Anak Muda Masa Kini Keluar Duit Berapa sih Buat Subscribe Layanan? Ini Penuturan Jujur Mereka

Budget konten berlangganan

Di era seperti sekarang berlangganan atau subscribe suatu platform hiburan dan informasi sudah menjadi hal umum yang banyak dilakukan kaum milenial. Di samping punya kelebihan bebas iklan, konten atau informasi yang dihadirkan pun biasanya lebih lengkap, cepat dan mudah diakses dibandingkan orang lain.

Advertisement

Bicara soal subscribe, kata tersebut sudah nggak asing lagi ya di telinga kita. Bukan hanya identik sebagai layanan dalam YouTube saja lo, maknanya pun lebih luas untuk pelanggan di beberapa perusahaan. Nah berikut ini supaya lebih memahami mengapa konten berlangganan semakin digandrungi oleh anak muda. Simak beberapa penuturan jujur mereka, yuk. Siapa tahu alasannya sama nih dengan yang kamu punya, atau kamu terinspirasi untuk melakukan hal yang sama?

1. Akses konten hiburan tujuan utamanya untuk refreshing. Ada iklan yang terus menerus justru bikin seseorang jadi pusing dan berujung malas untuk gunakan kembali

YouTube Premium | Credit: Szabo Viktor via unsplash.com

Dulu kegiatan menonton hanya dilakukan orang melalui televisi, sekarang justru banyak yang beralih gunakan jasa streaming atau video berbasis internet. Selain lebih banyak jenis pilihan tontonan, kamu pun bisa menonton kapan saja, dimana saja dengan mudah tanpa takut ketinggalan. Terlebih sebuah platform video berlangganan seperti YouTube, Netflix, Viu, Disney+ Hotsar juga menyediakan sebuah konten yang ekslusif yang hanya bisa bisa dinikmati jika kita mempunyai akun di sana.

“Aku suka banget ikutin streaming idol K-Pop. Awalnya pakai YouTube premium itu cuma trial gratis yang 1 bulan. Pas dicoba, ternyata ngerasain sendiri nonton lancar nggak ada iklan yang bikin repot. Karena ketagihan, aku cari di Twitter jasa jual YouTube premium, terus nemu dengan harga terjangkau Rp30 ribu per 4 bulan karena ada diskon, hahaha,” kata Devi (22 tahun).

Advertisement

Rata-rata penawaran gratis di awal memberi pengalaman tersendiri bagi pelanggan lo. Banyak juga yang memilih akun untuk 5 anggota keluarga dengan harga Rp89 ribu/bulannya. Wah jauh lebih irit ya!

2. Nggak hanya platform berbasis video, bagi penyuka musik mereka rela loh membayar ekstra untuk dapat konten yang lebih lengkap

Platform berlangganan musik | Credit: Fixelgraphy via unsplash.com

“Spotify premium memberikan skip tak terbatas. Jadi kamu bisa melompati lagu sebanyak yang kamu mau. Pelajari lebih lanjut tentang premium sekarang setelah kamu menutup banner

Advertisement

Siapa yang kesal duluan kalau sudah dengar iklan di atas. Saking seringnya diputar sampai kalimat iklannya menempel erat di pikiran. Bagi sebagian orang, mendengar musik itu sama halnya dengan mengekspresikan perasaan hati. Jadi wajar jika banyak yang rela berlanggan di aplikasi seperti JOOX atau Spotify sebagai hiburan di tengah aktivitas yang padat.

“Berangkat kerja pun sering dengar musik biar semangat. Aku sadar sih kalau musik berpengaruh untuk nentuin mood di pagi hari. Sayangnya, beberapa lagu yang mauku dengar itu kadang explicit, bisa juga nggak tersedia. Kalau pakai iOS sulit cari jalan pintas, jadi pilih berlangganan biar lebih lengkap dan bisa disimpan lagunya,” tutur Saskia (24 tahun).

Rata-rata ia menghabiskan uang kurang dari Rp20 ribu per bulan, lo. Dengan syarat memakai akun untuk 6 anggota keluarga dalam sekali pembayaran sebesar Rp79 ribu per bulan. Bahkan ada yang menyisihkan uang lebih tinggi sedikit untuk kategori Spotify Student seharga Rp27.500 per bulannya.

3. Tanpa disadari banyak juga yang memulai berlangganan karena terbawa dari pekerjaan di kantor. Terutama untuk platform penyedia jasa desain nih

Penyedia layanan desain | Credit: Windows via unsplash.com

Nggak dipungkiri dewasa ini teknologi sudah semakin canggih, desain digital pun mudah ditemukan diberbagai platform yang tersebar di internet. Walaupun disediakan secara gratis, beberapa template yang ekslusif dan unik nyatanya nggak bisa diedit secara cuma-cuma. Di sinilah peran konten berlangganan dihadirkan untuk menjawab keresahan pengguna.

“Kerja jadi admin tapi banyak ngurus desain juga untuk sosmed. Untungnya kantor provide Canva Premium yang cukup memudahkan. Desain aku biasa aja tapi ada platform ini membantu banget. Dari sana terus kepikiran berlangganan sendiri untuk (desain) jualan aku di e-commerce,” ungkap Novi (22 tahun).

Rata-rata penggunaan jasa desain premium dibandrol mulai dari Rp150 ribu/bulan hingga Rp1,7 jutaan per tahunnya. Ada juga yang gratis, namun konten yang disajikan cukup terbatas.

4.Penggemar buku bacaan mungkin nggak melewatkan untuk langganan  platform penyedia buku daring. Selain go green, baca buku via digital juga nggak perlu perawatan khusus

Platform layanan baca | Credit: Brett Jordan via unsplash.com

Beberapa orang menghindari untuk membaca buku via daring, salah satu alasannya sebab mata yang cepat lelah. Namun, nggak sedikit juga yang sudah beralih ke platform penyedia bacaan seperti Scribd, Google Play Books, Wattpad, hingga Amazon Kindle. Toh Nggak ada istilah kutu buku sejati harus berpatokan sama wujud cetak kan?, buku ya tetap buku, walaupun diakses lewat layar smartphone atau iPad yang terpenting ialah informasi di dalamnya dan kenyamanan saat membaca.

“Langganan Scribd sudah dari 2018 waktu itu sekitar Rp100 ribu per bulannya. Biasanya kalau buku yang dicari gak ada di Scribd, maka saya akan membandingkan harga di Amazon dan Google Play Books. Mana yang lebih murah itu yang saya beli,” kata Dekrit Gampamole.

Ternyata bujet untuk berlanggan platform ini berkisar dari mulai Rp70.000 per bulannya. Akses pembatalan juga bisa dilakukan kapan pun sesuai pilihan pengguna.

Jika ke-4 di atas tanggapan mereka, boleh ya sekarang kami tahu pengalaman kamu gunakan platform berlangganan. Caranya cukup klik link dibawah dan isi kuis yang tersedia, bagi yang beruntung ada jutaan e-money dan satu smartphone gratis yang menunggu!

Ikuti survei di atas dan menangkan hadiahnya | Credit: Hipwee via www.hipwee.com

Nah, nggak bisa dimungkiri jika konten berlangganan sudah menjadi hal yang umum di zaman sekarang. Disamping banyak kelebihan, kita juga jadi merasa kemauan kita diperhatikan oleh perusahaan dan pastinya menghargai hak intelegensi pemilik.

Kalau kamu sendiri gimana nih tanggapannya? Yuk sharing pengalaman dengan mengisi link di bawah ini yang sudah kami sediakan. Di akhir, akan ada pengundian e-money senilai jutaan rupiah dan satu buah smartphone untukmu yang beruntung. Langsung aja di klik ya!

Survei Hipwee

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

CLOSE