ARMY Indonesia Galang Dana untuk Korban Tragedi Kanjuruhan, Momen Solidaritas Kemanusiaan

Tragedi Kanjuruhan menyisakan duka mendalam. Bagi keluarga yang ditinggalkan, kehilangan sosok saudara, ayah, istri, atau anak tentu bukan perkara mudah. Tragedi ini juga menuntut dunia sepak bola Tanah Air untuk lagi-lagi berbenah diri mengevaluasi setiap lapisan untuk dimintai pertanggung jawaban. Di mata dunia, Tragedi Kanjuruhan jadi tragedi paling mematikan kedua sepanjang sejarah sepak bola.

Peristiwa ini nyatanya bukan hanya duka dunia bagi sepak bola. Sebab di dalamnya, ratusan orang harus meregang nyawa. Manusia-manusia yang sudah berusaha sekuat tenaga menyelamatkan diri. Nggak perlu pikir panjang untuk melihat peristiwa ini sebagai tragedi kemanusiaan.

Bantuan donasi pun mulai berdatangan untuk meringankan beban sesama manusia yang terdampak peristiwa ini. Salah satunya yaitu penggalangan dana yang diinisiasi oleh ARMY Indonesia di platform KitaBisa. Basis penggemar BTS itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp447 juta.

ADVERTISEMENTS

ARMY Indonesia buka penggalangan dana untuk disalurkan ke keluarga korban yang terdampak tragedi

Donasi oleh ARMY Indonesia

Donasi oleh ARMY Indonesia | Credit: Kita Bisa

Sehari setelah peristiwa mematikan itu, tepatnya pada 2 Oktober 2022, BTS ARMY Project Lombok membuka donasi lewat kitabisa.com untuk disalurkan ke korban selamat dan keluarga terdampak. Penggalangan dana ini awalnya menargetkan jumlah uang yang terkumpul sebesar Rp15 juta hingga tanggal batas donasi 16 Oktober 2022.

Namun, sebelum mencapai tanggal batas yang ditentukan, donasi yang terkumpul sudah jauh melebihi target. ARMY Indonesia melaporkan donasi ini telah ditutup pada Selasa (4/10) dengan total dana terkumpul sejumlah Rp447 juta.

Melansir dari CNN Indonesia, Hardyanti selaku inisiator menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan kepada korban selamat dan keluarga yang terdampak. Tim dari ARMY Malang sudah mulai mendata korban-korban di lapangan. Dalam penyalurannya, Hardyanti bekerja sama dengan ARMY Malang dan sejumlah relawan dari Aremania (suporter Arema) serta perwakilan resmi dari klub.

Selain itu, Hardyanti menegaskan kalau penggalangan dana ini dibuat atas nama ARMY Indonesia meskipun diinisiasi oleh ARMY Lombok. Sebab, dalam pengerjaannya, mereka juga melibatkan kerja sama dengan basis fans BTS dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Malang, Sulawesi, dan Surabaya. Terlebih lagi, ARMY dari daerah Indonesia lainnya tentu turut menyumbangkan dana.

ADVERTISEMENTS

Aksi penggalangan dana ARMY Indonesia ini menuai reaksi positif. Selain penggemar BTS, penggemar grup K-Pop lain juga ikut menggalang donasi

Ungkapan bangga warganet atas penggalangan dana yang diinisiasi ARMY Indonesia terus mengalir sejak pintu donasi dibuka. Mereka menyadari kalau ARMY bukan sekadar sekelompok orang yang mengidolakan penyanyi Korea Selatan itu. Jumlah mereka banyak dan tersebar di seluruh Indonesia. Kekuatan itu pula yang dimanfaatkan para penggemar BTS ini dalam melakukan aksi solidaritas mereka yang lainnya. Seperti Wings of Bangtan, BTS ARMY Help Center Indonesia, Bintang Ungu, hingga Kama Kami.

Lewat donasi ini, sejumlah warganet yang juga merupakan suporter bola menaruh rasa hormat kepada aksi yang dilakukan ARMY. Bahkan, salah seorang warganet menyarankan agar suporter bola ikut mengamankan apabila ada konser K-Pop di Indonesia.

Selain ARMY, beberapa fandom K-Pop lainnya pun turut bergerak membuka donasi untuk membantu korban Tragedi Kanjuruhan. Berdasarkan pantauan Hipwee per Rabu (5/10) di platform KitaBisa, NCTzen dan WayzenNi (sebutan untuk penggemar NCT dan WayV) berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp326 juta. Penggemar Seventeen atau Carats juga sudah mengumpulkan dana sebesar Rp101 juta. Selain itu, donasi yang dibuka My Day penggemar band Day6 sejauh ini mencapai angka Rp12 juta.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Writing...

CLOSE