• 28 Oktober 2018, 4:00 pm
  • Sleman Creative Space

Ngomongin anak muda, kurang rasanya kalau nggak membahas soal kreativitas. Soalnya dari anak-anak muda inilah kreativitas banyak bermunculan. Coba deh lihat bagaimana karya-karya besar seperti Apple, Google, Microsoft sampai aplikasi ojek online yang hits di Indonesia mampu tercipta? Itu semua karena hasil pemikiran dan ide kreatif dari anak-anak muda.

Lalu yang sekarang jadi pertanyaan, gimana sih caranya jadi anak muda yang kreatif, kekinian dan nggak cuma jadi pengikut doang? Biar nggak hanya jadi anak muda yang kerjaannya cuma nongkrong di coffee shop, karaoke, lalu udah. Eh giliran ditanya soal masa depan dan impian, bingung mau kasih jawaban. Nah untuk itu, Hipwee berikan sedikit bocoran tentang gimana caranya jadi anak muda yang kreatif, kekinian dan jauh dari kata cuma jadi pengikut doang. Yuk sama-sama disimak!

1. Pertama, kamu perlu rajin membuka wawasan dengan banyak-banyak baca dan peka sama lingkungan sekitar

Banyak baca dan peka sekitar via www.pexels.com

Advertisement

Jadi anak muda yang kekinian itu bukan berarti punya gawai keluaran terbaru, pakai barang-barang branded atau sering jalan-jalan ke luar negeri. Itu sih namanya konsumtif! Kalau mau jadi anak muda yang kekinian itu wawasanmu harus luas. Caranya gimana? Ya dengan banyak-banyak baca! Kamu nggak harus 24/7 mantengin koran atau tayangan televisi. Namun baca apa aja yang kamu butuhkan dan sedang terjadi di sekitarmu. Bahkan kamu baca satu thread di Twitter juga bisa menambah kadar kekinianmu. Asalkan ada sesuatu yang informatif di situ.

Selain banyak baca, kamu juga perlu peka sama lingkungan sekitarmu. Hal ini bisa kamu lakukan dengan scroll akun media sosial atau bahkan melihat hal-hal sederhana di sekitarmu. Seperti aksi mahasiswa yang tadi pagi kamu lihat saat berangkat ke kantor, lalu mencari apa sih yang sebenarnya sedang para mahasiswa ini perjuangkan di tengah jalan.

Masa’ sih kepekaanmu cuma untuk pacar? Sama lingkungan sekitar juga dong~

2. Berani nyoba hal-hal baru. Mau berhasil atau gagal, yang penting coba aja dulu~

Coba aja dulu via www.pexels.com

Advertisement

Klise, tapi memang yang dibutuhkan untuk menjadi seseorang yang kreatif itu adalah banyak-banyak mencoba. Kalau bermimpi mau jadi penulis, ya banyal-banyak menulis. Nggak hanya menulis soal galau-galauan atau fiksi, tapi coba deh latihan menulis artikel ringan atau bahkan puisi. Perkara hasilnya bagus atau malah gagal total, itu bisa dipikirin belakangan. Toh untuk menjadi kreatif, yang lebih penting itu proses daripada hasilnya kan?

3. Nggak perlu takut sama omongan orang. Toh mereka juga belum tentu punya ide dan berani mengeksekusi seperti dirimu

Takut dikatain 🙁 via www.pexels.com

Duh tapi malu ah kalau nanti karyanya malah diketawain orang. Lulusan pertanian kok malah punya mimpi jadi penulis?

Ini nih yang selalu menjadi batu sandungan terbesar bagi banyak anak-anak muda (atau bahkan kamu!). Punya ide yang oke, semangat yang meluap-luap, eh giliran mau eksekusi, kamu justru menciut hanya karena omongan orang yang bahkan nggak mereka dipikirkan dulu. Langsung deh ide yang bermalam-malam kamu olah itu dikubur dalam-dalam.

Mulai sekarang, yuk benahi manajemen diri. Tiap ada orang-orang yang meremehkanmu, anggap saja mereka sedang iri. Atau anggap saja apa yang mereka omongkan itu sebagai bentuk dari apresiasi atas apa yang kamu lakukan selama ini. Toh kalau di balik, mereka juga belum tentu seberani kamu dan punya ide secemerlang idemu.

4. Percaya atau nggak, berani tampil beda itu kunci utama. Biar kamu punya ciri khas dan stunning di antara banyak anak muda

Berani tampil beda via www.pexels.com

Salah satu komika kebanggan Indonesia, Pandji Pragiwaksono pernah bilang, “Tampil lebih beda, lebih baik daripada tampil lebih baik.” Dan itu berlaku di dunia yang perkembangannya semakin cepat ini. Menjadi anak muda yang lebih baik aja ternyata nggak cukup untuk bisa buat dirimu kreatif dan kekinian. Kamu perlu melakukan sesuatu yang beda dan carilah ciri khasmu. Perlahan tapi pasti, yang memang sudah ‘berbeda’ ini pasti akan mudah dikenali daripada mereka yang ‘hanya’ tampil lebih baik saja.

5. Sering-sering meetup sama anak muda lain yang udah punya karya. Siapa tahu kamu terinspirasi dan makin on fire untuk berkarya

Banyak-banyak bertemu sama mereka~ via www.pexels.com

Anak muda kreatif dan kekinian itu perlu dukungan sesama anak muda yang lainnya. Tujuannya untuk bisa saling menguatkan, saling membenahi kalau memang ada yang kurang atau malah bisa menciptakan banyak ide-ide baru. Dan yang pasti, kamu juga bisa ketularan energi positif dari sesama anak-anak muda ini. Nah biar kamu makin kreatif dan kekinian di era millennials ini, kamu bisa sering-sering meetup sama anak-anak muda lain yang udah punya karya. Ikut seminar, talkshow, workshop, atau acara-acara yang sering anak muda gelar.

Tapi bingung nih kak mau ikutan yang mana. Kan ada banyak banget acara anak-anak muda!

Weits nggak usah bingung! Khusus untuk kamu yang ingin jadi anak muda yang kekinian dan kreatif, Hipwee persembahkan Hipwee Meetup #2. Dengan menghadirkan para #MudaKayaKarya di bidangnya masing-masing, seperti Bernard Batubara (penulis muda Indonesia), Soni Triantoro (Editor in Chief Hipwee) dan Dyar Ayu (Kontributor Hipwee), kamu bisa menghimpun semangat dan energi positif dari mereka.

Hipwee Community tunggu kehadiranmu ya!

Informasi lebih lanjut silakan hubungi:

Oli (0812-1560-1534)

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya