Siapa sih yang suka dibuntuti saat sedang dalam perjalanan? Apalagi sama orang yang nggak kita kenal dekat sebelumnya. Sama teman sendiri aja kadang juga risih kalau mereka sudah melanggar privasi kita. Anehnya kalau kamu perhatikan belakangan ini, perkembangan teknologi justru seringkali tanpa disadari memaksa kita untuk terus share privasi ke ruang publik. Salah satu contoh teranyar yang cukup menghebohkan adalah fitur terbaru chat andalan sejuta umat, WhatsApp.

Rabu (19/10) kemarin, WhatsApp seperti yang dilansir Kompas, menjelaskan bagaimana fitur baru yang bernama “Live Location” akan memungkinkan pengguna mengetahui lokasi orang lain secara real time. Pengguna yang ingin membagikan lokasinya atau informasi perjalanannya, cukup menekan tombol ‘Share Live Location‘ di grup atau chat personal. Dengan begitu orang lain bisa memantau pergerakannya.

Advertisement

Ada sih beberapa pihak yang antusias dengan fitur besutan WhatsApp ini. Tapi di sisi lain justru timbul keresahan, bukannya malah membuat privasi kita makin terkikis? Baca deh ulasan Hipwee News & Feature kali ini~

Memang sih, keputusan mau membagi lokasi atau nggak sepenuhnya ada di tangan pengguna masing-masing. Tapi ‘kan…

Fitur Live Location WhatsApp via tech.idntimes.com

Dalam fitur ini pengguna bisa mengaktifkan dan menon-aktifkan Share Live Location secara bebas. Mereka juga bisa memilih mau mengaktifkannya berapa lama, mulai yang paling cepat 15 menit, lalu 1 jam, bahkan sampai berjam-jam. Setelah waktu yang ditentukan habis, lokasimu nggak akan bisa dilacak lagi. Fitur ini memang berfungsi banget buat mereka yang suka mengandalkan ‘lagi otw‘ biar nggak dicap lambat. Tapi ketika orang benar-benar berusaha jujur dan tepat waktu, masa iya sih sampai harus membuktikan dengan membagikan perjalanannya? ‘Kan itu privasi!

Apa nggak cukup hanya dengan share location seperti yang sudah banyak dipakai sekarang?

Share location aja sudah cukup sebenarnya via www.wikihow.com

Nah, ini nih, mungkin banyak dari kalian yang bertanya-tanya: terus apa bedanya dengan share location (atau biasa disingkat shareloc) biasa? Kalau bagi lokasi biasa ini kamu cuma bisa memberi tahu teman titik lokasimu saat itu saja. Sedangkan kalau fitur Live Location ini temanmu bisa memantau perjalananmu dari satu titik ke titik lain. Ia dapat mengetahui jalan mana yang kamu pilih, berapa lama kamu melalui jalan tersebut, dan apakah kamu sudah dekat ke tempat tujuan. Detail banget ‘kan? Kalau tujuannya untuk memastikan apakah kamu cuma sekedar bilang ‘otw’ tapi nyatanya masih di rumah, sepertinya fitur share location aja udah cukup. Ya nggak sih?

Nggak menutup kemungkinan fitur ini juga bisa memfasilitasi cowok atau cewek untuk berlaku ektra posesif ke pasangannya!

Mendukung pasangan makin over protective via inet.detik.com

Advertisement

Punya pasangan posesif yang suka menyerbu kita dengan pertanyaan “Dimana?”, “Sama siapa?”, “Lagi apa?”, “Udah pulang?”, dan lain-lain aja udah sangat amat super duper menyebalkan. Apalagi kalau dia sampai mewajibkan kita buat membagikan lokasi kita secara real-time! Bayangkan betapa rasanya kita nggak bisa bergerak kemanapun, kalau setiap inci perjalanan kita dipantau orang lain! Sebal juga karena kalau sudah pada level ini, kok kayaknya kita sebagai pasangan nggak bisa dipercaya banget gitu. Hmm..

Mungkin fitur semacam ini akan lebih tepat kalau diterapkan oleh para orangtua yang ingin memantau perjalanan anak-anak mereka, terlebih yang masih sekolah. Tahu sendiri ‘kan sekarang marak banget penculikan dan kejahatan lain, yang sukses bikin para orang tua di rumah selalu was-was.

Advertisement

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya