Sebagai Pemuda, 3 Cara Menciptakan Keseimbangan ini Harus Kamu Coba

Cara-cara ini bisa kamu mulai lakukan sejak dari sekarang

Oktober adalah bulannya pemuda Indonesia. Ini karena pada setiap tanggal 28 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Sumpah Pemuda: hari di mana disepakatinya sumpah setia para pemuda Indonesia, yang menjadi kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya Tanah Air.

Nah, sebagai pemuda Indonesia masa kini, ada banyak cara yang bisa kamu lakukan untuk memaknai Hari Sumpah Pemuda. Salah satunya adalah menciptakan keseimbangan dalam kehidupan, sebagaimana keseimbangan juga tercermin dalam semangat Sumpah Pemuda. 

Berikut adalah 3 cara menciptakan keseimbangan yang harus kamu coba sebagai pemuda Indonesia.

1. Melakukan transaksi yang sekaligus bisa mendatangkan cuan

Ilustrasi melakukan transaksi melalui ponsel | Photo by PrathanChorruangsak from iStockphoto

Lebih dari masa sebelumnya, hari ini kita sebagai pemuda lebih aktif melakukan transaksi keuangan. Betul, kan? Entah itu sekadar transfer, top-up dompet digital, hingga yang kini menjadi satu kebiasaan baru yaitu bayar belanjaan online.

Nah, hal ini pun bisa jadi salah satu cara untukmu menciptakan keseimbangan, di mana transaksi yang kamu lakukan juga dapat mendatangkan cuan. Sebab, ada beberapa bank yang menawarkan keuntungan untuk mereka yang aktif bertransaksi melalui suatu program. 

Salah satunya adalah Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui program Hujan Rezeki BSI Mobile 2022. Lewat program ini, kamu yang aktif bertransaksi di BSI Mobile dapat mengumpulkan poin untuk nantinya berkesempatan memenangkan sejumlah hadiah, loh. 

Adapun poin tersebut dapat kamu kumpulkan dengan melakukan transaksi di BSI Mobile, meliputi buka rekening online, transaksi pembayaran atau pembelian, buka rekening e-mas, hingga transfer online antar bank maupun transfer BI Fast 1. 

Nah, untuk hadiahnya, kamu berkesempatan memenangkan mobil Mini Cooper, Vespa Sprint, Vespa LX, iPhone 13, Samsung Galaxy A 73 5G, hingga saldo tabungan emas senilai total puluhan juta rupiah. Menggiurkan, kan?

Pemenang dari program yang berjalan sejak 1 Oktober 2022 hingga 31 Maret 2023 ini nantinya akan dipilih secara acak melalui sistem komputerisasi. So, masing-masing nasabah BSI punya kesempatan yang sama untuk menang.  

Buat kamu yang memang aktif melakukan transaksi keuangan, boleh banget mulai mengandalkan BSI Mobile biar bisa sekalian ngumpulin poin. Informasi lebih lanjut mengenai program ini bisa kamu akses di sini, ya. 

2. Berburu kuliner dan update fashion biar kekinian, tapi juga nyicil investasi buat masa depan 

Ilustrasi nyicil investasi | Photo by PRImageFactory from iStockphoto

Kekinian adalah satu kata yang identik dengan pemuda. Apalagi kalau kita bicara anak muda hari ini, kayaknya nggak berlebihan kalau disebut sebagai generasi yang sangat update dalam banyak urusan. Sepakat?

Namun, yang lebih penting dari itu adalah menjadi anak muda yang seimbang, di mana kamu bisa tetap keep up dengan segala yang ngetren hari ini, tanpa lupa mempersiapkan masa depan. 

Nah, salah satu jalan yang bisa kamu tempuh agar bisa menyeimbangkan aspek kekinian dan masa depan adalah dengan mulai berinvestasi. Jangan langsung skeptis, karena investasi bisa kamu lakukan dengan cara nyicil, loh. 

Yup, kamu nggak harus menunggu punya banyak uang nganggur untuk mulai berinvestasi, termasuk investasi emas, karena ada BSI Cicil Emas yang memungkinkanmu memiliki emas dengan hanya menyisihkan uang sebesar Rp4.000 per hari. 

Dengan kata lain, melalui BSI Cicil Emas ini kamu bisa tetap memenuhi kebutuhan kekinian, sambil nyicil persiapan buat masa depan. Menariknya lagi, BSI Cicil Emas ini bersifat likuid, alias dapat diuangkan dengan cara digadai kalau ada kebutuhan mendesak. 

Keunggulan lain BSI Cicil Emas ini adalah aman karena emasmu akan diasuransikan, dikelola oleh perusahaan terpercaya dengan kualitas layanan terbaik, dan terpenting adalah mudah karena bisa dibeli dengan cara dicicil. 

Bagaimana, nggak ada alasan lagi untuk tidak mulai menyeimbangkan pengeluaran untuk kebutuhan hari ini dan persiapan masa depan, kan? Informasi lebih lanjut mengenai BSI Cicil Emas bisa kamu akses di sini

3. Menabung yang bukan hanya untuk keperluan hari ini, tetapi juga untuk mempersiapkan bekal di hari akhir nanti 

Ilustrasi menyisihkan uang untuk tabungan haji | Photo by Krishna Tedjo from iStockphoto

Dengan semakin gencarnya edukasi mengenai literasi keuangan, ditambah kondisi perekonomian yang kurang stabil dalam beberapa tahun terakhir, membuat banyak anak muda kekinian mulai menilai penting memiliki tabungan dan dana darurat. 

Punya tabungan yang cukup dapat membantu memenuhi kebutuhan yang pasti, sekaligus bisa menyelamatkan kita dari kondisi yang tak terduga. Lebih dari itu, menabung juga bisa sekaligus menjadi cara mempersiapkan bekal buat hari akhir nanti. 

Yup, bagi Muslim, hal tersebut dapat diupayakan dengan memiliki tabungan untuk ibadah haji. Dengan ini ada sejumlah keseimbangan yang bisa dicapai, yaitu keseimbangan dalam menggunakan uang, juga tentang hari ini dan hari akhir. 

Buat kamu yang ingin menabung bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk mempersiapkan bekal di hari akhir nanti, BSI Tabungan Haji Indonesia bisa jadi pilihanmu. 

BSI Tabungan Haji Indonesia ini berlaku untuk seluruh usia berdasarkan prinsip syariah dengan akad Wadiah dan Mudharabah. Menariknya lagi, tabungan ini bisa dibuka secara online dan nggak dikenakan biaya admin bulanan.

So, buat yang tertarik punya tabungan haji dari sekarang, informasi lebih lengkap mengenai BSI Tabungan Haji Indonesia ini dapat kamu akses di sini.  

Nah, itu dia 3 cara mencapai keseimbangan yang bisa kamu lakukan sebagai pemuda Indonesia kekinian. Cara-cara di atas hanyalah sedikit dari sekian banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pemuda Indonesia hari ini. 

Adapun peluang menciptakan keseimbangan yang penting dalam hidup ini masih banyak lagi. Untuk itu, kamu bisa follow Instagram @guegensy karena di sana akan ada banyak informasi menarik mengenai keseimbangan. 

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Kopito Ergo Sum -- Aku minum kopi maka aku ada.

Editor