Dosen ini Wajibkan Mahasiswa Pakai Topi Anti Nyontek Saat Ujian, Malah Dibikin Kreasi Unik!

Momen ujian di sekolah cukup jadi momok menegangkan bagi sebagian siswa. Alasannya beragam. Bisa karena topik ujian yang susah banget atau malah nggak punya waktu cukup untuk mempelajari seluruh materi yang diujiankan. Apapun alasannya, mereka harus tetap mengerjakan ujian tersebut dengan pengawasan guru agar nggak bisa menyontek.

Advertisement

Ngomongin soal nyontek, setiap guru punya caranya sendiri untuk memastikan para siswanya mengerjakan soal-soal ujian dengan jujur. Salah satu dosen di Filipina memilih cara unik agar mahasiswanya nggak bisa melirik jawaban orang lain saat ujian yaitu dengan mengenakan topi ‘anti-nyontek’. Uniknya, para mahasiswa diminta untuk mengkreasikan topi mereka sendiri. Alhasil, mereka ujian dengan mengenakan penutup kepala dari kardus, kotak telur, bahkan ada yang memakai tas penyimpan raket.

Sang dosen ingin menggunakan cara yang lebih menyenangkan untuk mengajarkan integritas dan kejujuran kepada para mahasiswanya

Adalah seorang dosen bernama Mary Joy Mandane Ortiz yang mengarahkan para mahasiswanya untuk membuat topi anti nyontek sendiri. Dosen teknik mesin di Bicol University College of Engineering ini menerapkan peraturan tersebut pada ujian tengah semester kampusnya baru-baru ini, tepatnya pada pekan ketiga bulan Oktober.

Advertisement

Kepada BBC, Mandane Ortiz menjelaskan kalau ia mencari “cara yang menyenangkan” untuk memastikan “integritas dan kejujuran” di kelasnya. Awalnya, Mandane Ortiz hanya menyuruh para mahasiswanya agar membuat penutup kala anti nyontek dengan model sederhana aja. Contohnya dari kertas yang menutupi sisi kiri dan kanan wajah. Soalnya, ia terinspirasi dari metode serupa yang pernah diterapkan di Thailand beberapa tahun sebelumnya.

Diketahui pada tahun 2013, Universitas Kasetsart di Thailand pernah menerapkan hal serupa kepada para mahasiswanya. Sebuah foto viral menampilkan mereka mengenakan topi berupa ikat kepala yang terbuat dari lembaran kertas berukuran A4 di kedua sisi kepala mereka sehingga menghalangi pandangan kanan dan kiri.

Rupanya, para mahasiswa justru membuat topi yang lebih kreatif. Mulai dari memanfaatkan barang rumah tangga hingga membuat karakter anime sebagai desain topinya

Topi anti nyontek

Topi anti nyontek | Credit: Facebook Marry Joy Mandane Ortiz

Advertisement

Mandane Ortiz mengklaim kalau para mahasiswa langsung setuju dengan peraturan yang ia beri. Beberapa mahasiswa bahkan dengan cepat merangkai topi sendiri hanya dalam waktu lima menit menggunakan barang-barang yang ia temui di sekelilingnya.

Beberapa mahasiswa memang terlihat tetap menggunakan kertas atau kardus. Namun, mereka memodifikasinya dengan selera masing-masing. Ada yang membuat ikat kepala dan menuliskan lambang Desa Konoha di bagian depan. Yang lainnya menggulung kertas menjadi bentuk tabung lalu mengaitkannya pada kedua mata seakan-akan sedang memakai teropong.

Barang-barang rumah tangga juga nggak luput dari incaran mereka. Topi dari kotak telur, tempat sampah bekas, hingga gantungan baju menghiasi kepala para mahasiswa di kelas saat itu. Di satu sisi, ada juga mahasiswa yang memilih cara yang lebih ‘sederhana’ tapi tetap nyeleneh juga sih. Mereka menutupi sekujur tubuhnya dengan kain lebar yang hanya dibolongi di satu sisi untuk sirkulasi udara.

Topi anti nyontek ini bikin para mahasiswa belajar lebih keras untuk mempersiapkan ujian. Terbukti, hasil ujian mereka lebih baik dibandingkan tahun lalu

Topi anti nyontek

Topi anti nyontek | Credit: Facebook Marry Joy Mandane Ortiz

Meskipun para mahasiswa datang dengan kreasi topinya masing-masing, topi anti nyontek ini tetap punya satu tujuan utama, yaitu agar mereka nggak bisa menyontek tentu saja. Oleh karena itu, Mandane Ortiz mengatakan kalau mahasiswanya terpacu untuk lebih giat belajar sebelum ujian. Selain itu, hasil ujian mereka tahun ini juga disebut meningkat dibandingkan tahun lalu.

Dalam ujian tahun ini, Mandane Ortiz mengungkap beberapa mahasiswa justru bisa menyelesaikan soal ujian lebih cepat dari waktu yang diberikan. Sang dosen juga nggak mendapati ada mahasiswa yang menyontek saat itu.

Wah, unik juga ya peraturan satu ini. Apalagi dijalankan dengan lebih kreatif oleh para mahasiswanya. Kalau kamu perhatikan lagi, topi anti nyontek yang mereka buat memang ampuh banget bikin pandangan mata tetap fokus ke kertas ujian. Kalau kepala mereka sibuk bergerak ke kiri atau kanan, topi unik itu mungkin bisa lepas dari kepala dan malah bikin repot karena harus dipasang kembali.

Mau nggak mau, kudu fokus ke kertas ujian masing-masing deh~

Advertisement

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

Editor

Learn to love everything there is about life, love to learn a bit more every passing day

CLOSE