Pernikahan, sebuah hubungan sakral yang menuntut komitmen seumur hidup ini memang merupakan salah satu perintah agama. Memang bukan perkara mudah untuk akhirnya memutuskan akan menikah dengan seseorang yang bakal mengimamimu kelak. Butuh proses dan pertimbangan matang hingga akhirnya kamu mantab melangkah ke pelaminan.

Segala persiapan pun harus mulai kamu cicil satu persatu, termasuk pemahaman jika kamu akan memiliki momongan di kemudian hari. Selain harus menjaga kesehatan tubuh sendiri maupun suami, seorang Ibu juga mesti memikirkan tumbuh kembang sang buah hati. Mencari serta menggali informasi sangatlah penting dilakukan demi kesehatan anakLalu hal apa aja sih yang perlu diperhatikan?

Advertisement

Melalui acara yang memperingati Hari Chef Sedunia, Nestlé Indonesia menghadirkan beberapa pakar yang ahli di bidangnya untuk membahas betapa pentingnya gizi dan nutrisi bagi anak. Tak hanya itu, ternyata melibatkan buah hati dalam kegiatan masak-memasak juga perlu dilakukan lho. 

“Hari Chef Sedunia merupakan kesempatan yang sangat baik bagi kami untuk memberikan edukasi mengenai pola makan gizi seimbang sedini mungkin. Khusus pada kegiatan hari ini, kami ingin anak-anak dapat memahami manfaat atau superpower di balik makanan yang mereka konsumsi sehingga mereka terinspirasi untuk dapat tumbuh sehat dan kuat seperti superhero idola mereka,” ungkap Direktur Legal and Corporate Affairs Nestlé Indonesia Debora R. Tjandrakusuma.

Banyak kekhawatiran yang biasanya timbul ketika para Ibu muda tengah memasak lalu diganggui oleh anak. Ajaklah mereka untuk langsung terlibat, hal ini justru berdampak positif lho!

Bagi kamu para mama muda yang telah memiliki momongan, pasti sudah hatam dengan keisengan anak-anak yang suka mengganggu aktivitas kamu di dapur. Tingkah mereka yang kadang membuat kesal justru bisa kamu jadikan cara untuk lebih dekat dengan mereka. Salah satu yang dapat kamu lakukan ialah dengan mengajak mereka memasak bersama. Kamu pun jadi bisa mengajari mereka tentang pemilihan nutrisi dengan cara yang menarik.

“Memasak bersama dapat meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal berbagai sayuran dan buah sehingga menjadi lebih kreatif dalam memadu rasa dan berkreasi mengatur tampilan makanan. Dengan demikian, mereka pun akan lebih semangat ketika menyantap makanan tersebut,” ucap chef Stefu Santoso dari Association of Culinary Professionals Indonesia (ACPI).

Ternyata membuat bekal yang tepat untuk sang anak sangatlah penting demi menjaga nutrisi dan gizi yang dikonsumsi

“Sarapan sangat penting, nggak cuma untuk anak-anak saja tapi kita juga sebagai orang dewasa jangan sampai melewati sarapan. Bekal yang dibuat pun harus cukup karbo dan protein. Terutama pada pemilihan buah, sayur, dan minuman,” terang Sari Sunda Bulan, Pakar nutrisi.

Pemilihan nutrisi merupakan faktor penting dalam membuat sebuah masakan. Anak-anak yang sering dibekali makan siang juga perlu diperhatikan kadar komposisinya. Ada 5 hal yang nggak boleh terlewatkan, yakni karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral, serta air. Kelima sumber nutrisi tersebut harus dipilah secara benar agar asupan yang masuk ke dalam tubuh bisa sesuai.

Menjadi ibu tentu sangat besar tanggung jawabnya. Salah satunya memastikan sang buah hati dan keluarga tumbuh besar dengan nutrisi yang selalu terjaga.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya