Meski mungkin banyak yang bakal ogah mengakuinya, gaya hidup yang Instagrammable’ udah jadi acuan dan lifestyle goal orang kekinian. Dari mulai bangun tidur, kayak hashtag ‘I Woke Up Like This‘, yang secara nggak sadar tetap aja menuntut orang buat tampil menawan meski lagi bangun tidur. Atau menu sarapan sehat ala selebgram, bikin orang juga banyak yang niru. Sampai nyari tempat ngopi aja harus yang ‘Instagrammable‘. Ah, pokoknya banyak deh standar hidup tertentu yang kayak udah otomatis terbentuk dari medsos ini.

Beberapa waktu lalu, ada akun @catwomanizer di Instagram yang membuka diskusi soal realita di balik likes Instagram. Ia memanfaatkan fitur story di IGnya dan meminta pengikutnya berkomentar. Ia pun menerima puluhan Direct Message (DM) yang menceritakan pengalaman orang-orang. Intinya sih, nggak semua postingan orang di medsos itu sama kayak yang kita lihat. Bahkan nggak sedikit yang menyimpan kepalsuan atau kepahitan di balik kebahagiaan dan ratusan/ribuan likes dari unggahannya. Berikut Hipwee News & Feature telah merangkum 12 realita di balik likes di Instagram, dirangkum dari akun @catwomanizer. Yuk, simak!

1. Orang pakai IG sekarang kadang tujuannya cuma satu; biar bisa di-like orang lain. Tapi kalau sampai mencuri karya orang lain, duh, malu-maluin!

Makin banyak like makin senang~ via www.hipwee.com

2. Ada juga yang pamer kemesraan, biar dibilang #CoupleGoals, padahal di kehidupan nyata berantem terus, bahkan pakai kekerasan! Menutupi kesedihan dengan cara yang salah…

Jangan sampai kita kayak gini ya… via www.hipwee.com

3. Sebenarnya, nggak ada yang ngelarang kamu mau main kemana dan seberapa besar kamu habiskan uangmu. Tapi kalau pakai cara ngutang dan menomorsekiankan cicilan sih, yang ada malah ngerugiin banyak orang

Kan malu, demi like doang rela utang via www.hipwee.com

4. Pengen dicap jadi dokter sukses yang sekolahnya sampai ke Singapura. Tapi kenyataannya, sekolah aja drop out. Apa nggak malu kalau orang lain tahu?

Nggak paham lagi via www.hipwee.com

5. Kreatif tuh boleh aja, tapi kalau dilakukan dengan cara yang salah gini nggak patut ditiru ya, guysss

Mungkin biar dianggap kaya dan bikin orang lain iri via www.hipwee.com

6. Ada lain yang super niat sampai nitip video ke teman-temannya yang lagi liburan beneran, buat dipost di IGnya sendiri

Kan mending dipakai buat nabung atau cari duit yang banyak ya… via www.hipwee.com

7. Yang satu ini udah sering dibahas di beberapa media; standar pernikahan yang makin tinggi karena postingan seleb di IG. Alhasil, banyak orang rela utang gede demi memenuhi hasratnya menggelar pernikahan bak princess

Bukannya yang penting tuh kehidupan setelah nikahnya ya? via www.hipwee.com

8. Suka sedih sih sama orang yang sampai nggak peduliin keluarganya cuma demi postingan di medsos. Yang satu ini jadi contoh buruk buat mamak-mamak di luar sana. Jangan ditiru, please!

‘Kan kasihan anaknya, jadi korban keegoisan orang tua via www.hipwee.com

9. Maraknya pola asuh kekinian yang dipopulerkan selebgram muda di IG juga bisa bikin orang terobsesi dengan salah. Kayak fakta satu ini, ngotot gentle birth biar kayak idolanya, padahal kondisi nggak memungkinkan

Semua cara dilakukan, termasuk membahayakan nyawa sendiri. Miris ya via www.hipwee.com

10. Pelajaran yang bisa diambil dari realita yang satu ini adalah: jangan gampang percaya puluhan bahkan ratusan ribu followers milik orang lain. Bisa jadi itu cuma beli

Kan mending duitnya buat hal yang lebih berfaedah via www.hipwee.com

11. Kelihatannya sih enak ya makan banyak & enak-enak melulu, tapi ternyata ada lho yang malah muntahin makanannya setelah proses recording selesai

Malah kena bulimia dan anoreksia 🙁 via www.hipwee.com

12. Yang terakhir ini bukan cuma nyari pengakuan aja tapi juga mengemis simpati dari orang lain. Caranya, bikin akun palsu yang nge-bully dia, di-capture, dan diposting. Wow!

Jelas udah sakit mentalnya sih ini via www.hipwee.com

Advertisement

Artikel ini sama sekali nggak bermaksud menyudutkan pihak-pihak tertentu, justru Hipwee ingin membantu siapapun yang terjebak dalam realitas palsu yang dibentuk banyak orang di Instagram. Banyak sekali pelajaran yang bisa diambil dari kasus yang lagi marak ini.

  1. Pertama, jangan mudah terprovokasi unggahan orang lain di medsos, karena belum tentu mereka benar-benar terlihat seperti yang kita lihat.
  2. Kedua, jalani hidup sewajarnya, jangan sampai memaksakan sesuatu yang nggak bisa kita miliki, karena itu justru akan membuat mental kita sakit.
  3. Ketiga, jangan terlalu menganggap serius pengakuan orang lain di IG, karena nggak bakal ada habisnya kalau kita terus berusaha memenuhi ekspektasi orang dan membandingkan kehidupan kita dengan mereka.

Jadi, gimana? Masih rela menghabiskan sisa umur cuma buat jadi budak likes di Instagram? 🙂

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya