Di tengah gencarnya percobaan misil Korea Utara, Kim Jong Un membuat sebuah pernyataan mengejutkan. Rencananya Korea Utara akan membuka sektor pariwisatanya untuk bisa dikunjungi seluruh wisatawan mancanegara! Memang terdengar agak gila, tapi inilah kenyataan yang disampaikan Kim Jong Un. Sementara ini, Kim Jong Un sedang dalam tahap mengembangkan kota Wonsan yang akan ‘dijual’ sektor pariwisata pinggir pantainya.

Nah jadi sebenarnya bukan nggak mungkin lho kalau kita ke Korea Utara untuk sekadar berlibur. Dibanding negara lain, negara kita pun punya hubungan yang relatif cukup dekat dengan Korea Utara. Kita memiliki kedutaan besar yang terletak di kota Pyongyang. Dari masa pemerintahan Presiden Soekarno, Indonesia sudah menjalin hubungan persahabatan yang baik dengan Korea Utara. Sah-sah saja kalau kamu punya keinginan berkunjung ke sana dan penasaran dengan negara paling terisolasi sedunia itu.

Perayaan kemerdekaan RI di kedutaan besar Indonesia untuk Korea Utara via Tribunnews.com

Advertisement

Meskipun tidak ada penerbangan langsung menuju Pyongyang, tapi kamu bisa melewati Cina dan bertolak menuju Korea Utara. Memang sih, hanya dari Cina kita bisa menuju Korea Utara, tidak ada jalan lain. Seperti yang dilakukan oleh seorang fotografer asal Inggris, Pierre Depont yang sudah tujuh kali mengunjungi Korea Utara. Dilansir melalui Vice, Depont bahkan berhasil mengelilingi Wonsan dan Hamhung ketika banyak wisatawan lainnya yang hanya memiliki kesempatan ke Pyongyang. Yuk simak ulasan spesial Hipwee News & Feature kali ini!

Karena jurnalis selalu diawasi ketat, Depont akhirnya memilih berkunjung sebagai turis. Dia berusaha mengambil gambar yang senyata-nyatanya dari kehidupan di Korea Utara

Pertunjukkan lumba-lumba di Pyongyang yang tiket masuknya seharga 10 Euro, hanya kaum elit yang bisa menikmati via www.vice.com

Selama ini biasanya hanya bisa mengunjungi Pyongyang, dalam kunjungan kali ini Depont berhasil mendapat izin untuk berkunjung ke kota Wonsan dan Hamhung

Warga kota Wonsa BBQ-an di pinggir sungai via www.vice.com

Kota Wonsan inilah yang bakal ‘dibuka’ Kim Jong Un untuk dunia. Meski dekat lokasi percobaan nuklir, di kota ini terdapat pantai yang juga populer sebagai tempat wisata warga lokal

Kawasan ini yang mau dipromosikan jadi pariwisata internasional via cnn.com

Selain kota pinggir pantai Wonsan, Depont juga diizinkan berkeliling di kota industri Hamhung. Kota ini memiliki situs sejarah penting seperti rumah kuno Raja pertama Dinasti Joseon, Yi Song-gye

Kelompok pelajar Korea Utara sedang field trip di kota Hamhung via www.vice.com

Di Korea Utara pun ada minimarket lho guys. Lihat deh rapi banget ya barang jualannya, ada yang beli beneran nggak ya?!

Penampakan minimarket di kota Hamhung via www.vice.com

Soalnya banyak yang bilang kalau toko atau restoran yang diperlihatkan ke turis asing, biasanya udah ditata sedemikian rupa biar Korut terlihat sejahtera dan tidak kekurangan.

Meskipun tidak diawasi seketat jurnalis, Depont juga tetap harus mencuri-curi kesempatan untuk memotret. Jadinya seringkali memotret dari bus yang berjalan

Potret jalan Korea Utara. Sepeda tamapknya justru menguasai jalan raya via www.vice.com

Meski pemerintah Korut sebisa mungkin memperlihatkan bagian ‘baik-baik’ dari negaranya, dominasi militer masih terlihat jelas. Bahkan sampai di tempat bermain anak-anak sekalipun

Sejak usia dini anak-anak Korut kayaknya sudah dikenalkan dengan atribut militer seperti tank dan senjata via www.vice.com

Bahkan bagi mereka yang sudah berulang kali berkunjung seperti Depont, negara ini masih simpan sejuta misteri. Jadi semakin penasaran dengan apa yang terjadi di balik ‘pagar’ yang masih tertutup

Anak-anak kecil juga penasaran dengan sejumlah turis yang lewat via www.vice.com

Bukan cuma Depont saja, sebenarnya turis asing sudah rutin berkunjung ke Korea Utara sejak satu dekade terakhir. Hanya warga Korsel dan beberapa jurnalis aja yang sering ditolak permintaan visanya

Turis Amerika, Taylor Pemberton yang berkunjung ke Pyongyang via www.bbc.co.uk

Pemimpin Korut sekarang, Kim Jong Un, tampaknya benar-benar serius ingin mengembangkan pariwisata untuk turis internasional. Biar maskapai nasionalnya laris juga kali ya….

Hampir semua orang di dunia penasaran sama Korea Utara, jadi prospek bisnis pariwisata ini sebenarnya gede banget via time.com

Meskipun berniat ‘membuka diri’ lewat pariwisata, seberapa jauh kehidupan Korea Utara boleh dilihat oleh turis asing itu jelas masih dipertanyakan

Anak-anak sekolah di Pyongyang juga sudah naik subway yang tiketnya seharga sekitar 5 Won atau sekitar Rp 50 via www.vice.com

Apalagi mengingat kasus mengerikan tahun lalu. Berangkat lewat paket tur wisata Cina ke Korut, mahasiswa AS ini ditangkap karena mencuri poster di hotelnya dan dihukum 15 tahun kerja rodi di penjara Korut

Otto Warmbier akhirnya meninggal tidak lama setelah dipulangkan ke AS dalam keadaan koma setahun setelah tertangkap via www.instagram.com

Kasus ini jadi lebih menghebohkan karena pemerintah Korea Utara mengembalikan Otto ke AS dalam keadaan koma dan tidak responsif, sampai akhirnya meninggal pada pertengahan tahun 2017 ini. Otto terakhir kali terlihat ketika dipaksa membuat pernyataan maaf di depan publik dan media Korut sebelum akhirnya putus kontak. Kejadian seperti ini membuat masyarakat internasional khawatir dan bertanya-tanya, penyiksaan seperti apa yang dilakukan oleh pemerintah Korut hanya karena kejahatan sepele seperti pencurian poster.

Advertisement

Bukan bermaksud menakut-nakuti, Hipwee cuma ingin menjelaskan fakta yang ada. Korea Utara memang nyatanya sudah terbuka bagi siapapun yang ingin berkunjung, bahkan Kim Jong Un secara terang-terangan bilang ingin mengembangkan pariwisata internasional. Tapi ya perlu diingat bahwa kemungkinan besar apa yang boleh dilihat oleh turis-turis asing bukanlah realita sebenarnya dari kehidupan di Korea Utara. Asalkan kamu mau taat peraturan, tur ke Korea Utara juga sebenarnya cukup aman. ASALKAN taat peratura lho ya…

Gimana, tertarik nggak guys liburan ke Korea Utara?!

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya