Memasuki usia kehamilan tahap akhir atau mendekati HPL merupakan hal yang mendebarkan bagi para ibu hamil. Terutama bagi ibu baru atau mereka yang baru pertama kali memiliki pengalaman mengandung, tentu bayang-bayang tentang melahirkan begitu mengkhawatirkan. Belum lagi mendengar kisah-kisah tentang betapa sakitnya merasakan kontraksi dan menunggu bukaan lengkap hingga berjam-jam lamanya.

Jangan cemas dulu, kamu yang sedang menunggu-nunggu masa kelahiran sang bayi, ataupun kamu yang sudah punya angan-angan ingin punya momongan, beberapa trik yang telah Hipwee rangkum ini bisa dicontoh untuk mempercepat proses kontraksi.

1. Meski tubuh terasa berat, rutin berjalan kaki akan membantu janin cepat turun ke arah panggul atau jalan lahir

Jalan-jalan santai via wotv4women.com

Advertisement

Menjelang HPL, sering-seringlah berjalan kaki untuk menguatkan otot dan memperlancar sirkulasi darah. Cara yang super murah ini juga dipercaya mempercepat proses persalinan. Saat berjalan kaki, posisikan tubuh pada posisi yang benar, yakni berdiri tegap tanpa terlalu condong ke belakang. Sebaiknya, ajaklah pasangan untuk menemanimu berjalan kaki untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan. Selain itu, hindari jalan terjal dan menanjak serta jangan terlalu memaksa, beristirahatlah saat kamu lelah, ya!

2. Mengikuti senam hamil dengan gerakan-gerakan tertentu juga membantu merangsang dan memperlancar kontraksi

Ikut senam hamil via www.forteelements.com

Jika kamu punya waktu luang, rutinlah mengikuti senam hamil dengan instruktur yang berpengalaman dan bersertifikat. Selain melakukan gerakan-gerakan tertentu yang memudahkan persalinan, kamu juga akan melakukan latihan pernapasan yang baik serta mengejan yang benar demi kelancaran proses melahirkan. Senam hamil ini membantu melemaskan daerah pada jalan lahir, membantu kontraksi rahim agar lebih efektif serta membantu proses persalinan menjadi lebih mudah dan lancar. Selain senam hamil, kamu pun bisa mengikuti kelas yoga hamil sebagai alternatif.

3. Mintalah pasanganmu memberikan pijatan untuk meringankan kecemasan agar kontraksi berjalan lancar

Lakukan pijatan lembut via www.theretreatatflobbets.com

Studi menyatakan bahwa wanita yang dipijat saat mengalami kontraksi lebih berkurang rasa sakit dan kegelisahannya ketimbang mereka yang nggak dipijat. Cobalah minta pasangan untuk memijat bagian tubuh yang kamu inginkan seperti di leher atau punggung bagian bawah. Pijatan ini akan sangat membantu terutama ketika kamu mulai merasakan kontraksi awal. Tapi ada saat-saat tertentu ketika kamu sama sekali nggak mau disentuh. Jadi sesuaikan saja dengan kebutuhanmu, ya!

4. Mandi air hangat akan mengurangi ketegangan otot-otot saat kontraksi sehingga bukaan pun akan cepat lengkap tanpa kamu sadari

Mandi atau berendam di air hangat via www.netmums.com

Advertisement

Rasa sakit yang terjadi selama kontraksi membuat otot-otot di sekujur tubuh menegang sehingga menambah ketidaknyamanan yang kamu rasakan. Mandi dengan air hangat bisa meredakan ketegangan di tubuhmu. Untuk merasakan sensasi seperti dipijat, arahkan shower atau pijat-pijat lembut bagian punggung maupun pinggang saat mandi. Akan lebih baik lagi jika kamu berendam dalam bathtub untuk merilekskan tubuh yang menegang. Saat kamu merasa telah cukup rileks, kamu bisa keluar dari bathtub dan jangan terkejut kalau kamu mendapati pembukaan sudah sempurna dan bayi siap lahir dalam waktu kurang dari satu jam.

5. Melakukan stimulasi pada puting payudara bisa melepaskan oksitosin yang bisa merangsang rahim untuk berkontraksi

Stimulasi puting via www.romper.com

Seperti yang kita ketahui bahwa puting merupakan salah satu bagian yang paling sensitif dari tubuh wanita. Jika disentuh maka puting akan melepaskan senyawa oksitosin yang bisa membantu mempercepat proses kontraksi. Caranya, pijat atau putar-putar puting selama beberapa menit dalam sehari. Rangsangan puting payudara akan memfasilitasi kelenjer ptuitari dalam memproduksi hormon oksitosin yang memicu kontraksi rahim.

Tapi, jangan lakukan dengan berlebihan karena bisa mengakibatkan kontraksi yang sangat panjang, kuat serta mengganggu aliran darah pada janin. Lakukan stimulasi ini dengan fokus pada salah satu payudara terlebih dulu selama kurang lebih lima menit.

6. Melakukan hubungan intim ternyata juga merangsang dan memperlancar kontraksi lho!

Berhubungan intim via www.livestrong.com

Stimulasi lain yang bisa dilakukan untuk memperlancar kontraksi adalah dengan melakukan hubungan intim dengan suami. Tahukah kamu bahwa cairan sperma mengandung hormon prostaglandin yang bisa membantu melunakkan leher rahim sehingga lebih cepat membuka. Kandungan yang terkandung dalam sperma juga bisa merangsang kontraksi pada rahim serta membuat leher rahim melemas. Tapi, kamu tetap harus berhati-hati dan lakukan dengan posisi yang aman.

Jadi, jika kamu ingin merangsang kontraksi dan persalinan yang cepat dan mudah, sebaiknya kelola diri baik secara fisik maupun mental. Sebelum melakukan upaya alami untuk merangsang kontraksi, jangan lupa untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan, ya! Masukan dari dokter sangatlah penting untuk menjaga keselamatan kandunganmu yang sudah memasuki usia hamil tua.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya