Awal Mula Hari Bumi Jadi Peringatan Tahunan Sampai Saat Ini. Ternyata dari Demo Besar-besaran!

Awal mula hari bumi

“SELAMAT HARI BUMI!”

Advertisement

Hari ini, di tengah pandemi yang masih berlangsung ini, kita semua sedang memeringati Hari Bumi. Sebuah peringatan penting yang bisa jadi ajang untuk refleksi, sudahkah kita berbuat baik pada bumi, tempat yang kita tinggali ini? Sudahkah kita memperlakukannya sebaik mungkin? Menjaganya dan melestarikannya?

Peringatan yang jatuh setiap tanggal 22 April ini ternyata sudah dirayakan yang ke-50 kali. Dulu, sebelum jadi peringatan tahunan, orang-orang di Amerika Serikat turun ke jalan dan berdemo besar-besaran. Mereka yang banyak terdiri dari aktivis itu berjuang gimana agar masyarakat bisa lebih peduli lagi sama kondisi bumi yang waktu itu, 50 tahun lalu, sudah mulai memburuk. Asap industri di mana-mana, polusi banyak memenuhi udara. Mirisnya, waktu itu adanya polusi justru dianggap sebagai sebuah kemakmuran! Duh, kok bisa?? Simak aja yuk, ulasan lengkapnya bareng Hipwee kali ini~

Peringatan Hari Bumi bermula dari sebuah gerakan masif di tahun 1970, yang melibatkan jutaan orang turun ke jalan. Mereka berdemo, mengecam para perusak bumi, dan menyerukan untuk menyelamatkan planet

Sungai Nashua di AS yang tercemar via ejatlas.org

Semua bermula dari sekitar tahun 60-an akhir sampai menjelang 70-an. Saat itu industri di Amerika lagi gila-gilanya. Pabrik-pabrik dibangun, mengeluarkan asap tebal dan lumpur yang mencemari lingkungan. Mobil-mobil besar yang cenderung tidak efisien juga turut menyumbang polusi. Parahnya, menurut orang-orang di masa itu, polusi udara disikapi sebagai sebuah kemakmuran. Mungkin karena bagi mereka, semakin banyak dan giat pabrik-pabrik menciptakan produk-produk industri (kayak mobil, alat-alat rumah tangga, dll), semakin maju sebuah negara gitu ya. Soalnya bisa menguasai pasar juga, kan. Hmm, tapi ya nggak gitu juga kaleee~

Advertisement

Nah, lalu ada seorang senator yang prihatin sama kondisi lingkungan di AS. Mirisnya, sekitar Januari 1969, ia dan banyak orang jadi saksi tumpahnya minyak besar-besaran di Santa Barbara!

Senator Gaylord Nelson via www.alumnipark.com

Senator asal Wisconsin, Gaylord Nelson, menjadi “otak” pertama yang memicu ditetapkannya Hari Bumi. Sejak beberapa tahun sebelum Hari Bumi yang pertama, ia sudah prihatin dan merasa gelisah sama kondisi lingkungan di AS. Apalagi Januari 1969, ia dan banyak orang jadi saksi kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California. Lalu ia mencoba mengumpulkan orang untuk sama-sama mengedukasi masyarakat soal pentingnya menjaga lingkungan lewat pengajaran di kampus-kampus nasional.

Puncaknya, tanggal 22 April 1970, sekitar 20 juta orang penduduk Amerika turun ke jalan, taman, auditorium, untuk menentang dampak dari pembangunan industri yang ternyata telah berjalan 150 tahun! Dari gerakan masif itulah Hari Bumi lahir

Banyak banget partisipannya! via time.com

Berbulan-bulan Nelson mengedukasi publik lewat institusi pendidikan, baru pada 22 April 1970, ada sebuah kesepakatan untuk sama-sama turun ke jalanan. Ribuan perguruan tinggi dan universitas mengorganisir protes terhadap kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas industri yang telah berlangsung di AS selama 150 tahun. Dampaknya sudah semakin serius, kesehatan manusia yang jadi taruhannya. Gerakan itu memicu perhatian media-media nasional, dan secara cepat menyebar ke seluruh negeri. Peserta yang ikut protes dilaporkan ada sebanyak 20 juta penduduk, atau 10 persen dari total populasi Amerika Serikat. Akhirnya hari itu diperingati sebagai Hari Bumi, yang sampai saat ini jadi perayaan tahunan di seluruh dunia!

Dari gerakan masif itu juga, lahir sejumlah undang-undang dan Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat yang masih ada hingga sekarang. Semua bertugas mengatur pelestarian lingkungan, hingga melindungi spesies dan satwa liar

Advertisement

Gerakan ini berdampak besar via www.sritaly.com

Hari Bumi 1970 membawa banyak sekali perubahan baik dari struktur pemerintahan, hingga kebijakan-kebijakan yang berlaku di AS. Dari gerakan masif itu lahirlah Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat. Sejumlah undang-undang turut disahkan, mulai dari UU Pendidikan Lingkungan Nasional, sampai UU Air Bersih! Semua saling bersinergi untuk mencapai nilai-nilai yang sama: melawan kerusakan lingkungan, mencegah hilangnya hutan belantara, hingga melindungan satwa-satwa liar yang rawan punah. Hingga kini, sederet kebijakan itu dilaporkan telah melindungi jutaan pria, wanita dan anak-anak dari penyakit dan kematian serta melindungi ratusan spesies dari kepunahan.

Terharu sekaliii! Semoga aja perjuangan Pak Nelson untuk menjaga dan melestarikan bumi bisa kita teruskan sampai ke anak cucu kita ya! Sekali lagi, Selamat Hari Bumi, bumiku…

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE