Ini 8 Fakta yang Perlu Kita Tahu & Pahami Tentang Virus Corona. Mulai Gejala Sampai Penyembuhannya

Fakta virus Corona

Virus corona sampai saat ini masih mendominasi pemberitaan di media-media baik di Indonesia maupun luar negeri. Setiap harinya jumlah orang yang terjangkit terus bertambah, korban meninggal juga terus meningkat. Dunia benar-benar sedang dalam keadaan genting, terlebih hingga kini belum ada vaksin khusus untuk virus corona.

Advertisement

Meski bikin panik sedunia, nggak terkecuali kita yang ada di Indonesia, tapi sebaiknya kita nggak berlarut-larut berada dalam ketakutan. Kunci pertahanan yang bisa kita lakukan sekarang adalah dengan menjaga kesehatan tubuh lewat konsumsi air putih lebih banyak dari biasanya, makan makanan bergizi, serta sebisa mungkin membatasi bepergian ke tempat ramai. Ahli kesehatan juga mengingatkan agar kita selalu menjaga kebersihan, seperti cuci tangan pakai sabun dengan cara yang dianjurkan. Selain itu, penting juga untuk membekali diri dengan berbagai informasi terkait virus corona ini. Kali ini Hipwee sudah menghimpun 8 fakta yang perlu kita tahu dan pahami bersama. Simak, yuk!

1. Kata “corona” ternyata adalah bahasa Latin dari “crown. Nama ini terinspirasi dari wujud virus corona yang kalau dilihat di bawah mikroskop berbentuk seperti lingkaran dengan “paku-paku” kecil di permukaannya

Virus corona juga dikenal dengan nama 2019-nCoV via www.alaskapublic.org

2. Virus corona ini sebenarnya umum ditemui di tubuh hewan atau manusia, menurut Dr. Sanjay Gupta di CNN. Tapi dalam sejumlah kasus langka, virus ini bisa melompat dari hewan ke manusia, atau yang lebih langka lagi dari manusia ke manusia –seperti yang terjadi sekarang

Penyebarannya diyakini bermula dari hewan, lalu dari manusia ke manusia via middleclass.sg

3. 2019-nCoV adalah virus yang menyerang sistem pernafasan manusia. Orang yang terinfeksi virus ini akan merasakan gejala layaknya flu pada umumnya; batuk, bersin, dan pusing. Kalau memberat akan menyebabkan demam dan infeksi radang tenggorokan

Gejala awalnya kayak flu biasa via www.bbc.com

4. Kalau sampai masuk ke saluran pernafasan bisa menyebabkan bronkitis hingga pneumonia. Biasanya kalau sudah mengganggu fungsi paru-paru gini penderita akan mengalami susah nafas yang berujung kematian

Gejala akan memberat pada pasien yang imunnya rendah via www.dailymail.co.uk

Virus corona akan menginfeksi lebih berat pada orang yang sistem imunnya rendah, atau mereka yang udah ada riwayat penyakit sebelumnya. Makanya kebanyakan korban meninggal itu para lansia, karena mereka memang dari sebelum terjangkit udah sering sakit.

5. Virus corona tersebar melalui udara, terhirup lewat hidung dan mulut hingga masuk saluran pernafasan. Maka dari itu, kontak dengan penderita sangat amat nggak disarankan, dan ke mana-mana emang mesti pakai masker

Disebarkan lewat udara via www.bbc.com

6. Apakah mereka yang terinfeksi pasti mati? Jawabannya tidak. Meski memiliki risiko kematian, tapi angkanya masih rendah. Bisa dilihat datanya, walaupun yang kena ribuan, tapi yang meninggal cuma sedikit

Angka kematiannya masih rendah via www.standardmedia.co.ke

7. Tapi memang harus diakui kalau semua virus corona termasuk 2019-nCoV ini belum ada obat maupun vaksin khususnya. Penanganan sejauh ini nggak beda jauh sama flu biasa; kalau deman ya dikasih penurun panas, batuk dikasih obat batuk dll

Belum ada vaksin via www.khaleejtimes.com

Intinya memulihkan daya tahan tubuh. Selain dengan obat-obatan juga didukung dengan konsumsi makanan bergizi, perbanyak air putih, dan istirahat cukup. Nantinya sistem imun akan berperang sendiri membunuh virus-virus tersebut dalam tubuh. Pasien yang terinfeksi juga harus ditempatkan di ruang isolasi supaya nggak menulari yang lain.

Advertisement

8. Virus corona 2019-nCoV ternyata masih satu keluarga dengan SARS, MERS –dua virus yang sempat mewabah dan bikin gempar dunia beberapa tahun silam– dan virus yang bikin kita flu sehari-hari. Terus bedanya apa??

Tapi meski berasal dari “rumpun” yang sama, semuanya memiliki perbedaan via www.hipwee.com

Kita tidak pernah tahu kapan sebuah virus menginfeksi kita. Wabah semacam ini jelas bisa terjadi kapan saja dan di mana saja. Yang bisa kita lakukan hanya berusaha menjalani pola hidup sehat dan membekali diri dengan informasi penting seputar kesehatan. WHO merekomendasikan beberapa langkah pencegahan agar kita terhindar dari virus corona.

HOTLINE CORONAVIRUS

KBRI TIONGKOK

Tel. 001-86-(10) 6532 5489

Fax: 001- 86- (10) 65325368

Email: [email protected]

PUSAT KRISIS KEMENTERIAN KESEHATAN

021-5210411 dan 081212123119

POSKO KLB DINAS KESEHATAN DKI JAKARTA

081388376955 (Telepon/WhatsApp)

Advertisement
loading...
Berikan Komentar

Tim Dalam Artikel Ini

Penulis

An amateur writer.

Editor

An amateur writer.

CLOSE