Kematian salah satu anggota boyband Shinee, Jong Hyun kemarin masih menyisakan duka mendalam bagi para fans-nya. Bukan saja karena ia sudah nggak ada lagi di dunia, tapi juga karena depresi yang diderita Jong Hyun yang akhirnya berujung pada bunuh diri. Mungkin masih banyak di antara kita yang menganggap depresi itu mudah disembuhkan. Atau mungkin malah menganggap orang yang depresi itu berlebihan dan sengaja biar dapat perhatian.

Guys, please, depresi itu termasuk gangguan kesehatan mental yang nggak bisa disepelekan lho. Kalau menurut WHO, depresi biasanya ditandai dengan penurunan mood, kehilangan minat terhadap sesuatu, sering merasa bersalah, susah makan dan tidur, sampai kehilangan energi dan konsentrasi. Meskipun kayaknya gejalanya jelas gitu, tapi nggak sedikit lho orang yang malah nggak sadar kalau ada teman atau kerabatnya depresi. Mereka cuma menganggap itu stress biasa. Padahal kalau berlarut-larut bisa bahaya.

Advertisement

Ya sebelum mengalami sendiri, kayaknya kita emang nggak akan pernah paham gimana perasaan orang-orang yang depresi dan sampai kepikiran bunuh diri. Tapi bukan berarti kita cuma bisa diam dan membiarkan tanpa melakukan apapun. Hipwee News & Feature udah merangkum 9+ kalimat yang bisa kamu ungkapkan sebagai bukti kalau kamu juga peduli sama mereka, seperti dilansir Depression Alliance. Yuk, simak!

1. Katakan kalau kamu ada di kala mereka membutuhkanmu

via GIPHY

Katakan:

“Kamu nggak sendirian lho. Masih ada aku, keluargamu di rumah, atau teman-teman di kampus. Bilang aja kalau butuh apa-apa.”

Jangan katakan:

“Udahlah, pasti ada orang lain yang masalahnya lebih parah dari kamu kok.”

2. Bilang kalau keberadaan mereka penting buat kamu dan orang-orang di sekeliling kalian

You’re special via giphy.com

Advertisement

Katakan:

“Percaya deh sama aku, kamu tuh penting kali. Kalau nggak ada kamu, aku bisa nyontek siapa waktu ujian??”

Jangan katakan:

“Ya hidup emang nggak adil gitu kok. Aku juga sering ngerasa kayak kamu.”

3. Tawarkan bantuanmu, tunjukkan kalau kamu siap membantu

via GIPHY

Katakan:

“Kamu butuh pelukan? Atau kopi Starbucks?”

Jangan katakan:

“Ih jangan lebay gitu ah..”

4. Biar gimanapun depresi itu nyata. Tapi bilang kalau itu bisa ditangani. Nggak ada yang perlu ditakutkan

Having fun together via giphy.com

Katakan:

“Tenang, kamu nggak bakal gila. Percaya deh. Mending kita main ke Timezone yuk.”

Jangan katakan:

“Jadi kamu depresi ya.. Emangnya udah sering ya kamu gini?”

5. Katakan kalau selalu ada harapan karena banyak orang yang peduli dan mau membantu

via GIPHY

Katakan:

“Kita tuh di dunia ini nggak sendirian kali. Justru aku diciptakan buat bantu kamu tiap kamu butuh. Kamu pun gitu. Tiap aku butuh pasti bakal hubungin kamu.”

Jangan katakan:

“Ya ampun, please coba buat nggak sebegitu depresinya deh.. Santai aja.”

6. Yakinkan kalau mereka bisa menghadapi semuanya dan kamu selalu ada di sampingnya, apapun yang terjadi

via GIPHY

Katakan:

“Yuk semangat yuk, aku bantu. Ntar kalau semua masalah udah beres, kita liburan deh, gimana?”

Jangan katakan:

“Ya ini juga salah kamu sendiri. Coba kalau kemarin kamu lebih bisa mikir dampak jangka panjangnya.”

7. Tunjukkan kalau kamu bakal melakukan segala yang terbaik buat bisa mengerti perasaan mereka

via GIPHY

Katakan:

“Aku emang nggak bisa merasakan jadi kamu karena aku nggak ada di posisimu. Tapi seenggaknya aku bisa mencoba segala yang aku bisa buat memahami perasaanmu lho. Makanya cerita aja..”

Jangan katakan:

“Aku ngerti perasaanmu kok. Aku juga kemarin-kemarin stress dan depresi banget.”

8. Buktikan kalau kamu nggak akan meninggalkan mereka meskipun mereka stress dan depresi parah

via GIPHY

Katakan:

“Tenang aja, aku nggak bakal kemana-mana kok. Kalau perlu dan kalau kamu mau, aku bisa pindah sementara ke rumahmu. Hehe..”

Jangan katakan:

“Kayaknya kamu jadi gini gara-gara kita sering ngatain anak kelas sebelah deh.”

9. Jangan capek buat bilang kalau kamu peduli sama mereka. Karena mereka cuma butuh tahu kalau sebenarnya banyak yang care sama mereka

via GIPHY

Katakan:

“Kita tuh udah lama sahabatan lho, jadi ya nggak mungkin aku nggak peduli sama kamu dan masalahmu.”

Jangan katakan:

“Kamu emangnya nggak capek ya sedih-sedih terus kayak gini??”

10. Katakan kalau kamu siap menemaninya dan membantu menyelesaikan masalah hidupnya

via GIPHY

Katakan:

“Aku tahu kok kalau kamu lagi kacau, tapi nggak usah khawatir, aku nggak bakal kemana-mana. Nggak usah sungkan bakal ngerepotin ya. Aku mau kok meskipun kamu minta bantuanku buat beliin tahu bakso.”

Jangan katakan:

“Kayaknya aku bakalan sibuk seminggu ke depan deh.”

Setiap orang emang punya karakteristik masing-masing. Begitu pun orang depresi. Mungkin ada yang bisa dinasihati, tapi ada juga yang cuma butuh didengarkan. Paling penting sih emang berusahalah mengenali lebih jauh teman atau keluargamu yang terindikasi depresi. Jangan diam atau cuma bodo amat.

Kalau butuh bantuan orang lain, kamu bisa lho menghubungi hotline pengaduan Kementerian Kesehatan di nomor 500-454. Atau curhat di LSM “Jangan Bunuh Diri” di email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293.Yuk, sayangi orang-orang terdekat kita!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya