Mengenal Jogja Pass dan Visiting Jogja. Aplikasi Terbaru Bagi Calon Wisatawan yang Pengen Liburan ke Kota Jogja

Aplikasi wisata Jogja

Menjadi salah satu kota wisata terfavorit bagi para pelancong lokal maupun internasional, Jogja tak henti-hentinya membuat terobosan baru di bidang pariwisata. Selain memajukan tempat-tempat yang merupakan destinasi wisata dan menambah fasilitas yang ada, kini Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta baru saja mengeluarkan aplikasi terbaru. Aplikasi yang beranama Jogja Pass dan Visiting Jogja ini ditujukan bagi para calon wisatawan yang hendak melancong ke kota ini.

Alasannya tentu saja untuk memudahkan para wisatawan dalam menjelajahi Kota Pelajar ini, terlebih bagi mereka yang memang baru pertama kalinya. Melansir dari pemberitaan Kompas , dua aplikasi tersebut sebelumnya bernama Cared+ Jogja dan Plesiran Jogja. Setelah itu, pihak pemerintah daerah akhirnya mengganti namanya dan kini aplikasi untuk wisatawan itu bisa diunduh lewat Play Store.

ADVERTISEMENTS

Jogja Pass ini benar-benar salah satu aplikasi wisatawan canggih di tengah kondisi pandemi, tentunya jika semua pihak yang terlibat dapat kooperatif, tertib, dan mematuhi anjuran protokol kesehatan

Memulihkan sektor ekonomi dan pariwisata di kota besar saat pandemi memang bukanlah hal yang mudah dan nggak bisa dilakukan dengan asal-asalan. Namun, dengan dirilisnya aplikasi bernama Jogja Pass ini nantinya diharapkan dapat membantu persoalan pelik ini. Diketahui dari laman resminya, Jogja Pass adalah sebuah platform yang berguna untuk self screening Covid dan juga identitas digital bagi masyarakat di DIY saat hendak memasuki tempat-tempat wisata.

Artinya, lewat aplikasi terbaru ini kita bisa mengidentifikasi kondisi terkait Covid tanpa harus memeriksakan diri sendiri ke rumah sakit. Selain dapat melakukan self screening, Jogja Pass juga didukung teknologi untuk melakukan pengawasan terhadap pengunjung melalui ID yang telah tercatat oleh sistem. Makanya, bagi para pemilik ataupun pengelola tempat wisata umum diharapkan dapat mendaftarkan di Kominfo DIY agar dapat membantu kinerja pemerintah melalui aplikasi buatan Kominfo DIY yang satu ini.

ADVERTISEMENTS

Sedikit berbeda dengan Visiting Jogja, aplikasi yang satu ini berguna sebagai layanan wisata. Jadi bukan hanya sekedar identitas aja

Mengenal Jogja Pass dan Visiting Jogja. Aplikasi Terbaru Bagi Calon Wisatawan yang Pengen Liburan ke Kota Jogja

Destinasi wisata favorit. Credit: unsplash@marklchaves via unsplash.com

Sebagai aplikasi pendukung dari Jogja Pass, Visiting Jogja juga mempunya berbagai fasilitas penting yang nggak kalah menarik lo. Beberapa di antaranya adalah sebagai alat untuk reservasi tiket secara online bagi mereka yang hendak menuju tempat-tempat wisata di DIY. Bahkan, pada hari Sabtu dan Minggu mendatang, aplikasi ini telah mencatat dan akan melakukan uji coba kepada 28 tempat wisata yang tersebar di berbagai daerah di Jogja. Selain itu, ada juga fitur-fitur lainnya yang nggak kalah keren seperti kuliner, tempat oleh-oleh, pilihan desa wisata, jadwal event, info wisata, hingga media sosial terkait Visiting Jogja.

Kamu pun juga bisa mengetahui bagaimana kondisi cuaca yang sedang terjadi di empat kabupaten yang tersebar di Daerah Istimewa Kota Jogja. Dengan begini, para pelancong nggak perlu khawatir tetang perkiraan cuaca tempat-tempat wisata atau destinasi lainnya yang bakal dikunjungi pada hari itu juga.

ADVERTISEMENTS

Dua aplikasi ini jelas punya andil besar dalam memulihkan sektor pariwisata di tengah pandemi yang tak kunjung mereda

Mengenal Jogja Pass dan Visiting Jogja. Aplikasi Terbaru Bagi Calon Wisatawan yang Pengen Liburan ke Kota Jogja

Ikon kota Yogyakarta. Credit: unsplash@author_is_down via unsplash.com

Tak hanya berguna bagi para calon wisatawan, dua aplikasi ini ternyata juga punya peran yang begitu berarti dalam pengawasan dan pencegahan Covid-19. Lewat aplikasi terbaru ini, Dinas Pariwisata Jogja dapat mengatahui jumlah kunjungan setiap destinasi dalam satu hari secara real time melalui sistem yang telah tercipta. Selain itu, dapat diketahui pula tentang berapa jumlah wisatawan yang melakukan reservasi secara online dan offline, bahkan hingga umur dari pengguna aplikasi tersebut.

Harapannya sih aplikasi ini bisa membantu memulihkan berbagai sektor penting yang ada. Tentunya dengan berbagai pertimbangan yang harus dilakukan oleh semua pihak. Kalau memang nggak benar-benar penting, mending sih ditahan dulu hasrat untuk berliburnya. Sabar dulu ya sebentar!

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kadang menulis, kadang bercocok tanam

Editor

Penikmat jatuh cinta, penyuka anime dan fans Liverpool asal Jombang yang terkadang menulis karena hobi.

CLOSE