Menelisik Penyebab Mata Kering di Acara “Buka Mata Buka INSTO”

Penyebab Mata Kering

Tanpa sadar saat ini banyak aktivitas yang didukung dengan penggunaan gadget yang bikin mata kering. Sering menatap layar laptop, main ponsel, dan nonton TV merupakan beberapa penyebab di antaranya. Kita kerap menyepelekan, meski kondisi mata kering sebenarnya sangat tak nyaman.

Advertisement

Karena itu, INSTO bekerjasama dengan Jakarta Eye Center (JEC) menggelar edukasi mengenai kesehatan mata bertajuk Buka Mata Buka INSTO. Inisiasi yang diselenggarakan di Grand Atrium, Kota Kasablanka mulai 11 – 15 September 2019 ini diharapkan dapat membantumu mengenali dan mengatasi gangguan mata kering. Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Kampanye Buka Mata Buka INSTO bertujuan mengedukasi masyarakat agar lebih mengenali masalah mata kering agar tak lagi disepelekan

INSTO Dry Eyes

“Sebagai salah satu brand keluaran Combiphar, perusahaan consumer healthcare terkemuka, INSTO senantiasa ingin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjalani gaya hidup lebih sehat,” – ujar VP Consumer Healthcare & Wellness and International Operations Combiphar, Weitarsa Hendarto, pada Rabu (11/9/2019) di Jakarta.

Kampanye Buka Mata Buka INSTO adalah sebuah inisiasi yang bertujuan mengedukasi masyarakat Indonesia mengenai mata kering. Meski kadang disepelekan karena dianggap cuma menimbulkan rasa tak nyaman, permasalahan mata kering yang tidak ditangani dengan baik sebenarnya dapat mengurangi produktivitas.

Dipercaya sebagai tetes mata pilihan masyarakat dan sebagai pemimpin pasar, mendorong INSTO untuk terus menyelenggarakan kegiatan edukasi terkait kesehatan mata. Dimulai dengan kegiatan edukasi salah satunya lewat edukasi seputar mata kering melalui kompetisi #AduLirikMataKering bersama Raditya Dika dan ciptakan awareness mengenai INSTO Dry Eyes.

“Mata kering merupakan kondisi hilangnya keseimbangan komponen air mata yang ditandai dengan berbagai gejala, mulai dari air mata menjadi tidak stabil, peningkatan kekentalan air mata, hingga kerusakan atau peradangan pada permukaan mata,”- jelas Dr. Nina Asrini Noor, Sp.M, pada Rabu (11/9/2019) di Jakarta.

Mata kering disebabkan aktivitas tiap hari yang kerap disepelekan. Jika tahu penyebab, gejala, dan cara mengatasinya, maka kamu bisa tetap nyaman beraktivitas

Advertisement

Buka Mata Buka INSTO

Aktivitas yang memerlukan visual cukup tinggi dalam waktu lama, seperti menatap monitor atau gawai, dapat menjadi penyebab mata lelah dan kering. Karena pada saat sedang fokus, frekuensi berkedip akan berkurang, sehingga mata terasa seperti mengganjal, mudah merah berulang, berair, terasa kering, sensasi berpasir, ada kotoran mata, terasa lengket, hingga rasa gatal yang memicu untuk mengucek mata. Membaca buku dan menyetir kendaraan juga termasuk kegiatan dengan atensi visual tinggi, pun dapat menimbulkan mata lelah atau kering.

“Dengan memahami gejala mata kering, serta cara mengatasi mata kering, kita bisa tetap nyaman melakukan berbagai hal yang kita senangi, mulai dari browsing, ngedit video, baca buku dan pastinya tetap produktif,” – ungkap penulis, pemain film serta content creator, Raditya Dika, pada Rabu (11/9/2019) di Jakarta.

Dalam rangka membantu masyarakat terbebas dari masalah mata kering dan tetap produktif, Dr. Nina berikan tips atasi mata kering, antara lain mengurangi paparan AC, membatasi durasi di depan monitor atau gawai dan penggunaan lensa kontak sesuai instruksi dokter mata. Selain itu, kamu bisa lakukan kompres hangat pada kelopak mata dan menjaga kelopak mata tetap higienis, konsumsi air dalam jumlah yang cukup, serta aplikasikan tetes mata lubrikan (artificial tears) untuk bantu meringankan gejala mata kering.

Jika gejala tidak berkurang, kamu bisa periksakan diri ke dokter spesialis mata untuk mengetahui diagnosis yang tepat dan penanganan yang baik.

belajar soal mata kering lewat cara-cara fun

Sejumlah kegiatan edukasi di Buka Mata Buka INSTO dikemas secara fun dan diterjemahkan sejumlah aktivitas booth dan Eye Check bersama JEC. Pada kesempatan ini INSTO menggelar sejumlah aktivitas, antara lain kompetisi e Sport PubG, games interaktif dan penampilan dari sejumlah figure publik seperti Raditya Dika, Maliq & D`essential dan Brisia Jodie.

Di akhir kegiatan, Combiphar melalui INSTO akan menggelar Combiphar INSTO 3×3 Basketball Cup, sebuah kompetisi basket 3×3 yang diselenggarakan pada 15 September 2019. Inisiatif ini melanjutkan inisiatif INSTO sebelumnya yaitu mendukung tim nasional basket putri 3×3 Indonesia untuk SEA GAMES 2019 di Filipina.

Beragam upaya yang dilakukan INSTO diharapkan dapat bantu masyarakat Indonesia peduli terhadap kesehatan mata, termasuk memahami gejala dan mengatasi mata kering. Dengan demikian, INSTO Dry Eyes dapat menjadi solusi mengatasi gejala mata kering bagi masyarakat Indonesia.

Advertisement
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Editor

Penikmat kopi dan aktivis imajinasi

CLOSE