Muncul Istilah “Artisan” untuk Bisnis Makanan dan Kerajinan. Apa Bedanya dengan Produk Biasa?

Artisan adalah

Saat membeli makanan atau produk lainnya, apa hal yang paling kamu pertimbangkan? Jawabannya pasti bermacam-macam. Ada orang yang mengutamakan harga murah, tetapi ada juga yang rela membayar lebih untuk mendapat kualitas terbaik. Nah, orang-orang seperti ini cocok menjadi pelanggan bisnis artisan.

Advertisement

Mungkin kamu pernah mendengar istilah artisan bread, cheese, teh atau produk artisan yang lain. Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dengan artisan? Apa yang membedakan produknya dengan produk bisnis biasa? Yuk simak selengkapnya!

Sebutan “artisan” digunakan untuk bisnis yang produknya dibuat sendiri dengan tangan. Jadi kualitasnya lebih terjamin

Artisan cheese | Photo by Alice Donovan Rouse on Unsplash via unsplash.com

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), artisan adalah orang yang ahli membuat barang kerajinan tangan. Dalam berbisnis, pengertiannya bisa lebih luas lagi. Kata artisan sering digunakan untuk bisnis yang menjual produk buatan sendiri atau handmade (buatan tangan). Jadi konsepnya sangat berbeda dengan pabrik yang membuat banyak produk sekaligus dengan mesin.

Produk artisan dibuat satu per satu dengan tangan sehingga membutuhkan proses yang panjang. Biasanya mereka menggunakan bahan-bahan lokal dan teknik tradisional. Karena proses pembuatannya lebih cermat, biasanya produk yang dihasilkan juga lebih berkualitas. Banyak orang yang menyukainya karena produk artisan cenderung unik dan tiada duanya.

Advertisement

Beberapa bisnis artisan yang terkenal adalah artisan bread dan artisan cheese. Kenali ciri-cirinya agar nggak salah beli

Roti buatan sendiri | Photo by Wesual Click on Unsplash via unsplash.com

Bisnis artisan bisa menghasilkan berbagai macam produk, salah satu yang terkenal adalah artisan bread. Apa bedanya dengan roti biasa yang dijual dalam skala besar di supermarket? Ternyata artisan bread dibuat secara manual dengan tangan, tanpa menggunakan mesin sama sekali. Biasanya jenis roti ini dibuat oleh artisan baker di toko kue kecil. Mereka menggunakan resep sendiri dan memilih bahan-bahan khusus yang masih segar serta berkualitas tinggi.

Biasanya artisan bread terbuat dari air, ragi, tepung, dan garam. Terkadang ragi biasa diganti dengan ragi buatan sendiri, apalagi untuk jenis sourdough (adonan asam). Maka dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk fermentasi. Mereka juga nggak menggunakan zat-zat artifisial seperti pewarna makanan. Bagaimana dengan hasilnya? Biasanya artisan bread mempunyai tampilan yang lebih mengembang, rasa yang ringan dan enak, serta mudah dicerna sehingga nggak membuat perut terasa penuh.

Produk lain yang nggak kalah menarik adalah artisan cheese. Biasanya jenis keju ini terbuat dari susu organik yang produksinya sangat dijaga. Sang pembuat akan memprosesnya secara alami sehingga proses fermentasi lebih panjang. Keju ini juga nggak menggunakan pengawet sehingga lebih sehat. Rasanya pun enak dan lebih aman untuk orang-orang yang mempunyai penyakit tertentu.

Advertisement

Selain itu, ada juga produk artisan berupa kerajinan tangan. Misalnya mangkuk atau gelas dari keramik yang unik

Kerajinan buatan tangan | Photo by Lauren Fleischmann on Unsplash via unsplash.com

Ternyata produk artisan nggak hanya makanan lo. Ada pula artisan berupa kerajinan tangan seperti mangkuk, piring, gelas, vas bunga, dan lain-lain. Proses pembuatannya nggak menggunakan mesin pencetak. Dalam bisnis artisan, kerajinan tangan ini akan dibuat sendiri satu per satu dengan cermat. Itulah yang membuat kualitasnya terjamin dan pilihan motifnya lebih unik, berbeda dengan produk buatan pabrik yang standar.

Berbagai kelebihan itulah yang membuat produk artisan menjadi lebih menonjol. Kalau kamu tertarik, nggak perlu ragu-ragu untuk membelinya! Selain bisa memperoleh produk yang berkualitas dan unik, kamu juga bisa sekaligus membantu bisnis-bisnis kecil untuk terus berkembang. Yuk cintai produk buatan tangan~

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Tinggal di hutan dan suka makan bambu

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE