Indonesia Millennial Summit 2020: Indonesia Millennial Report 2020 Mengungkap Stereotip Anak Muda Indonesia

Indonesia sedang mengalami bonus demografis dan fenomena ini diperkirakan akan berakhir pada tahun 2045

Jakarta, 17 Januari 2020 – Bersama dengan diadakannya Indonesia Millennial Summit pada tanggal 17-18 Januari 2020 di The Tribrata, IDN Media kembali meluncurkan sebuah laporan yang disusun berdasarkan penelitian oleh IDN Research Institute. Berjudul “Indonesia Millennial Report 2020: Understanding Millennial’s Behaviours and Demystifying Their Stereotypes”.

Advertisement

Indonesia sedang mengalami bonus demografis dan fenomena ini diperkirakan akan berakhir pada tahun 2045. Oleh karenanya, IDN Media berharap dapat berkontribusi secara nyata untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi negara maju di tahun 2045. William Utomo, Co-Founder dan COO IDN Media yang juga adalah salah satu dari penulis utama laporan tersebut, menyatakan, “Dengan memahami perilaku milenial dan mengoptimalkan minat serta bakat mereka, kita telah melakukan satu langkah substantif untuk membentuk mereka menjadi manusia-manusia Indonesia yang berkualitas di 2045.”

Berdasarkan penelitian ini, IDN Research Institute memetakan ada 7 tipe milenial di Indonesia, yaitu The Adventurer, The Visionary, The Artist, The Leader, The Socializer, The Conservative, dan The Collaborator. Lebih dalam lagi, Indonesia Millennial Report 2020 juga mengungkap pandangan mereka terhadap agama, pendidikan, karir, konsumsi media, perilaku penggunaan internet, hiburan, pola belanja, dan pandangan politik.

Secara singkat, berikut adalah karakteristik dari ke-7 tipe milenial yang dikemukakan oleh IDN Research Institute di Indonesia Millennial Report 2020:

1. The Adventurer
Menginspirasi, meyakinkan, penuh dinamika, serta mau menyuarakan pandangan politik dan agama mereka. Mengutarakan kebenaran yang pahit daripada kebohongan yang manis mereka anggap lebih baik. Untungnya, kesensitifan mereka terhadap orang lain dapat membantu mereka mengomunikasikan maksud yang sesungguhnya. Sebagai konsumen, mereka membeli produk yang memproyeksikan citra sosial.

2. The Visionary
Ingin bekerja sama dengan komunitas heterogen di sekitar mereka, mereka cenderung bersikap netral untuk menghindari perbincangan sensitif soal kepercayaan dan agama. The Visionaries adalah tipe milenial yang akan menyiapkan segala kemungkinan yang ada dengan merancang rencana B. Untuk pola konsumsinya, milenial tipe ini tak akan tergoda dengan merek—mereka lebih memprioritaskan fungsi.

3. The Artist
The Artist adalah tipe milenial yang memiliki banyak ide, sudut pandang unik, orientasi pada estetika, dan spontanitas. Milenial dengan kepribadian ini senang menciptakan sebuah gagasan, bereksperimen dengan menggabungkan perspektif-perspektif baru yang mereka peroleh. Untuk pola konsumsi, mereka tak segan membeli produk yang memiliki kisah otentik di baliknya.

4. The Leader
Karismatik, berorientasi pada tujuan, dan memiliki keterampilan kepemimpinan. The Leaders selalu mengikuti berita terkini melalui televisi, media digital, koran, dan media sosial. Mereka cenderung memiliki pendapat yang kuat tentang politik dan agama, tetapi bertindak sangat hati-hati dalam menyuarakan pandangan mereka di depan umum. Dalam hal konsumsi, The Leaders akan mempertimbangkan kredibilitas dan fungsionalitas produk sebelum memutuskan untuk membeli.

5. The Socializer
Tipe pribadi yang menyenangkan, terbuka, dan menghargai kebersamaan. The Socializers cenderung menyimpan opini terkait agama dan politik karena mereka tak
ingin memutuskan ikatan yang telah mereka bangun dengan kelompok heterogen di sekitar mereka. Mengenai produk, mereka lebih menyukai barang dengan penawaran menarik dan menciptakan citra sosial mereka.

6. The Conservative
Dapat diandalkan, sederhana, dan senang menjaga kedamaian di masyarakat. Terlibat secara aktif dalam komunitas agama mereka tak menghalangi para milenial tipe konservatif untuk menyampaikan pendapat terkait masalah agama dan politik. Sebagai konsumen, cenderung lebih memperhatikan “kejujuran” dari kualitas produk daripada merek.

7. The Collaborator
Sangat toleran, penuh ide, dan hebat saat bekerja dalam tim. Biasa mengikuti berita dan tren terkini tentang agama dan politik tidak membuat mereka menjadi tipe milenial yang menyuarakan pendapat mereka mengenai kedua topik sensitif tersebut. Untuk pola konsumsinya, The Collaborators cenderung membeli suatu produk berdasarkan popularitasnya.

Indonesia Millennial Report 2020 juga dapat diunduh secara gratis oleh siapa saja melalui link
https://ims.idntimes.com/report.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini