Selama ini India identik dengan film-filmnya yang mengharu-biru dengan mengangkat tema percintaan, keluarga, atau persahabatan. Kali ini sebuah gebrakan dilakukan seorang sutradara bernama R. Balki, bersama produser Twinkle Khanna. Mereka membuat sebuah film yang diangkat dari kisah nyata tahun 1990-an silam. Temanya bukan tentang cinta-cintaan romantis dengan sepasang daun muda berlarian di bawah hujan, melainkan tentang isu sosial yang memang masih banyak ditemui di India; tentang tabu menstruasi.

Dibintangi bintang populer Bollywood, Akshay Kumar via googlevirals.com

India jadi salah satu negara yang masih menganggap menstruasi itu sebagai sesuatu yang menjijikkan atau bahkan kutukan, sehingga wanita yang sedang datang bulan patut dijauhi dan dikucilkan. Nggak sedikit cewek yang sampai berhenti sekolah cuma gara-gara haid. Dilansir liputan6.com, September tahun lalu sampai-sampai ada gadis 12 tahun yang rela bunuh diri setelah dipermalukan gurunya sendiri karena darah menstruasinya tembus ke pakaian.

Advertisement

Begitu tabunya menstruasi di sana, membuat banyak pihak kemudian bahu-membahu meluruskan persepsi kuno ini, salah satunya pakai media film. Nah, berkat film ini juga, mulai dari selebriti sampai orang biasa beramai-ramai melakukan #PadmanChallenge di media sosial, yakni dengan mengunggah fotonya memegang pembalut.

Jangan dulu jijik lihat foto-fotonya, soalnya pesan yang dibawa #PadmanChallenge ini sangat mulia lho. Biar para cewek nggak malu lagi sama fase haidnya sendiri

Advertisement

Sebenarnya #PadmanChallenge ini dilakukan sebagai salah satu media promosi film ‘Padman’ yang tayang di Indonesia hari ini (9/2). Tapi, berhubung yang turut andil artis-artis Bollywood terkenal kayak Aamir Khan, Deepika Padukone, Alia Bhatt, Anushka Sharma, Katrina Kaif, Varun Dhawan, dan Arjun Kapoor, jadi banyak juga para pengikutnya di media sosial ikut meramaikan #PadmanChallenge ini. Selain itu, pesannya emang penting sih. Yakni biar orang-orang bisa lebih terbuka sama menstruasi yang emang normal dialami semua wanita di dunia!

Di India dampak dari tabu menstruasi itu sangat kompleks lho. Buat para cewek, itu bisa jadi tekanan mental tersendiri, sisi psikologisnya bisa terganggu

Dikucilkan saat menstruasi via global.liputan6.com

Iya, soalnya dampak dari sikap tabu sama haid itu berujung ke masalah yang lebih kompleks kayak fisik dan mental para wanita, terutama mereka yang sampai harus dikucilkan di kandang hewan selama masa haidnya berlangsung. Atau yang dipermalukan di sekolah cuma gara-gara tembus! Alhasil mereka lebih pilih bolos sekolah daripada di-bully. Padahal hak berpendidikan harusnya nggak memandang masa haid seseorang! Kalau udah gini, jelas aja kalau psikisnya sampai terganggu, jadi nggak pede mau kemana-mana.

Film ‘Padman’ ini juga membahas soal tingginya harga pembalut di India. Membuat banyak cewek nggak mampu membeli. Sebagai gantinya mereka biasa memakai kain lusuh, dedaunan, atau pasir!

Film Padman mengisahkan seseorang bernama Arunachalam Muruganantham yang membuat pembalut dan menjualnya dengan harga murah via www.livemint.com

Nah, harga pembalut di India yang terbilang mahal bikin mereka yang hidup di bawah garis kemiskinan terpaksa memakai cara lain untuk menampung darah haidnya. Dari yang pakai kain lusuh dan dicuci-pakai berulang kali, pakai dedaunan, sampai ada juga yang pakai pasir! Saat menjemur kain bekas itu juga mereka sembunyi-sembunyi lho. Nggak ada yang berani menjemurnya di luar. Tak jarang mereka tetap memakai meski kondisinya masih lembab. Inilah yang dialami Shubhadra Kayal, seperti dilansir KBR. Kata dokter ia mengalami infeksi sampai harus berhenti kerja! Kasihan banget…

Di Indonesia sebenarnya masalah ini juga masih sering ditemui. Meskipun nggak separah di India, tapi masih banyak cewek yang malu kalau beli pembalut, apalagi yang baru pertama haid

Malu beli pembalut via www.hipwee.com

Malu beli pembalut pasti pernah kamu alami saat pertama kali haid dulu. Atau mungkin sampai sekarang kamu juga masih sering sembunyi-sembunyi tiap beli pembalut?? Padahal nggak ada yang perlu dipermalukan dengan fase bulanan yang tiap bulan pasti dialami wanita ini, ‘kan. Para cowok meski nggak mengalami langsung ya paling nggak bisa menghargainya lah, dengan turut membangun persepsi bahwa fase itu adalah fase normal.

Nggak seperti halnya tantangan-tantangan lain di media sosial yang kebanyakan nggak jelas tujuannya dan malah sering melukai orang, #PadmanChallenge ini menawarkan tantangan lain yang lebih cerdas dengan background isu sosial penting di baliknya. Tentunya intinya bukan cuma foto seru-seruan dengan pembalut, tapi kesadaran dan pesan di baliknya bahwa menstruasi bukanlah hal memalukan yang perlu disembunyikan karena semua perempuan pasti mengalaminya. Jadi sudahkah kamu foto dengan pembalut hari ini?

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya