Meski Keren dan Kekinian, Nyatanya Strap Masker Berbahaya Jika Sering Digunakan. Ini Alasannya!

Strap masker berisiko

Strap masker artinya masker yaang dibei tali pengait. Banyak orang mengira kegunaan strap masker adalah untuk menjaga kebersihan masker. Disebut strap masker kalung karena masker ini bisa menggantung seperti kalung.  Sehingga kebanyakan orang berpikir kalau fungsi strap masker adalah mencegah mask8u,jnu8;er terrgeletak sembarangan. Selain harga strap masker murah, strap pun beraneka bentuknya seperti strap masker rajut dan strap masker kancing. Dinilai modis dan praktis, tak heran bila strap masker jadi tren baru kini.

Advertisement

Tak banyak orang tahu, strap masker justru berbahaya, lo. Pakar kesehatan mengungkapkan kalau penggunaan strap (tali penghubung) malah membuat penularan Virus Covid-19 semakin mudah. Kok bisa, ya? Agar SoHip tahu bahaya strap masker, yuk simak ulasannya!

Masker yang dilengkapi strap memang tampak modis tapi nggak dianjurkan karena rentan bikin masker terkontaminasi

Strap masker | photo by HappiBox via www.amazon.com

Tren masker dengan tali penghubung akhir-akhir ini memang berdampak cukup besar. Tak cuma kalangan umum, para selebritas pun memakainya. Saking populernya, bisnis masker menjamur di mana-mana. Bahkan muncul tutorial  strap masker DIY atau do it yourself  lo. Wajar saja bila strap masker semakin mudah ditemukan. Padahal strap masker tidak disarankan, mengingat bahaya yang menyertainya. Alih-alih mencegah virus, strap masker malah rentan terkontaminasi.

Menukil Kompas, Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K. Ginting mengatakan pemakaian strap justru bisa menyebarkan virus. Masker yang notabene paling ampuh mencegah virus, malah kehilangan fungsinya bila dilengkapi dengan tali penghubung. Secara kesehatan manfaat strap masker belum terbukti. Sebaliknya, strap membuat masker sering dinaik-turunkan. Alhasil masker semakin rentan terkena virus.

Advertisement

“Dengan adanya strap atau tali masker yang panjang, membuat masker bisa naik-turun, buka pakai, tutup lepas di mana tindakan ini rawan terkontaminasi dari jar jemari, atau dari kontak dengan leher, baju, jilbab, dan lainnya,” terang Alexander.

Agar tetap higienis, sebaiknya kamu tidak sering melepas dan memasang masker. Kalau makan dan minum, hindari beberapa hal ini

jangan melepas-memakai masker | photo by August de Richelieu via www.pexels.com

Karena berbahaya dan nggak efektif mencegah virus, ada baiknya tidak menggunakan strap masker. Jenis masker ini lebih memiliki nilai fashion ketimbang kesehatan. Lantaran manfaat untuk kesehatan tak terlalu signfikan, masyarakat dianjurkan untuk tidak memakai masker dengan tali penghubung. Nah, supaya masker tetap terjaga higienitasnya, usahakn masker tidak sering dilepas-dipasang.  Pasalnya bisa jadi virus akan menempel di permukaan masker.

Advertisement

Bagaimana bila SoHip akan makan dan minum? Bila memang terpaksa makan dan minum di ruang publik, sebaiknya simpan masker di tempat yang bersih seperti kantung kertas (paper bag) atau kantung berbahan kain jala (mesh fabric bag). Bersifat kering dan breathable, dua benda tersebut memberikan jaminan kebersihan. Misal SoHip nggak punya benda itu, taruh masker di kantung baju, saku celana, atau dompet.

Biar masker tetap bersih, hindari ini bila sedang makan dan minum:

  • menaikkan masker ke dahi
  • menggantung masker di telinga
  • menggantung masker di leher
  • mamasang masker di lengan

Demi kesehatan, yuk pertimbangkan lagi penggunaan strap masker. Walaupun mudah dipakai, strap masker malah membuat masker sering diepas dan dipasang. Sehingga kemungkinan kena virus lebih besar.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Seorang makmum yang taat :)

CLOSE