Setiap perusahaan, pasti punya aturan atau kebijakan yang harus dipatuhi para karyawannya. Terkadang ada yang menerapkan aturan yang terbilang ketat, sampai-sampai membuat pegawainya nggak betah. Ada juga yang aturannya malah menguntungkan dan justru jarang ditemui di perusahaan lain. Seperti bagaimana banyak orang mengidam-idamkan jadi karyawan Facebook atau Google, dari aturan dijamin makan gratis sampai disediakan fasilitas seperti gym dan spa yang bisa dipakai kapan saja.

Sejumlah perusahaan di luar negeri ternyata juga ada nih yang punya aturan cukup aneh. Bukan cuti standar seperti cuti sakit atau cuti hamil, sebuah perusahaan di Inggris ada yang memberi ‘cuti mastubasi’ bagi karyawannya. Pasti banyak ‘kan yang nggak percaya kalau ada cuti seaneh itu, makanya kali ini Hipwee News & Feature sudah merangkum 7 aturan atau kebijakan teraneh yang diterapkan di sejumlah perusahaan di luar negeri. Yuk, disimak bareng!

1. Pernah dengar “fur-ternity leave”? Sebuah perusahaan di Amerika menawarkan kerja remote bagi karyawannya yang baru punya peliharaan lo!

Seru kali ya kalau bisa kerja di rumah sambil ditemani hewan peliharaan… via nypost.com

Advertisement

Perusahaan pemasaran di Minneapolis memperbolehkan karyawannya yang baru memiliki hewan peliharaan, untuk bekerja dari rumah atau istilahnya ‘Work from Home’. Kebijakan ini bisa digunakan sampai seminggu lamanya, seperti dikutip dari The New York Times. Kira-kira tujuannya apa ya?

2. Bicara soal binatang peliharaan, ternyata ada juga perusahaan yang memberi cuti bagi karyawan yang peliharaannya sedang sakit

Anna dan anjing peliharaannya via www.nytimes.com

Bagi orang-orang barat, kayaknya hewan peliharaan memang dianggap seperti keluarga sendiri deh. Buktinya, Sapienza University di Roma, Italia, membolehkan karyawannya yang mengajukan cuti dengan alasan ingin merawat anjingnya yang sakit. Karyawan yang bernama Anna ini memang tinggal berdua aja sama anjingnya. Saat anjingnya sakit dan harus operasi, Anna izin cuti. Dan ternyata ia diberbolehkan libur selama 2 hari.

Mungkin, universitas itu mengizinkan Anna cuti karena di Italia memang ada hukum yang mengatur, bagi pemilik yang menelantarkan hewan peliharaannya bisa digolongkan sebagai tindak kejahatan.

3. Dua aturan di atas mungkin masih tampak wajar ya, tapi kalau cuti khusus buat masturbasi ini memang super unik sih. Kok ya kepikiran aja gitu…?

Cuti khusus masturbasi via www.campusreform.org

Advertisement

Demi menjaga mood bekerja karyawan dan meningkatkan produktivitasnya, perusahaan mainan seks di Inggris bernama LELO, memberikan cuti khusus untuk masturbasi bagi para pekerjanya, sampai maksimal 4 hari. Pemenuhan hasrat seks, menurut perusahaan itu, adalah hak asasi manusia dan harus diberikan secara gratis. Masturbasi katanya bisa meningkatkan hormon bahagia. Dikutip India Times, LELO jadi perusahaan pertama di Inggris yang punya kebijakan nyeleneh ini.

4. Kalau di Portugal, justru negaranya nih yang punya aturan unik. Perusahaan di sana nggak boleh memecat karyawannya lo. Terus kalau karyawannya melakukan kesalahan fatal gimana ya??

Nggak boleh PHK karyawan via www.tlnt.com

Memecat karyawan atau kalau di sini disebut Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), adalah hal terlarang di Portugal, seperti dilansir Noobpreneur. Kalau perusahaan menghendaki karyawannya pergi, misal karena suatu kesalahan yang berulang atau fatal banget, perusahaan harus “memohon” agar pegawainya itu mengundurkan diri dengan layak.

5. Ternyata, aturan-aturan unik ini nggak selamanya bersifat memanjakan. Perusahaan di AS ternyata bisa lo melarang karyawannya buat nggak sering-sering ke kamar mandi

Dilarang sering-sering ke toilet! via www.straight.com

Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat sebenarnya nggak memiliki undang-undang yang menjamin para pekerja bisa sering-sering ke kamar mandi. Jadi secara teknis, perusahaan di sana juga bisa aja membuat larangan bagi pegawainya untuk nggak terlalu sering ke kamar mandi.

6. Lain lagi di Selandia Baru, perusahaan di sana boleh memotong gaji karyawannya kalau mereka berani memakai topi-topi lucu dan aneh saat kerja. Waduh…

Yang kayak gini bisa memotong gaji lo via careers.nielsen.com

Undang-undang Ketenagakerjaan di Selandia Baru mengatakan kalau perusahaan dapat memotong gaji karyawan sebesar 10% kalau mereka kedapatan mengenakan topi lucu untuk bersenang-senang. Ini karena tindakan tersebut termasuk melanggar kode seragam di suatu perusahaan. Hmm, susah juga ya, kalau cuma buat bercanda juga nggak boleh ya…?

7. Di Inggris lebih nggak mengenakkan lagi, masa kalau mau menuntut bos di perusahaan, karyawan harus membayar sejumlah uang yang nggak sedikit?!

Karyawan kalau mau menuntut bosnya harus bayar masa… via www.tribuneindia.com

Kalau Portugal jadi “surga”nya pekerja, di Inggris mungkin jadi “surga”nya para bos. Soalnya pekerja di sana harus membayar 1.200 Poundsterling atau setara 22 juta rupiah kalau ingin membawa bosnya ke pengadilan. Padahal ‘kan bos nggak selalu benar ya, bisa aja bosnya memang berperilaku buruk dan harus dibawa ke meja hijau demi mendapat keadilan.

Hmm… di Indonesia, kira-kira ada nggak ya aturan nyeleneh macam di atas?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya