Mengeramatkan atau menganggap sesuatu bermuatan spiritual dalam kultur masyarakat, sudah dianggap sebagai hal biasa. Mulai dari tempat, barang, hingga angka. Yang terakhir ini sungguh menarik. Sebab karena dianggap sial, banyak angka-angka yang dihindari di dunia. Seperti orang Amerika yang ketakutan dengan angka 13 atau orang Cina yang ketakutan dengan angka 4.

Sebenarnya apa sih salah angka-angka tersebut sampai dihindari sedemikian rupa? Pastinya sih bukan salah si angka, tapi memang ada sejarah di baliknya. Di Indonesia sendiri, angka keramat lokal mungkin belum ada. Tapi angka 13 sering bertebaran di film-film setan. Nah, kali ini Hipwee News & Feature akan mengajakmu menyibak dibalik keramatnya angka-angka ini.

1. Lantai 4 jarang kamu dapati di banyak lift gedung-gedung tinggi, apalagi di Cina. Soalnya angka ini identik dengan kematian

Tantangan: temukan angka 4! via www.funnyjunk.com

Mungkin saat naik lift di sebuah gedung tinggi, mungkin kamu heran mendapati setelah angka 3 langsung ke angka 5. Atau terkadang angka 3B atau bahkan diganti dengan huruf lain. Memangnya nggak ada lantai 4? Kepercayaan ini berasal dari Cina. Di negeri Tirai Bambu itu angka 4 diucapkan dengan ‘shi’, yang dianggap mirip dengan istilah ‘shiwang’ yang artinya kematian. Tak hanya Cina saja, di Taiwan bahkan tidak ada nomor kendaraan yang mengandung angka 4. Mungkin karena itu juga ada istilah tetraphobia, yaitu ketakutan pada angka 4. Hmm, terus kalau anniversary pacaran atau pernikahan ke-4 disebutnya bagaimana ya?

2. Angka 13 sama populernya dengan mitos hantu di seluruh dunia. Bertebaran di film-film horor, dan dihindari di seluruh dunia

Black Friday via safetytoolboxtopics.com

Advertisement

Keramatnya angka 13 ini sebenarnya dimulai di Amerika. Versinya banyak. Ada yang beranggapan angka 13 berkaitan dengan The Last Super dalam kepercayaan umat Kristiani. Ada juga yang bilang dalam tradisi kuno, angka 13 adalah angka yang nggak diinginkan karena 12 dianggap sebagai angka sempurna.

Bahkan dipercaya kalau ada 13 nama dalam huruf, berarti itu nama sial. Hal ini dibuktikan bahwa nama-nama pembunuh kelas kakap kebanyakan 13 huruf, termasuk Hitler yang ternyata nama baptisnya Adolfus Hitler. Apalagi kalau angka 13 bertemu dengan hari Jumat, maka jadilah Friday 13th. Di tanggal ini, semua hal penting akan di-cancel karena dianggap satu hari penuh kesialan. Hmm, kasihan banget angka 13 ini.

3. Sementara di Cina dianggap membawa keberuntungan, di Jepang angka 9 adalah simbol dari siksaan dan penderitaan. Duh, ngeri

9, sebagai penderitaan via www.smosh.com

Cina dan Jepang memiliki pandangan yang sama terhadap angka 4, tetapi berbeda di angka 9. Berbeda dengan Cina yang justru menyukai aspek keberuntungan dari angka 9, angka ini justru dihindari di negeri para Samurai ini. Kenapa memangnya? Karena di Jepang, angka 9 dieja dengan ‘Ku’ yang dianggap mirip dengan ‘Kurushii’ yang artinya siksaan atau penderitaan. Kepercayaan yang hampir serupa juga ditemukan di Korea Selatan. Usia 9, 19, 29, 39, dan seterusnya dianggap sebagai tahun sial bagi warga di sana. Sampai pernah diangkat jadi cerita drama lho.

Plus Nine Boys, kesialan di umur-umur 9 via darksmurfsub.com

Kalau masalah ‘usia sial’, orang Jepang juga percaya. Tapi uniknya tidak berhubungan dengan angka 9. Honyaku‘ atau usia yang dianggap sial di Jepang itu berbeda-beda untuk laki-laki dan perempuan. Untuk laki-laki, honyaku-nya adalah usia 25, 42, dan 61. Sementara untuk perempuan, usia sialnya adalah 19, 33, dan 37. Di tahun honyaku ini, prinsipnya kamu akan mengalami Friday 13th tapi setiap hari selama setahun. Duh, kok ngeri ya?

4. Kalau di Amerika ada Friday 13th, di Italia ada Friday 17th. Serem banget karena dihubungkan dengan kematian dan batu nisan

Angka ‘sial’ bagi orang Italia via everybodylovesitalian.com

Beda Amerika, beda juga Italia. Angka 17 yang ditulis secara romawi menjadi XVII. Bila diganti secara anagram menjadi VIXI, yang dalam bahasa latin diterjemahkan menjadi “Aku pernah hidup” atau “Hidupku sudah selesai”. Menilik kata ‘pernah’, berarti sekarang sudah tidak hidup lagi dong? Yup karena kata ini merujuk pada pengumuman hukuman mati Cicero. Gara-gara kepercayaan ini kamu akan sulit menemukan gedung yang punya lantai 17 kamar hotel no.17, dan kursi pesawat no.17 di Italia. Wah, berarti di sana sweet seventeen nggak berlaku ya di sana? Dan yang lebih unik, di Italia, angka 13 justru angka keberuntungan.

5. Jangan coba-coba menulis angka 39 di Afghanistan. Maknanya yang super buruk bisa berakibat kesialan, bahkan juga hukuman

Saking nggak maunya punya plat nomer 39 via www.vtc.vn

Di Afghanistan, angka 39 sama seramnya dengan angka 13 bagi orang Amerika. Di negara itu, angka 39 dianggap tabu. Hal itu dikarenakan 39 diterjemahkan sebagai ‘morda-gow’ yang artinya bangkai sapi. Tapi istilah ini juga merujuk pada dunia prostitusi, yaitu germo. Nah, di Afghanistan, memanggil seseorang dengan sebutan germo bisa berakibat fatal. Jadi, angka 39 itu diasosiasikan dengan hal yang memalukan. Mobil yang plat nomornya 39 bisa berkurang drastis harga jualnya. Saking sialnya, orang Afghanistan tidak akan menyebut 39 sebagai 39, melainkan 40-1. Kreatif!

6. Di India, tanggal 26 diperingati sebagai hari kelabu. Banyak hal-hal buruk terjadi di tanggal itu

Tanggal 26 identik dengan bencana via www.naukrinama.com

Angka 26 di India diwarnai dengan berbagai kejadian yang mengundang air mata. 26 Januari 2001, ada gempa di Gujarat. Lalu 26 Desember 2004 ada tsunami yang meluluh-lantakkan Banda Aceh, yang juga berdampak besar di India. 26 Mei 2007 adalah tanggal kejadian bom Guwahati, sementara 26 September 2008 serangan bom di Ahmedabad dilanjutkan dengan Serangan Mumbai di tanggal 26 Desembernya. Serangkaian alasan itu membuat angka 26 semakin dihindari di India. Angka 2 dan 6 bila dijumlahkan menjadi angka 8, yang juga dianggap sebagai angka pembawa bencana.

7. Angka 666 jelas tak boleh ketinggalan. Masih ingat dulu kalau ada telepon yang 3 nomor terakhirnya 666 dianggap telepon setan?

Kalau ini gimana ya? via www.opposingviews.com

Ada sejarah yang lumayan rumit kenapa angka 666 dianggap angka setan. Dalam Kitab perjanjian baru, angka 666 memang merujuk pada number of the beast yang belakangan ini juga dikenal sebagai simbol anti-Kristus. Dalam bahasa latin, 666 diartikan sebagai Dicit LVX atau Dicit lux, yang berarti pula Lux Ferre atau Lucifer yaitu setan. Hexakosioihexekontahexaphobia atau fobia angka 666 ini paling heboh di kalangan orang Eropa dan Amerika. Konon katanya, mantan Presiden AS Ronald Reagan pernah mengubah nomor rumah dinasnya dari  St. Cloud Road 666 menjadi St. Cloud Road 668.

8. Yang terakhir, pastinya angka 69. Hahaha sudah tahu kan keramatnya kenapa? ;p

Yang ini pasti sudah pada paham via sandprince.deviantart.com

Yah, kalau yang ini sih bukan pembawa sial. Tapi lumayan dikeramatkan. Nggak perlu dijelaskan lah ya kenapa 69 dianggap keramat. Pastinya kamu semua sudah paham. Hehehe

Masing-masing negara memiliki angka-angka yang dianggap pembawa kutukan. Meskipun sekilas terasa konyol untuk orang yang tidak paham ternyata latar belakangnya pun beragam. Nah, bisa jadi juga setiap orang punya sentimen terhadap angka tertentu karena alasan tertentu juga. Bisa jadi ini perkara psikologis dan perspektif semata. Buktinya banyak angka yang dianggap sial di satu negara, ternyata malah dipercaya membawa keberuntungan di negara lain. Bisa jadi angka itu ya sebenarnya cuma angka, tidak ada yang baik atau buruk, sial atau beruntung. Cuma manusia saja yang memberi pemaknaan lain. Tapi ya kalau memang percaya sih ya silakan saja 🙂

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya