Sejak dua hari lalu, media sosial dihujani dengan komentar jutaan orang tentang pembukaan Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Gelora Bung Karno, Jakarta. Nggak sedikit orang kagum dan terus-terusan memuji kemegahan yang dibawa dalam perhelatan Sabtu malam kemarin. Event besar yang bisa terwujud berkat kerjasama berbagai pihak itu bahkan mencuri perhatian masyarakat internasional. Di Twitter, pesta pembukaan ini sampai jadi trending topic setelah dicuit ribuan orang.

Saat ini Indonesia sedang jadi sorotan karena event besar ini. Tapi nyatanya, nggak semua orang sadar kalau di saat-saat seperti ini kita justru harus “behave“. Soalnya ternyata nggak sedikit orang justru menyangkutpautkan Asian Games 2018 sama unsur politik licik yang bilang ini cuma pencitraan Jokowi. Lho? ‘Kan ini hasil kerja keras putra-putri bangsa, nggak peduli pilihan politiknya apa, tujuan mereka semua satu, membangun nama baik Indonesia di mata dunia. Kali ini Hipwee News & Feature sudah menyiapkan ulasannya untuk kamu. Yuk, simak bersama!

Megahnya pembukaan Asian Games 2018 di Jakarta kemarin, jadi pusat perhatian publik internasional. Kita sudah sepatutnya bangga

Opening ceremony Asian Games 2018 via kpopchart.net

Advertisement

Sabtu (18/08) malam kemarin, Stadion Utama Gelora Bung Karno jadi saksi bisu betapa meriah dan megahnya pembukaan event yang ditunggu-tunggu sejak lama itu. Mulai dari awal hingga akhir, penampilan para performers betul-betul maksimal dan memukau ribuan orang yang hadir. Setiap detilnya rasanya layak untuk dikagumi. Perhelatan kemarin juga jadi pusat perhatian publik internasional. Sebagai bagian dari negara Indonesia, sudah seharusnya kita bangga dengan output yang dihasilkan para putra-putri bangsa itu.

Opening Asian Games 2018 juga dimeriahkan aksi Jokowi naik motor gede. Meskipun katanya pakai stuntman tapi cukup diapresiasi banyak orang lho

Jokowi datang ke venue naik moge via www.timlo.net

Banyak hal yang jadi sorotan di ajang opening Asian Games 2018 kemarin, salah satunya aksi Jokowi mengendarai motor gede (moge) ke venue. Dalam video yang ditayangkan, ceritanya Jokowi berangkat dari istana menggunakan mobil yang dikawal Paspampres. Tapi di tengah perjalanan, rombongannya malah terjebak macet. Tanpa pikir panjang, Jokowi meminjam moge salah satu Paspampres dan melanjutkan perjalanan sampai ke stadion. Aksi Jokowi naik moge cukup mendapat apresiasi banyak orang, termasuk masyarakat Korsel yang meramaikan medsos dengan komentar-komentarnya.

Tapi menurut kabar, atraksi Jokowi kemarin dilakukan oleh stuntman. Terlepas dari benar atau nggak, tapi keseruan acara kemarin tetap patut diacungi dua jempol.

Lucunya, banyak pihak yang malah menyangkutpautkan Asian Games 2018 ini sama unsur politik. katanya cuma pencitraan. Padahal yang turut menyukseskan acara ini tuh banyak banget lho

Orang-orang yang berjasa di balik kesuksesan opening Asian Games 2018 via breakingnews.co.id

Advertisement

Kayaknya nggak ada hal di dunia ini yang nggak mengundang pro kontra, sekalipun acara besar nan megah kayak opening Asian Games 2018 kemarin. Sebagai negara yang mungkin masih dianggap berkembang & jauh di belakang, tapi nyatanya kita bisa bikin acara Sabtu malam kemarin jadi indah dan layak dipublikasikan media-media asing. Lucunya, beberapa yang kontra malah mengaitkan sama unsur-unsur politik. Belakangan ini perdebatan politik di Indonesia memang lagi panas-panasnya. Tapi, berpendapat kalau Asian Games cuma jadi ajang pencitraan Jokowi, cuma jadi hal paling nggak dewasa yang bisa dilakukan orang di tengah kemeriahan ajang olahraga terbesar se-Asia ini.

Sebelum bilang gitu, coba deh liat partisipan yang turut menyukseskan acara ini, betul-betul beragam. Bahkan mungkin pilihan politik mereka juga berbeda-beda. Tapi demi mengharumkan nama bangsa, mereka bersatu padu dan berkolaborasi menghasilkan karya hebat seperti kemarin. Begitupun seluruh jajaran pemerintah pusat maupun daerah, yang sama-sama bekerja keras mewujudkan event ini dengan serius, nggak peduli apa bendera partainya.

Lagian kalau bukan presiden, siapa lagi yang mau dicitrakan positif di mata dunia? Apalagi dalam event internasional seperti Asian Games

Presiden sebagai garda depan sebuah negara via www.liputan6.com

Salah satu unsur paling menonjol dari suatu negara sudah pasti adalah presidennya. Jadi rasanya wajar kalau presiden itu ya harus dicitrakan positif, biar negaranya juga ikut dipandang positif. Apalagi dalam event internasional semacam Asian Games. Kalau kemarin Jokowi nggak melakukan “aksi” tersebut, mungkin perhatian dunia terhadap Indonesia nggak bisa sebesar sekarang. Di belakang Jokowi, jelas ada ratusan bahkan ribuan orang yang ikut andil menyukseskan acara, tapi apa iya semua orang itu harus disebut satu per satu dalam berita?

Debat politik itu sah-sah aja, apalagi negara kita memang menganut demokrasi. Tapi kalau hal itu dilakukan di waktu yang nggak pas, yang ada citra Indonesia di mata dunia malah jadi buruk. Itu juga diam-diam bakal bisa memecah belah bangsa lho. Jadi, please lah, jadilah bijaksana. Kalau memang mau debat politik, mending tunggu tahun depan aja deh~

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya