Semenjak populernya superhero Marvel Black Panther, tanah Afrika makin sering jadi sorotan. Nggak bisa dipungkiri, hingga kini masih banyak orang yang mengira kalau Afrika hanya benua yang penuh gurun pasir panas dan jadi habitat binatang-binatang buas. Sebagaimana yang digambarkan di film-film iconic seperti Tarzan. Namun film bersudut pandang berbeda seperti Black Panther yang menggambarkan Wakanda, sebuah kota fiktif yang tersembunyi di Afrika sebagai pusat teknologi, jadi membuat kita berpikir mungkin Afrika nyatanya tak seperti yang ada di dalam pikiran.

Memang sih krisis kemanusiaan seperti kelaparan, wabah penyakit, hingga kemiskinan masih mengancam sebagian wilayah Afrika. Tapi nggak seluruh kawasan di Afrika mengalaminya kok. Ada juga kota besar seperti Cape Town di Afrika Selatan yang sebenarnya memiliki gaya hidup modern mirip dengan negara-negara terkaya di dunia lainnya. Banyak juga keberagaman kultur dan etnis yang membuat Afrika tidak bisa serta-merta disebut ‘Benua Hitam’. Yuk simak potret asli Afrika seperti yang disusun oleh Hipwee News & Feature berikut!

Sepertiga wilayah Afrika memang padang pasir, tapi sisanya adalah kawasan layak huni yang ditinggali lebih dari 1,2 miliar penduduk

Nggak semua wilayahnya padang pasir kok, Addis Ababa di Ethiopia juga punya pemukiman yang layak via www.shutterstock.com

Ada juga yang beranggapan Afrika itu kalau nggak gurun ya hutan belantara. Padahal hutan hujan tropis itu hanya terletak di Afrika Tengah aja

Kearifan lokal dalam berburu di hutan hujan ada, kota modern yang ditumbuhi tanaman juga ada kok via www.survivalinternational.org

Seringkali orang beranggapan semua penduduk Afrika kelaparan. Well, sebagian memang butuh uluran tangan namun nggak semua penduduknya menderita di mana-mana

Miskonsepsi yang salah soal Afrika bikin semua orang memandah rendah benua yang sebenarnya menyimpan kekayaan ini via www.worldvision.org

Advertisement

Sebagian penduduk yang tinggal di wilayah kering di Afrika Timur memang bertarung melawan kelaparan. Mereka memperjuangkan hidup anak-anak mereka dan bagaimana caranya agar bisa bertahan di tengah kondisi alam yang sulit ditanami tumbuhan. Tapi jangan mengira semua orang Afrika nggak bahagia, mereka tetap menyenangkan dan bisa diajak bercanda.

Nggak ada air di Afrika? Padahal banyak juga lho kawasan air terjun dan danau-danaunya…

Nggak semuanya kering kerontang, ada Sungai Nil yang mengaliri Afrika Utara juga lho via www.globaldialoguereview.com

Memang sih kota besar di Afrika seperti Cape Town saja sedang mengalami krisis air. Namun bukan berarti semua wilayah Afrika adalah dataran yang kering kerontang dan nggak pernah ada hujan. Beberapa wilayah di dekat Sungai Nil dan di sekitar wilayah danau-danau di Afrika Tengah mendapatkan distribusi air yang cukup.

Penduduk di Afrika nggak semuanya orang kulit hitam. Banyak orang kulit putih juga yang tinggal di sana dan berbaur dengan damai

Bhinneka Tunggal Ika ala Afrika via www.dailysun.co.za

Sudah bukan saatnya lagi menilai orang berdasarkan suku dan warna kulitnya. Penduduk di Afrika pun banyak yang berkulit putih, hingga campuran keduanya. Mereka juga berbaur dengan damai karena sama-sama penduduk Afrika dan punya cara hidup yang sama.

Siapa bilang di Afrika cuma ada pemukiman yang tidak terawat. Daerah perkotaan dengan tatanan kota modern juga ada!

Afrika Selatan bahkan pernah jadi tuan rumah Piala Dunia pada 2010 via talkiot.co.za

Advertisement

Meski sebagian wilayah Cape Town di Afrika Selatan masih ada daerah pemukiman yang kurang layak, namun Cape Town juga merupakan kota pintar yang menerapkan sistem modern. Layaknya Jakarta yang meski sebagian wilayahnya masih berupa pemukiman kurang layak, namun teknologi dan modernitas sudah jadi bagian dari kehidupan penduduknya.

Penduduk Afrika digambarkan hidup di bawah garis kemiskinan, namun itu hanya 40%nya saja. Sisanya adalah orang mampu, bahkan ada juga yang hidup dengan kemewahan

Kalau berlibur di sana, kamu juga bisa memilih tempat tinggal mewah untuk wisata via www.our-africa.org

Bisa jadi Afrika justru jadi tujuan wisata serumu lho. Jangan hanya menganggap liburan di Afrika hanya bisa lihat gurun yang panas dan biantang buas.

Kalau ke Afrika, banyak yang bakal mengira akan sulit cari makan di sana. Nyatanya McDonalds juga ada di Mesir dan Afrika Selatan lho

Tenang, kalau liburan ke Afrika cari makan itu nggak sesulit yang kamu banyangkan via www.pinterest.com

Penduduk Afrika terbelakang dan cupu-cupu? Nggak juga guys, banyak juga kalangan terdidik yang melek teknologi

Meski banyak suku tradisional, Afrika juga punya dong perusahaan start up via www.nytimes.com

Nah satu lagi nih yang kadang dibayangkan orang-orang soal seluruh dataran Afrika. Transportasi sangat jarang dan mobilitas rendah

Pada dasarnya infrastruktur di Afrika memang belum merata via affordablehousinginstitute.org

Sebagian wilayah Afrika memang gurun, padang rumput, hingga hutan hujan. Tapi bukan berarti seluruh wilayahnya nggak punya mobilitas dan transportasi ya. Nyatanya kamu bisa berlibur ke Afrika naik pesawat terbang dan menyewa kendaraan di sana. Layaknya kota-kota di benua lain kok.

Afrika adalah benua paling luas kedua setelah Asia. Maka nggak heran dong kalau ternyata ada beragam kehidupan di sana. Mulai dari suku-suku di pedalaman, nilai kebudayaan yang begitu kental, hinga kota modern nan pintar seperti Cape Town. Bukan bermaksud mengabaikan persoalan kelaparan dan kemiskinan di sebagain wilayah Afrika, justru dengan mengenal lebih dekat seperti apa potret kehidupan di benua tersebut membuat kita jauh dari prasangka salah paham yang sering terbentuk dengan hanya membaca satu sumber media saja.

Say hello dong sama Osas via en.ensiklopedia.org

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya