yang tulisannya akan dapat dia baca kembali ketika nanti dia bahkan sudah lupa tentang apa yang pernah ada dalam pikiran dan hatinya dahulu.

Untuk membaca tulisan-tulisan inspiratifnya, kamu bisa klik di sini.

Dedi Rainer, pemuda desa yang suka menulis di blog dan semoga tulisannya bermanfaat.

Menulis juga bisa menjadi terapi untuk psikologis seseorang, bisa membawa orang yang membaca tulisan kita menyelami setiap kata demi kata.

Dedi Rainer adalah seorang pemuda yang lahir dari keluarga sederhana di ujung provinsi Lampung. Kesehariannya adalah menulis blog, membaca artikel di Hipwee, kadang juga servis laptop, servis hati juga bisa eh bercanda :). Dengan menulis di Hipwee, blog dan membagikannya di internet serta sosial media maka harapan dia adalah tulisannya dapat bermanfaat untuk para pembaca.

Untuk membaca tulisan-tulisan inspiratifnya, kamu bisa klik di sini.

Di Hipwee sendiri saya menulis dengan tujuan agar tulisan saya bisa memberikan inspirasi, motivasi bagi para pembaca setia hipwee di manapun berada.

Ayok Menulis!

Nah, mau seperti mereka juga? Ayo tulis dan buat artikelmu dengan klik “Tulis Artikel” di pojok kanan atas halaman Hipwee, jangan lupa untuk menyebarkannya di sosial media kalian ya, supaya kamu dapat menginspirasi anak muda Indonesia lebih dan lebih lagi. Karena setiap bulannya Hipwee akan memilih kontributor-kontributor terbaik untuk Hipwee ulas dan akan kita kirimkan kejutan ke rumahnmu.

Karena semua bisa jadi penulis dan ceritamu selalu layak dibagi

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE