Belajar Tangguh dari Anak Muda di 2021 Lewat “Catatan Akhir Tahun Hipwee”

E-book Catatan Akhir Tahun Hipwee

Tahun yang baru sudah di depan mata. Jika sejenak menoleh ke belakang, menelusuri hari demi hari di tahun 2021, kita semua akan takjub. Takjub karena telah berhasil menjalani dan melewati berbagai tantangan yang ada. Takjub karena dapat bertahan dengan berbagai ketidakpastian hingga kini menyongsong tahun baru dengan setumpuk harapan.

Jika disimpulkan, tahun 2021 merupakan periode tumbuhnya kepercayaan diri masing-masing kita. Sepanjang tahun ini kita mulai bisa menerima dan menemukan berbagai kesenangan baru. Tahun ini menunjukkan betapa kita tangguh, kuat, adaptif, dan kreatif lebih dari yang pernah dibayangkan. Siapa sangka kamu akan bisa menikmati staycation jika sebelumnya gandrung plesiran? Siapa yang mengira kamu bisa menjadi cashless society jika sebelumnya parno dengan uang digital?

Segala perwujudan dari ketangguhan, kekuatan, kreativitas dan betapa adaptifnya anak muda sepanjang tahun 2021 ini yang coba Hipwee potret dalam e-book “Catatan Akhir Tahun Hipwee: Tangguhnya Anak Muda di 2021”. Dalam e-book ini, Hipwee mencari tahu seperti apa para SoHip (sebutan bagi penikmat setia Hipwee) yang didominasi Milenial dan Gen Z menjalani tahun 2021.

Anak muda di 2021 adalah penggerak perilaku adaptasi yang tangguh

Photo by Edward Jenner from Pexels

Fakta bahwa Milenial dan Gen Z di sepanjang tahun ini menjadi penggerak perilaku adaptasi yang tangguh dalam menghadapi ketidakpastian menjadi latar belakang diluncurkannya e-book ini. Seperti disampaikan oleh Editor In Chief Hipwee Hardiana Noviantari, melalui e-book ini Hipwee ingin memotret dinamika kehidupan anak muda di tengah tantangan dan perubahan sepanjang tahun 2021.

“Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan dan perubahan, ternyata anak-anak muda tuh punya ketangguhan tersendiri. Selain bisa beradaptasi dengan cepat, mereka malah bisa jadi agen perubahan, seperti dalam hal work from home (WFH) dan cashless society,” kata Hardiana.

Untuk mendapatkan potret yang akurat, e-book “Catatan Akhir Tahun Hipwee” disusun berdasarkan hasil survei kualitatif dan kuantitatif. Metode pengambilan data dilakukan dengan menggabungkan kuesioner yang dibagikan kepada para SoHip melalui form, media sosial Instagram dan Twitter serta aktivasi di komunitas Hipwee mulai tanggal 9-21 Desember 2021.

Terdiri atas tiga babak, “Catatan Akhir Tahun Hipwee” ungkap sejumlah temuan menarik

E-book “Catatan Akhir Tahun Hipwee” disusun dalam tiga babak. Masing-masing babak dilengkapi data yang didapat dari survei, mencakup jumlah responden untuk masing-masing topik dan diagram yang mudah dicerna. Adapun babak pertama menyuguhkan potret terkait kondisi kesehatan mental dan fisik para SoHip, hingga kondisi percintaan yang nggak dimungkiri jadi sedikit rumit di tahun ini.

Sementara babak kedua meyuguhkan potret lengkap terkait perubahan dan tantangan yang para SoHip alami, mulai dari rutinitas yang serba online, kondisi finansial, hingga kebiasaan-kebiasaan baru lainnya seperti gaya hidup cashless. Sedangkan pada babak ketiga, e-book “Catatan Akhir Tahun Hipwee” menyuguhkan potret perubahan positif dan bukti ketangguhan para SoHip.

Secara menyeluruh, ketiga babak tersebut memuat banyak temuan-temuan menarik dan bahkan nggak terduga. Salah satu temuan yang paling menarik adalah banyak dari para SoHip yang ingin mempertahankan sejumlah kebiasaan baru yang muncul sepanjang tahun ini, seperti menjalankan protokol kesehatan hingga berbagi bantuan atau subsidi.

“Yang paling menarik ketika (responden) ditanya hal apa yang tidak ingin diubah setelah pandemi, ada yang menjawab normalisasi pernikahan minimalis,” ungkap Hardiana.

“Catatan Akhir Tahun Hipwee” bisa jadi bekal anak muda untuk lebih tangguh lagi menjalani tahun 2022

Photo by Helena Lopes on Unsplash

Nggak hanya memuat tiga babak terkait potret dinamika kehidupan anak muda di tahun 2021, “Catatan Akhir Tahun Hipwee” juga melampirkan hal menarik tentang Hipwee sepanjang tahun ini, seperti keyword paling dicari pembaca, artikel paling populer, hingga kontributor paling populer.

Diluncurkannya “Catatan Akhir Tahun Hipwee” ini membawa satu harapan besar, yakni agar dapat dipergunakan sebagai bekal anak muda Indonesia dalam menyambut tahun baru, dan menjalaninya dengan ketangguhan, kekuatan, kreativitas dan sikap adaptif seperti di tahun 2021 ini.

E-book ini bisa menjadi refleksi dan bukti betapa tangguhnya anak-anak muda menghadapi berbagai kesulitan. Bekal untuk bisa lebih optimistis lagi menyambut tahun yang baru,” pungkas Hardiana.

Nah, buat kamu yang sepakat kalau tahun 2021 ini telah membuktikan diri lebih hebat dan kuat dari yang dibayangkan, mari bekali diri untuk makin tangguh lagi dalam menjalani tahun 2022 nanti. Silakan baca atau unduh e-book “Catatan Akhir Tahun Hipwee: Tangguhnya Anak Muda di 2021” melalui tautan berikut ini https://bit.ly/ebookCAT. Mari bersyukur atas keberhasilan dalam bertahan, berjuang dan berkembang hingga titik ini.

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor