Siapa sih yang nggak mau kaya? Siapa juga yang tidak mau seperti Bill Gates, orang terkaya di dunia yang tidak perlu berpikir dua kali untuk menggelontorkan uangnya ke berbagai kegiatan amal dan penelitian demi kemaslahatan umat manusia? Kekayaan materiil memang tidak akan kita bawa ke alam kubur, tapi tentu saja bisa membeli kenyamanan hidup dan bahkan memberikan kita platform untuk membantu sesama. Maka dari itu banyak sekali orang yang ingin mengikuti jejak sosok sukses seperti Bill Gates.

Pendiri Microsoft ini selalu mendominasi daftar orang terkaya dalam sepuluh tahun terakhir. Jika kamu melihat tren akhir-akhir ini, makin banyak orang-orang terkaya di dunia yang datang dari kalangan teknologi seperti Bill Gates. Pemilik olshop terbesar di dunia, Amazon, Jeff Bezos juga untuk pertamakalinya menembus peringkat ketiga orang terkaya di dunia tahun 2017 ini. Kalau sekarang pekerjaan di industri IT itu paling menguntungkan dan cepat buat kaya, tidak begitu realitanya 30 atau 40 tahun lalu.

Advertisement

Nah sejarah dan perubahan siapa atau dari kalangan apa orang-orang terkaya di dunia ini, menarik lho untuk dicermati. Terutama buat kamu yang berusaha memprediksi kira-kira pekerjaan macam apa yang bisa membuatmu punya prospek lebih untuk menimbun kekayaan 10 tahun lagi, Yuk simak bersama penemuan Hipwee News & Feature ini!

1. Zaman dulu, duluuuu banget, yang kaya dan berkuasa penuh jelas seorang raja. Hanya karena memiliki hubungan darah dengan raja, garis keturunan dan kerabat jauhnya juga ikut kaya

Raja jelas yang paling kaya via amazonaws.com

2. Pada masa awal-awal pembentukan konsep negara-bangsa, politisi jadi kecipratan pegang kekuasaan dan tentu saja kekayaan. Inget zaman Romawi dulu, politisi sangat berkuasa

Di era Romawi kuno, politisi adalah yang paling berkuasa via historybuff.com

3. Setelah itu, perkara kekayaan dipegang oleh mereka yang mahir berdagang. Saudagar di dunia semuanya kaya!

Saudagar Arab jadi yang terkaya pada masanya via rackcdn.com

4. Setelah masa revolusi industri sampai tahun 1960-an, pemilik perusahaan assembly dari yang merakit mobil sampai membuat alat-alat perang adalah yang terkaya

Tahun sekian, pemilik industri yang kaya. Industri mobil dan baja jadi yang termaju via pinterest.com

5. Tren orang terkaya ini sebenarnya bisa diprediksi. Setelah banyak industri mobil di dekade sebelumnya, tahun 1970-an dikuasai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk bahan bakar

Harga minyak melambung tinggi, semua ‘barang modern’ butuh minyak dan gas untuk bahan bakar via pinterest.com

6. Nah di tahun 1980-an, kekayaan jadi milik mereka yang bekerja di sektor perbankan. Seorang akuntan bisa hidup dengan berfoya-foya

Mengatur investasi dan moneter dunia via www.bulleydavey.co.uk

7. Pemilik media menjadi orang-orang kaya di tahun 1990-an. Melalui berita, mereka menghasilkan banyak uang

Pada 90-an, orang media kaya-kaya via flickr.com

8. Giliran bagi kamu-kamu di tahun 2000 sekian, profesi paling menjanjikan dipegang bidang IT. Cek deh orang-orang terkaya saat ini, banyak yang bergerak di sana

Banyak pemilik start up IT, sukses jadi milyuner termuda di dunia  via www.htxt.co.za

Jika kamu jeli, sebenarnya pergerakan orang terkaya-terkaya di dunia itu bisa diprediksi. Ya kita tinggal lihat saja perubahan gaya hidup dan kebutuhan manusia di sekitar kita. Iya sih profesi-profesi umum yang semacam dokter, pengacara, atau guru, selalu dibutuhkan. Tapi jika ingin menjadi yang terkaya, harus pintar-pintar membaca tren besar dalam kehidupan manusia.

Besok bakal banyak yang serba cyber via forbes.com

Mungkin salah satu ukurannya bisa dilihat dari teori Revolusi Industri. Revolusi pertama, berhubungan dengan mekanisasi. Sementara yang kedua adalah divisi kerja dan penciptaan industri-industri besar. Kita sekarang sedang berada dalam revolusi industri ketiga yaitu IT, elektronik, dan automatisasi. Nah kira-kira apa ya revolusi industri keempat? Yang bisa memprediksi dengan tepat dan mulai membangun industri atau usahanya dari sekarang, pasti akan jadi golongan terkaya 10 tahun mendatang.

Advertisement

Masih banyak perdebatan sih, tapi salah satu ramalan datang dari World Economic Forum yang meyakini bahwa Revolusi Industri keempat bakal banyak berhubungan dengan meleburnya semua batasan fisik, teknologi, dan biologi. Jadi akan semakin banyak produk-produk dengan Artificial Intelligence atau AI. Waduh seru juga ya, tapi berarti Indonesia harus segera mengejar ketertinggalan jika ingin jadi bangsa yang kaya.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya