Kerang tentu bukan sesuatu yang baru di mata banyak orang. Hewan laut yang memiliki cangkang keras ini kerap jadi santapan di beberapa warung dan rumah makan. Nggak hanya dagingnya yang dikonsumsi, cangkangnya juga banyak dimanfaatkan untuk ornamen maupun benda kerajinan. Belum lagi mutiara bernilai tinggi yang dihasilkannya. Kalau dipikir-pikir, semua bagian dari hewan laut ini bisa dimanfaatkan oleh manusia.

Dilansir Sciencing, ada lebih dari 12 ribu kerang yang ditemukan di seluruh dunia di banyak tempat yang berbeda. Tapi, nggak banyak orang yang tahu bagaimana hewan ini menjalani kehidupannya? Bagaimana ia bergerak, makan, hingga menghasilkan mutiara? Yuk, kulik fakta cara hidup kerang bareng Hipwee News & Feature di sini.

1. Kerang termasuk ke dalam hewan tingkat rendah yang bertubuh lunak dan memiliki anatomi tubuh yang sederhana

Anatomi kerang yang sederhana via www.exploringnature.org

Advertisement

Kerang merupakan moluska yang dilengkapi dengan kelenjar-kelenjar penghasil cangkang dari zat kapur serta sebuah mantel (pelindung organ dalam) yang melekat di bagian dalam cangkang dengan bantuan otot. Pada permukaan cangkang kerang terdapat dua otot aduktor yang mengatur sistem buka-tutupnya cangkang. Kalau kamu perhatikan, kerang itu nggak punya kepala dan hanya memiliki organ mata, ginjal, jantung, mulut dan anus untuk bertahan hidup.

2. Kerang memang nggak banyak bergerak, tapi punya ‘kaki unik’ yang membantunya berpindah tempat


Sudah tahu belum kalau ternyata kerang punya kaki yang membantunya bergerak? Kaki yang dimiliki kerang ini berbentuk organ pipih mirip lidah yang bisa dikeluarkan dari cangkang sewaktu-waktu. Kerang bergerak dengan cara mendorong pasir tempatnya berpijak sehingga mereka bisa berpindah. Kaki mirip lidah ini juga bisa digunakan untuk menggali pasir untuk bersembunyi.

3. Kerang memiliki dua saluran di tubuhnya untuk menyaring makanan dan sebagai alat pembuangan

Punya dua saluran untuk makan dan ekskresi via www.corpi.ku.lt

Advertisement

Kerang nggak membuka tutup cangkangnya untuk makan, ia memiliki semacam selang yang disebut sifon dan terbagi menjadi dua saluran. Saluran pertama berfungsi untuk memasukkan air dan menyaring zat-zat terlarut seperti plankton dan organisme laut kecil lainnya. Makanan yang berhasil disaring akan diteruskan ke dalam mulut dan selanjutnya  dicerna. Sedangkan saluran kedua difungsikan untuk membuang sisa makanan sesudah dicerna. Makanya, kerang sangat rentan terhadap zat apa pun yang terlarut dalam air, termasuk sisa industri dan racun.

4. Kebanyakan kerang punya organ reproduksi yang terpisah dan berkembang biak dengan cara bertelur

kayak gini lho bayi-bayi kerang via www.youtube.com

Kerang mempunyai kelenjar genital yang disebut gonad untuk memproduksi sel telur atau sperma tergantung pada jenis kelaminnya. Pembuahan terjadi secara eksternal, sperma dan sel telur akan bertemu di dalam air. Telur yang sudah dibuahi berkembang menjadi larva yang lalu berenang mengikuti arus dan menempel pada substrat tertentu sebelum membentuk cangkang.

Setelah dewasa, kerang akan menetap atau membenamkan diri pada substrat berpasir atau berlumpur, beberapa ada yang hidup menempel pada benda keras dan sebagian lainnya punya kemampuan untuk berenang bebas di perairan.

5. Mutiara itu bukan produk khusus yang dihasilkan oleh kerang, melainkan hasil bentukan atas respon pembelaan diri kerang dari benda asing

kerang tiram membentuk mutiara dari objek asing via 2caratsoflove.wordpress.com

Kerang yang bisa membentuk mutiara adalah jenis kerang tiram. Proses pembentukannya bermula ketika pasir, parasit, atau material organik lainnya menyusup masuk dari cangkang tiram yang terbuka. Tubuh tiram menganggap objek asing sebagai ancaman, sehingga lapisan yang disebut nacre segera menyelubungi objek tersebut sebagai tindakan perlindungan diri.

Zat nacre terdiri dari kalsium karbonat dalam bentuk mineral aragonit dan kalsit.

Seiring waktu, lapisan nacre terus diproduksi, memisah dari bagian tubuh kerang, dan mutiara pun semakin terbentuk. Tubuh tiram turut menjadi faktor bentuk jadi mutiara tersebut. Digabungkan dengan lapisan-lapisan yang nyaris transparan, jadilah mutiara yang berkilau.

Selain informasi di atas, masih banyak hal lain terkait kerang yang bisa kita pelajari lebih dalam. Seperti dikatakan bahwa rupanya kerang nggak bisa merasakan sakit dan kemampuan untuk melawan ketika diserang, ia hanya punya fungsi melindungi diri seperti ditunjukkan oleh nacre yang membentuk lapisan ketika ada objek asing masuk ke dalam tubuh kerang. Yang paling unik, bagaimana cara kerang berjalanlah satu hal penting yang perlu kamu (khususnya para pecinta hewan laut) ketahui. Bagaimana? Ada hal lain lagi yang kamu tahu tentang kehidupan kerang?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya